Menteri Basuki Meninjau Instalasi Pengolahan Air Kota Pontianak

Adhitya Himawan

Rabu, 21 Desember 2016 | 11:53 WIB
Menteri Basuki Meninjau Instalasi Pengolahan Air Kota Pontianak
Menteri Basuki Hadimuljono meninjau Instalasi Pengolahan Air Minum Parit Mayor di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menilai manajemen, kualitas, dan pelayanan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Parit Mayor di Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat sangat baik dan bisa dijadikan contoh bagi IPA di kota lainnya.

"Dengan kapasitas 300 liter per detik, IPA ini sudah sangat bisa mendukung penyediaan air minum di Pontianak Timur," ujar Menteri Basuki usai meninjau fasilitas IPA Parit Mayor, Pontianak, Selasa (20/12/2016).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Walikota Pontianak Sutarmidji, Direktur Jenderal Binamarga Arie Setiadi Moerwanto, Direktur Jenderal Cipta Karya Sri Hartoyo dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. 

Menurut Basuki sistem IPA Parit Mayor tersebut bisa dikatakan sudah lebih baik dibanding IPA yang ada di kota lainnya, baik dari segi manajemen, hasil kualitas air dan pelayanan.

"IPA ini sudah menghasilkan sumber air baku yang cukup bagus, tadi saya lihat turbidity-nya (kekeruhan) sudah cukup rendah," ungkapnya.

Selain tingkat kekeruhan yang rendah, ia menambahkan bahwa kandungan PH yang terdapat di air baku yang dihasilkan IPA tersebut sudah mendekati angka normal yaitu sebesar 5,8. "Kalau gambut biasanya PH sebesar 3-4 terlalu asam, jauh dari PH normal yaitu 7," terang Basuki.

Dikatakannya dengan PH sebesar 5,8 tersebut maka tidak diperlukan banyak tambahan zat kimia untuk meningkatkan kandungan PH, sehingga dapat mengurangi biaya produksi air baku dan lebih aman untuk dikonsumsi.

Pembangunan IPA Parit Mayor bertujuan untuk melayani kurang lebih 24.000 sambungan rumah (SR) baru di Kota Pontianak dengan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 300 liter per detik.

Saat ini cakupan pelayanan air minum Kota Pontianak adalah sebesar 77 persen melalui 91.300 SR dengan kapasitas produksi 1.450 liter per detik.

baca juga

Dengan adanya penambahan kapasitas produksi sebesar 300 liter per detik dari IPA Parit Mayor dan tambahan 24.000 SR, cakupan pelayanan air minum di Pontianak bisa meningkat menjadi 88 persen.

Sampai saat ini, dari target 24.000 SR, telah terpasang sebanyak 13.000 SR dari IPA Parit Mayor. Pembangunan IPA Parit Mayor telah dimulai sejak Tahun Anggaran (TA) 2014 dan selesai pada 2015.

Pembangunan IPA Parit Mayor berasal dari APBN, APBD, dan PDAM tahun anggaran 2014-2015 dengan total Rp 72,37 miliar.

Melihat kesuksesan pengelolaan IPA Parit Mayor, Menteri Basuki mengungkapkan rencananya untuk membangun kembali IPA di Pontianak pada 2017 di Imam Bonjol untuk melayani kebutuhan air baku wilayah Pontianak Utara dan Barat.

"Kerjasama kami dengan walikota Pontianak sangat bagus dan PDAM-nya sebagai operatornya juga bagus," ujar Basuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontrak Pembangunan Bendungan Sukamahi Ditandatangani

Kontrak Pembangunan Bendungan Sukamahi Ditandatangani

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 11:31 WIB

Teknologi RISHA Digunakan Dalam Rekonstruksi Sekolah di Aceh

Teknologi RISHA Digunakan Dalam Rekonstruksi Sekolah di Aceh

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 11:16 WIB

Kementerian PUPR Percepat Rekonstruksi Sekolah di Aceh

Kementerian PUPR Percepat Rekonstruksi Sekolah di Aceh

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 10:29 WIB

Underpass Simpang Lima Mandai di Makasar akan Selesai Lebih Cepat

Underpass Simpang Lima Mandai di Makasar akan Selesai Lebih Cepat

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 10:17 WIB

Jembatan di Kalteng Sudah Bisa Dilewati Kembali

Jembatan di Kalteng Sudah Bisa Dilewati Kembali

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 09:51 WIB

Jalan Tol Solo-Ngawi Ditargetkan Selesai Oktober 2017

Jalan Tol Solo-Ngawi Ditargetkan Selesai Oktober 2017

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 10:37 WIB

23 Negara Peserta APMCHUD Sepakat Sahkan Deklarasi New Delhi

23 Negara Peserta APMCHUD Sepakat Sahkan Deklarasi New Delhi

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 10:33 WIB

Tiga Pos Lintas Batas Negara di Kalimantan Telah Rampung

Tiga Pos Lintas Batas Negara di Kalimantan Telah Rampung

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 10:27 WIB

Menteri Basuki: Semangat Natal Jadi Motivasi Bangun Infrastruktur

Menteri Basuki: Semangat Natal Jadi Motivasi Bangun Infrastruktur

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 10:07 WIB

Pemerintah Rehabilitasi 25 Ribu Hektar Jaringan Irigasi Colo

Pemerintah Rehabilitasi 25 Ribu Hektar Jaringan Irigasi Colo

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 10:00 WIB

Terkini

Dewi Perssik Jadi Diva Penuh Rahasia di Serial Terbaru Suara Hati

Dewi Perssik Jadi Diva Penuh Rahasia di Serial Terbaru Suara Hati

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:42 WIB

6 Urutan Zodiak Paling Bucin dan Rela Berkorban demi Pasangan

6 Urutan Zodiak Paling Bucin dan Rela Berkorban demi Pasangan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Jo Bo Ah Dilirik Gantikan Lee Chung Ah di Drama Aksi The Obedient Killer

Jo Bo Ah Dilirik Gantikan Lee Chung Ah di Drama Aksi The Obedient Killer

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Anak Pendiri NU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Meninggal Dunia

Anak Pendiri NU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Meninggal Dunia

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Pengusaha Akui Beri 3 Gepok Uang ke Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Disebut untuk Banjir Aceh

Pengusaha Akui Beri 3 Gepok Uang ke Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Disebut untuk Banjir Aceh

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:32 WIB

HUT ke-81 TNI, DPR Ingatkan Modernisasi Alutsista Tak Sekadar Soal Kecanggihan

HUT ke-81 TNI, DPR Ingatkan Modernisasi Alutsista Tak Sekadar Soal Kecanggihan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi: Bukan Sekadar Senioritas dan Loyalitas Sempit

Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi: Bukan Sekadar Senioritas dan Loyalitas Sempit

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Harga BBM Indonesia vs ASEAN: RON 92 Rp15.950, Singapura Tembus Rp48.514 per Liter

Harga BBM Indonesia vs ASEAN: RON 92 Rp15.950, Singapura Tembus Rp48.514 per Liter

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×