Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

CBA: Pengalihan Dana Haji untuk Infrastruktur Adalah Penyimpangan

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 12 Januari 2017 | 13:16 WIB
CBA: Pengalihan Dana Haji untuk Infrastruktur Adalah Penyimpangan
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers terkait kuota haji di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/1).

Center For Budget Analysis atau CBA menilai keinginan Presiden Joko Widodo membentuk investasi dari dana di Badan Pengelola Keuangan Haji yang jumlahnya sekitar Rp83,6 triliun, salah satunya dalam bentuk infrastruktur dianggap sebagai   "penyimpangan" nomenklatur kegiatan atau tujuan dari dana tersebut.

Menurut Direktur CBS Ucok Sky Khadafi, hal ini dilihat dari niat rakyat yang sebetulnya, mereka setor uang ke negara bukan untuk kepentingan infrakstuktur. Tetapi setoran awal calon jemahan haji untuk ibadah, naik haji.

"Jadi pemerintah Jokowi, jangan otoriter memaksakan dana haji untuk kebutuhan investasi pembangunan infrastuktur karena tidak sesuai dengan niat dari rakyat Calon jemahaan Haji," katanya Kamis (12/1/2016).

Selain itu, lanjut Ucok, dana haji yang sudah diinvestasikan oleh masyarakat, selayak dikembalikan kepada jemahaan haji agar ongkos haji jadi murah.

"Dan dana ongkos haji tersebut bisa dipergunakan untuk pembangunan fasilitas publik untuk kepentingan jemahan haji," katanya.

Menurutnya, Jika Presiden tetap bersikeras mengalihkan dana jamaah haji untuk investasi di sektor infrastruktur,  Jokowi akan menanggung "dosa besar". Selama ini, lanjut Ucok,  publik tahu, yang namanya anggaran untuk infrastuktur itu, biasanya akan dikorupsi. Sehingga lebih baik dikembalikan ke masyarakat.

"Misal hari ini, bikin infrastuktur jalan, besok sudah berlubang atau jalan sudah rusak. Dan, jadi, pengalihan dana haji ke infrastuktur harus ditolak karena hal ini jadi tidak pantes, dan tidak Ridho uang dari Calon jemahaan haji, nantinya jadi rebutan para mafia infrastuktur," tegasnya.

Seperti diketahui, aset penyelenggaran ibadah Haji, atau biasa disebut Dana haji pada tahun 2014 sebesar Rp.73,9 triliun, dan pada tahun 2015 sebesar Rp.83,6 triliiun. Selanjutnya, pada tahun 2015 Dana Haji sebesar Rp.83.6 triliun. Posisi dana ini sebagian diinvestasikan kepada: 

Pertama, sebesar Rp.45.5 triliiun diinvestasikan dalam bentuk deposito jangka pendek dengan jangka waktu satu bulan ARO (automatic Roll Over), ada dalam  bentuk Rupiah dan dollar America. dana haji sebesar Rp.45.5 triliun ini berasal dari Calon jemahan Haji sebagai setoran awal, nilai manfaat setoran awal, dan setoran lunas

baca juga

Kedua, posisi dana haji Ada juga untuk diinvestasikan kepada Surat berharga syariah negara atau sukuk sebesar Rp.35,7 triliun yang merupakan dana dari Calon jemahan haji sebagai Dana setoran awal dan manfaat setoran awal dana Haji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terminal Baru Bandara Depati Amir Mulai Dioperasikan

Terminal Baru Bandara Depati Amir Mulai Dioperasikan

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 09:14 WIB

Jokowi Ingatkan Target Dua Juta Hektare Restorasi Lahan Gambut

Jokowi Ingatkan Target Dua Juta Hektare Restorasi Lahan Gambut

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 20:52 WIB

Sambil Makan Siang, Jokowi dan Ketum PBNU Bahas Islam Radikal

Sambil Makan Siang, Jokowi dan Ketum PBNU Bahas Islam Radikal

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 15:27 WIB

Temui Presiden Jokowi, PM Shinzo Abe Bawa 30 CEO Dari Jepang

Temui Presiden Jokowi, PM Shinzo Abe Bawa 30 CEO Dari Jepang

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:37 WIB

Hanura Isyaratkan Dukung Kembali Jokowi di Pilpres 2019

Hanura Isyaratkan Dukung Kembali Jokowi di Pilpres 2019

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:16 WIB

Dana Talangan Percepat Penyelesaian Pembangunan Jalan Tol

Dana Talangan Percepat Penyelesaian Pembangunan Jalan Tol

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 12:43 WIB

Jokowi Minta Pemanfaatan Minerba Harus Dihitung dengan Cermat

Jokowi Minta Pemanfaatan Minerba Harus Dihitung dengan Cermat

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 08:51 WIB

Ini Respon Gerindra Soal Wacana Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019

Ini Respon Gerindra Soal Wacana Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 07:40 WIB

Tol Batang-Semarang Ditargetkan Beroperasi Desember 2018

Tol Batang-Semarang Ditargetkan Beroperasi Desember 2018

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 13:01 WIB

Proyek Tol Batang - Semarang Pakai Skema CPF

Proyek Tol Batang - Semarang Pakai Skema CPF

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 14:04 WIB

Terkini

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB