Pertumbuhan Premi Bancassurance Zurich Topas Life 133 Persen

Adhitya Himawan

Kamis, 26 Januari 2017 | 14:32 WIB
Pertumbuhan Premi Bancassurance Zurich Topas Life 133 Persen
Konferensi pers Zurich Topas Life. [Dok Zurich Topas Life]

PT Zurich Topas Life (ZTL) mencatatkan pertumbuhan premi dari jalur distribusi bancassurance sebesar 133 persen di 2016 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bancassurance merupakan salah satu jalur distribusi utama bagi Zurich dan telah memberikan kontribusi sebesar 37 persen terhadap keseluruhan premi perusahaan pada 2016.

“Pencapaian ini sangat membanggakan dan kami akan terus mengembangkan jalur distribusi melalui bancassurance pada tahun 2017 dengan menyasar segmen kelas menengah dan menengah ke atas di Indonesia,” ujar Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/1/2017). Dalam konferensi pers tersebut hadir pula Bank of China yang akan menjadi salah satu partner bancasurrance Zurich.

ZTL dan Bank of China sama-sama melihat adanya peluang untuk melayani kalangan internasional di Indonesia terkait kebutuhan proteksi dan investasi. “Zurich merupakan salah satu perusahaan dengan jaringan asuransi terbesar di dunia. Saat ini Zurich beroperasi di 170 negara di seluruh dunia. Hal ini setidaknya memberikan dua manfaat bagi nasabah. Pertama, nasabah akan semakin mengenal brand kami secara global sehingga memberikan rasa nyaman kepada para nasabah untuk memilih kami sebagai perusahaan asuransi jiwa yang dipercaya. Kedua, perpaduan pengalaman kami di berbagai negara di dunia dan pemahaman lokal atas pasar di Indonesia akan dapat memberikan rangkaian produk intelligent protection yang sesuai kebutuhan nasabah,” jelas Peter.

ZTL melihat adanya kebutuhan lebih dari sekadar proteksi jiwa untuk komunitas internasional yang tinggal di Indonesia. “Mereka cenderung memiliki masa tinggal relatif pendek, akan tetapi mereka tetap membutuhkan proteksi maksimal. Kami menjawab kebutuhan tersebut dengan meyediakan serangkaian produk yang sesuai,” ujar Peter. ZTL memiliki sejumlah produk mulai dari asuransi tradisional hingga produk asuransi jiwa dwiguna inovatif dengan jaminan cashback tahunan dan hasil investasi optimal yang dilihat berpotensi menjawab kebutuhan komunitas internasional.

Tunduk Pada Ketentuan OJK

Bank of China juga menyambut baik rencana menyasar pasar komunitas internasional tadi. “Profil kebanyakan nasabah kami merupakan pengusaha – termasuk nasabah wealth management. Kami melihat bahwa Zurich memiliki berbagai produk yang inovatif dan dapat disesuaikan kebutuhan profil nasabah Bank of China. Selain itu, produk yang komprehensif dari Zurich Topas Life juga akan membuat nasabah, terutama komunitas internasional, memiliki fleksibilitas dalam produk proteksi,” ujar Assistant Country Manager Bank of China Du Qiqi. Rencana kerja sama dengan Bank of China juga dinilai sebagai bagian dari strategi bisnis Bank of China. “Pemasaran produk bancassurance adalah salah satu pendukung bisnis perbankan ritel Bank of China dalam memberikan layanan kepada nasabah kami,” tambah Du Qiqi.

Selain melalui bancassurance, ZTL juga didukung jalur Agency yang kuat dengan lebih dari 3.500 agen aktif tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Perusahaan juga mulai mengembangkan jalur affinity. “Kami sangat terbuka dengan kemitraan Affinity yang dapat memfasilitasi para nasabah dengan akses akan kebutuhan asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” jelas Peter. Melalui berbagai langkah strategis perusahaan bekerjasama dengan berbagai bank, pada akhir 2017 Zurich menargetkan agar angka premi melalui jalur distribusi bancassurance dapat meningkat 125 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapok dengan Hal Ini, Aline Ambil Asuransi Khusus Perempuan

Kapok dengan Hal Ini, Aline Ambil Asuransi Khusus Perempuan

Entertainment | Rabu, 25 Januari 2017 | 19:41 WIB

Jaya Proteksi Takaful Ganti Nama Jadi Chubb Syariah Indonesia

Jaya Proteksi Takaful Ganti Nama Jadi Chubb Syariah Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 13:50 WIB

OJK: Ada 80 Perusahaan Investasi Bodong Berkeliaran di Indonesia

OJK: Ada 80 Perusahaan Investasi Bodong Berkeliaran di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 18:27 WIB

Sepanjang 2016, OJK Terima 132 Laporan Investasi Bodong

Sepanjang 2016, OJK Terima 132 Laporan Investasi Bodong

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2017 | 17:33 WIB

2017, OJK Fokus Ke Peran Industri Jasa Keuangan

2017, OJK Fokus Ke Peran Industri Jasa Keuangan

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 13:11 WIB

OJK Keluarkan Regulasi Peminjaman Uang Berbasis Aplikasi

OJK Keluarkan Regulasi Peminjaman Uang Berbasis Aplikasi

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 10:59 WIB

Jasa Raharja Salurkan Santunan Pada Korban Zahro Express

Jasa Raharja Salurkan Santunan Pada Korban Zahro Express

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 04:00 WIB

Ini Berbagai Penjabaran Master Plan Jasa Keuangan 2015-2019

Ini Berbagai Penjabaran Master Plan Jasa Keuangan 2015-2019

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 06:02 WIB

Ini Target Industri Perbankan di Tahun 2017 Versi OJK

Ini Target Industri Perbankan di Tahun 2017 Versi OJK

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 05:56 WIB

OJK: Perusahaan FinTech di Indonesia Telah Mencapai 111

OJK: Perusahaan FinTech di Indonesia Telah Mencapai 111

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 05:46 WIB

Terkini

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

×