Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Ahlan wa Sahlan Raja Salman, Arab Saudi Butuh Duit?

Reza Gunadha

Rabu, 01 Maret 2017 | 07:00 WIB
Ahlan wa Sahlan Raja Salman, Arab Saudi Butuh Duit?
Raja Salman dan tangga khususnya. (AFP)

Suara.com - Hari yang ditunggu-tunggu oleh pemerintah dan banyak masyarakat Indonesia, akhirnya datang juga. Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud akan memulai kunjungan bersejarahnya di Indonesia, Rabu (1/3/2017) hari ini.

Jauh hari sebelum kedatangannya, beragam fakta terkait Raja Salman dan agenda kunjungannya ke Indonesia sudah lebih dulu mengundang decak kagum sekaligus kehebohan tersendiri.

Kekagamuman kepada sang raja itu sudah dimulai dari informasi bahwa Salman akan datang dengan rombongan yang terbilang besar. Ia datang bersama 1.500 anggota rombongan, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran.

Rombongan itu akan datang menumpangi tujuh pesawat berukuran raksasa, dua unit Boeing 777; satu Boeing 747-300; satu Boeing 757; satu Boeing 747 SP; satu Boeing 747-400; dan, satu Hercules. Fakta terkait Raja Salman dan rombongan juga semakin menghebohkan karena—seperti biasanya—selalu dibalut oleh kemewahan.

Tak mau tampil apa adanya, Indonesia lantas berbenah. 10 ribu polisi dikerahkan untuk mengamankan raja. Sejumlah tempat yang bakal dikunjungi raja juga ikut bersolek. Semua persiapan itu dilakukan karena Indonesia menilai kunjungan Raja Salman dianggap sangat spesial.

Keistimewaan kunjungan Raja Salman itu bukan hanya karena dinilai bersejarah lantaran menjadi kali pertama sejak kunjungan terakhir kaum ningrat Saudi terjadi 47 tahun silam (10 Juni 1970), tapi juga digadang-gadang mampu membantu perekonomian nasional.

Bahkan, sebagian warga memercayai sang raja yang membawa duit investasi senilai 25 miliar Dolar AS atau setara Rp 333 triliun, itu merupakan "derma" agar Indonesia lepas dari ketergantungan ekonomi kepada sejumlah negara asing lain. Benarkah?

Terlepas dari beragam persepsi, kedatangan Raja Salman ke Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara sebenarnya justru untuk berjualan saham Saudi Arabian Oil Co atau beken disebut Saudi Aramco.

baca juga

"Mereka (Arab Saudi) mau jualan saham Aramco. Mereka menerbitkan obligasi seperti yang kita lakukan," tutur Direktur Strategis dan Portofolio Utang Kementerian keuangan RI Schneider Siahaan kepada wartawan, Senin (27/2/2017).

Aramco, kata dia, ingin menjual 5 persen sahamnya melalui initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana. Penjualan saham itu diperkirakan akan menguntungkan Arab Saudi sebesar USD 100 miliar dengan estimasi nilai Saudi Aramco mencapai USD 2 triliun.

Peneliti tamu King Faisal Centre for Research and Islamic Studies Jepang, Makio Yamada, mengungkapkan penawaran itu akan menjadi IPO terbesar dalam sejarah.

"Rekor IPO Saudi Aramco itu akan memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Alibaba. Tahun 2015, Alibaba melepas saham yang bisa menghimpun dana USD 25 miliar," terangnya, seperti dilansir media Rusia, Sputniknews, Sabtu (25/2) pekan lalu.

Aksi penjualan saham Aramco itu terpaksa dilakukan, karena pemerintah Arab Saudi membutuhkan dana guna membiayai belanja negara. Hal itu berkelindan dengan anjloknya harga minyak dunia yang turun dari USD 90 per barel menjadi USD 50/barel sejak tahun 2010.

Padahal, bisnis perminyakan mencapai separuh dari total nilai ekonomi Arab Saudi. Merosotnya harga minyak dunia itu berimbas pada menurunnya pertumbuhan ekonomi negeri Raja Salman.

Tidak main-main, pertumbuhan ekonomi Arab Saudi yang mencapai 9,96 persen pada tahun 2011 turun menjadi 1 persen tahun 2016.

Saking membutuhkan dana, Arab Saudi sampai-sampai menerapkan kebijakan yang dianggap tak lazim tahun 2016. Seperti diberitakan Bloomberg, Selasa (27/8) tahun lalu, Raja Salman membatalkan pembayaran bonus bagi pegawai negara dan memotong gaji para menterinya hingga 20 persen.

Namun, terlepas apa pun tujuan utama muhibah orang nomor satu di Arab Saudi, Indonesia tetap harus menjadi tuan rumah yang baik terhadap sang tamu.  Ahlan wa Sahlan Raja Salman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Liburan, Raja Salman Borong Seluruh Mobil Mewah Sewaan di Bali

Liburan, Raja Salman Borong Seluruh Mobil Mewah Sewaan di Bali

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 23:16 WIB

Tak Ada Pemberian Santunan Korban Crane dalam Agenda Raja Salman

Tak Ada Pemberian Santunan Korban Crane dalam Agenda Raja Salman

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 22:45 WIB

Denny Malik Akan Tampilkan Tarian Zapin di Hadapan Raja Salman

Denny Malik Akan Tampilkan Tarian Zapin di Hadapan Raja Salman

Entertainment | Selasa, 28 Februari 2017 | 21:04 WIB

Polisi Sudah Punya Skenario Lalu Lintas Saat Raja Arab Naik Mobil

Polisi Sudah Punya Skenario Lalu Lintas Saat Raja Arab Naik Mobil

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:05 WIB

Mengapa Raja Arab Bawa 25 Pangeran, Benarkah Jual Saham Aramco?

Mengapa Raja Arab Bawa 25 Pangeran, Benarkah Jual Saham Aramco?

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:51 WIB

Seperti Ini Kesibukan Raja Salman Selama Tiga Hari di Jakarta

Seperti Ini Kesibukan Raja Salman Selama Tiga Hari di Jakarta

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:38 WIB

Terkini

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB