Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Menhub Gencar Bangun Transportasi Perkotaan Berkelanjutan

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 06 Maret 2017 | 09:38 WIB
Menhub Gencar Bangun Transportasi Perkotaan Berkelanjutan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. [Dok Kementerian Perhubungan]

Pemerintah Pusat terus memberikan dorongan dan fokus dalam mengembangkan transportasi perkotaan yang berkelanjutan walaupun dengan upaya yang tidak ringan. “Hari ini saya senang sekali karena ada suatu inisiasi yang baik untuk membuat suatu indeks mengenai transportasi yang berkelanjutan kerjasama antara Indonesia (Kemenhub dan BPTJ) dengan UN-ESCAP, suatu organisasi dibawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menangani ekonomi di wilayah Asia Pasifik,” jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai membuka acara Pertemuan Regional United Nations-Economics and Social Commissions for Asia and the Pacific (UN-ESCAP) untuk membahas indeks transportasi perkotaan yang berkelanjutan di Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Selain itu, Menhub juga menjelaskan bahwa dalam mengembangkan sistem transportasi perkotaan, pemerintah kota dan daerah perkotaan juga harus mempertimbangkan perlindungan lingkungan, di mana kota yang cocok dan terintegrasi dapat dicapai, serta perencanaan transportasi perkotaan menyeluruh dan berkelanjutan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sekarang dan masa depan.

“Saya pikir kita sudah menginisiasi kegiatan transportasi berkelanjutan tersebut seperti pembangunan MRT, LRT, BRT di Jakarta dan Palembang. Kita bisa mengikuti negara-negara lain yang sudah lebih maju seperti di Cina, Jepang, Korea, Singapura. Oleh karenanya pembahasan seperti ini penting untuk memastikan bahwa Indonesia bukan followers tapi juga memiliki inisiatif yang kuat untuk transportasi yang berkelanjutan,” jelas Menhub.

Menhub juga menambahkan terkait masalah yang dihadapi oleh Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia dalam upaya mengembangkan sistem transportasi yang berkelanjutan adalah kesulitan untuk membiayai investasi kebutuhan infrastruktur, manajemen lalu lintas kendaraan bermotor pribadi dan manajemen keselamatan jalan.

“Diperlukan adanya kolaborasi antara pelaku utama termasuk otoritas lokal, regional dan nasional, industri dan masyarakat setempat untuk mencari metode pendekatan dalam memecahkan masalah. Oleh karenanya saat ini walaupun berat, Kementerian Perhubungan terus mendorong agar MRT selalu dikembangkan. Bahkan dalam kesempatan kemarin Bapak Presiden memberi suatu arahan kepada kami, MRT tahap 1 akan selesai pada 2019, tetapi MRT tahap 2 akan dimulai 2018, dipercepat satu tahun, dan MRT East West yang tadinya akan dimulai 2022, kita akan mulai tahun 2019,” jelas Menhub.

“Saya yakin komitmen Pemerintah Pusat memberi dampak yang luar biasa terhadap pengembangan kota, sehingga kita bisa keluar dari jebakan-jebakan saat ini, antara lain macet yang membuat kita pusing. Saya yakin ke depan Jakarta akan lebih baik,” ujar Menhub.

Terkait dengan pertemuan tersebut, Menhub berharap agar menghasilkan pemahaman yang mendalam terhadap tantangan dan peluang pengembangan transportasi perkotaan yang berkelanjutan.

“Saya berharap pertemuan ini menginspirasi kita dan memberikan wawasan terhadap transportasi perkotaan yang berkelanjutan di Asia Pasifik, khususnya di Indonesia,” jelas Menhub.

Dalam sambutannya, Menhub juga menjelaskan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal dan kualitas hidup, tetapi juga akan menjadi bagian penting untuk mengubah kota dalam mencapai tujuan global yaitu efisiensi penggunaan bahan bakar. Pengembangan transportasi perkotaan yang berkelanjutan merupakan bagian penting dalam mencapai masyarakat yang kompetitif dan berkembang.

“Transportasi berkelanjutan itu adalah suatu transportasi yang memang ada moda-moda baru yang harus dilakukan, yang satu sisi perlu biaya, tetapi pada jangka panjangnya memberikan suatu efisiensi yang tinggi dan nantinya akan memberikan jaminan transportasi yang ramah lingkungan pada kota tertentu,” jelas Menhub.

Pertemuan regional yang diselenggarakan oleh Kemenhub dan UN-ESCAP ini bertujuan untuk membahas dan menyelesaikan sistem transportasi perkotaan di Asia Pasifik serta membahas peran Intelligent Transport System (ITS) dalam meningkatkan efisiensi sistem transportasi perkotaan.

“Mengembangkan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan tidak hanya memperkuat lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, pengetahuan dan teknologi lingkungan,” ujar Menhub.

UN-ESCAP adalah organisasi dibawah PBB untuk wilayah Asia dan Pasifik dengan fokus pada ekonomi dan sosial. Pertemuan regional ini mengundang 25 perwakilan dari Negara di Asia Pasifik diantaranya Korea, Cina, India, Thailand, Malaysia, Iran, Kamboja, Bhutan, Kirgiztan,dan lain-lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

300 Proyek Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Telah Dilelang

300 Proyek Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Telah Dilelang

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 09:31 WIB

Kemenhub Keluarkan Regulasi Lengkap Bisnis Transportasi Online

Kemenhub Keluarkan Regulasi Lengkap Bisnis Transportasi Online

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 09:16 WIB

Inilah Sejumlah Proyek Vital Infrastruktur Perhubungan Laut 2017

Inilah Sejumlah Proyek Vital Infrastruktur Perhubungan Laut 2017

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 08:32 WIB

250 Paket Proyek Perhubungan Darat 2017 Telah Dilelang

250 Paket Proyek Perhubungan Darat 2017 Telah Dilelang

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 08:25 WIB

Pameran Logistik Jembatani Industri Logistik Nasional dan Global

Pameran Logistik Jembatani Industri Logistik Nasional dan Global

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 14:37 WIB

Menhub Tegaskan Pengerjaan Proyek MRT Tahap 2 dan 3 Dipercepat

Menhub Tegaskan Pengerjaan Proyek MRT Tahap 2 dan 3 Dipercepat

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 15:52 WIB

Menhub Minta Satelit Unisat Dukung IT Sektor Transportasi

Menhub Minta Satelit Unisat Dukung IT Sektor Transportasi

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:38 WIB

Perbaikan Drainase Jalan Menjadi Fokus Perhatian Kementerian PUPR

Perbaikan Drainase Jalan Menjadi Fokus Perhatian Kementerian PUPR

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:07 WIB

Bandara Letung di Kepulauan Anambas Mulai Beroperasi

Bandara Letung di Kepulauan Anambas Mulai Beroperasi

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 19:51 WIB

Menhub Tinjau Kesiapan Gerbang Tol Cikarang Hadapi Arus Mudik

Menhub Tinjau Kesiapan Gerbang Tol Cikarang Hadapi Arus Mudik

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 19:38 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB