Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Pilihan Investasi untuk Para Lajang

Angelina Donna

Rabu, 08 Maret 2017 | 19:48 WIB
Ini Pilihan Investasi untuk Para Lajang
Ilustrasi tips investasi untuk si lajang

Suara.com - Bagi beberapa orang melihat mereka yang masih lajang sangatlah enak dan tentunya bebas. Mereka belum terikat biaya rumah tangga, kebutuhan anak, kebutuhan pasangan baik istri maupun suami, dan yang terpenting masih banyak yang berlindung di bawah orang tua.

Karena hal inilah banyak lajang yang merasa masih bebas dan lalai. Padahal waktu terus bergulir dan masa depan haruslah digapai dengan baik. Salah satunya dengan investasi sejak dini.

Lajang Butuh Investasi?
Apakah anak-anak muda dan para gadis serta bujang perlu investasi? Jawabannya tentu saja ya. Banyak yang menyepelekan bagaimana untungnya, apa pentingnya, dan ujung-ujungnya mereka akan mengatakan mereka akan menabung untuk kebutuhan masa depan. Hal tersebut dianggap mitos jika Anda melihat realita yang ada. Kebanyakan orang hanya menyimpan uang untuk kebutuhan yang jelas, seperti biaya buat rumah, menikah dan sebagainya. Padahal investasi penting untuk berjaga jika mereka ingin melangkah ke jenjang pasti selanjutnya.

Investasi Berupa Apa Saja?
Mungkin bagi sebagian orang berinvestasi jangka panjang agak sulit dan mengagetkan. Di mana mereka harus menyimpan banyak harta untuk jangka panjang. Anda bisa memulai dari jenis investasi jangka pendek dan kecil-kecilan dulu saja. Jika sudah mampu mengelola uang dengan baik dan mendapatkan lebih dari hasil kebutuhan sehari-hari atau setiap bulannya, maka Anda bisa menggunakannya untuk investasi jangka panjang. Misalnya membeli rumah untuk menikah nanti, mengasuransikan diri dan menabung investasi jangka panjang untuk kebutuhan di hari tua.

Berapa Banyak Modal yang Dibutuhkan?
Mungkin para pemuda dan pemudi yang belum berumah tangga pernah terpikir untuk melakukan investasi untuk masa depan mereka. Sayangnya beberapa orang merasa bingung, harus berapa banyak mereka mulai investasi. Kasarnya, mereka membuang uang dan melupakannya. Uang tersebut bisa digunakan jika butuh, sehingga Anda mungkin bertanya-tanya juga sebenarnya berapa modal yang dibutuhkan untuk investasi?

Investasi sendiri identik dengan uang besar atau nominal yang besar. Padahal uang yang besar juga tidak menjadi jaminan atau kepastian investasi tersebut berjalan lancar dan terus menerus. Jika memang memiliki uang lebih dan bertekad untuk investasi, maka lakukanlah tanpa harus memikirkan modal atau biaya awalnya. Kecuali Anda memang ingin membeli barang-barang berharga mahal dengan tujuan bukan hanya investasi, melainkan tabungan untuk kedepannya. Misalnya rumah atau mobil, yang dianggap nantinya akan menjadi kebutuhan. Modal bukanlah keterbatasan dalam melakukan investasi bagi para lajang.

Kesalahan yang Sering Dilakukan
Ada beberapa kesalahan yang sangat umum dilakukan oleh para lajang yang ingin berinvestasi. Pertama, mereka sudah minder atau mundur duluan karena modal terbatas yang mereka miliki. Kedua, mereka merasa investasi merupakan hal yang tidak terlalu penting dan bisa membeli kebutuhan atau keperluan secara singkat sendiri. Ketiga, kesalahan yang banyak dilakukan adalah kurang matangnya pengetahuan mengenai investasi. Padahal Anda bisa “sambil menyelam minum air” di mana Anda belajar mengenai investasi sekaligus menerapkannya.

Meskipun pemula, jangan cepat puas akan informasi yang Anda miliki, jika bisa terus usahakan untuk bisa mendapatkan ilmu terkait investasi keuangan sejak Anda muda. Apalagi, terkadang anak muda merasa malas atau melakukan hal secara terburu-buru.

Usia Berapa Berinvestasi?
Untuk Indonesia, investasi memang harus dilakukan untuk orang dewasa, minimal sudah cukup umur secara hukum yakni 21 tahun. Tetapi bukan berarti Anda yang berusia di bawah 21 tahun tidak bisa menabung. Mungkin beberapa dari Anda tidak berkuliah dan memilih bekerja atau berkuliah sambil usaha, maka uang tersebut tetap bisa diinvestasikan. Hanya saja investasi yang dilakukan tetap tertanda tangani orang yang dianggap sudah sah secara hukum misalnya orang tua atau kakak.


Baca juga artikel Cermati lainnya:

Bisnis Jual Beli Mobil Bekas? Yuk, Ikuti Panduan Tips Jitu Ini

Pengeluaran Prioritas Gaji Pertama Freshgraduate

Dapatkan Premi Asuransi Murah dengan Tips Mudah Ini

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lakukan Cara Belanja Hemat Ini Untuk Anda yang Bergaji Rp2 Jutaan

Lakukan Cara Belanja Hemat Ini Untuk Anda yang Bergaji Rp2 Jutaan

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 19:29 WIB

Hati-Hati Terkena Jebakan 'Hemat' yang Menghabiskan Uang

Hati-Hati Terkena Jebakan 'Hemat' yang Menghabiskan Uang

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 19:30 WIB

Lakukan Persiapan Keuangan Ini untuk Anak Pertama

Lakukan Persiapan Keuangan Ini untuk Anak Pertama

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 19:00 WIB

Saat Kantong Tipis, Lakukan 6 Hal Ini Untuk Tetap Hemat

Saat Kantong Tipis, Lakukan 6 Hal Ini Untuk Tetap Hemat

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:29 WIB

Waspada, 4 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Kredit Motor

Waspada, 4 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Kredit Motor

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 19:39 WIB

Perbedaan Investasi dan Trading

Perbedaan Investasi dan Trading

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 19:32 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×