P3-TGAI, Jurus Kementerian PUPR Atasi Desa Tertinggal

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 30 Maret 2017 | 05:48 WIB
P3-TGAI, Jurus Kementerian PUPR Atasi Desa Tertinggal
Implementasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). [Dok Kementerian PUPR]

Sepanjang 2015 hingga 2019, pemerintah menargetkan mengurangi kesenjangan pembangunan wilayah melalui percepatan dan pemerataan pembangunan wilayah dengan menekankan keunggulan kompetitif perekonomian daerah berbasis sumber daya alam, sumber daya manusia, penyediaan infrastruktur, dan pengembangan teknologi. Targetnya, penurunan desa tertinggal sampai 5000 desa dan peningkatan desa mandiri hingga 2000 desa.

Dalam menurunkan jumlah desa tertinggal, terjadi sinergi antara Kementerian dan Lembaga, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kementerian PUPR mendukung pengembangan kawasan perdesaan dengan membangun infrastruktur di sektor Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Cipta Karya dan Penyediaan Perumahan.

Salah satu program pengembangan perdesaan yang dilakukan Kementerian PUPR adalah melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Program P3-TGAI bertujuan menyediakan air bagi kawasan pertanian melalui pemeliharaan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi kecil (luas kurang dari 150 hektar), irigasi tersier dan irigasi desa yang dilakukan dengan cara Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) atau gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

"Pada program ini, yang dilakukan tidak hanya membangun fisik irigasi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Kementerian PUPR tidak hanya membangun jalan tol dan jembatan, namun juga padat karya sehingga uang juga berputar di desa," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resmi, Rabu (29/3/2017).

Tahun 2017, program P3-TGAI ditargetkan tersebar di 3.000 lokasi di 30 provinsi pada 33 wilayah sungai dengan dana mencapai Rp 600 miliar. Pulau Buru dan Seram adalah salah satu daerah yang akan merealisasikan program tersebut. Setidaknya sebanyak 30 desa di Pulau Buru dan Seram, Provinsi Maluku dengan total dana sebesar Rp 5,3 miliar akan melakukan percepatan dan peningkatan tata guna air irigasi.

Pada tahun 2016, program P3-TGAI telah berjalan baik di Aimasi, Kabupaten Manokwari-Papua Barat dengan capaian luas mencapai 100 ha dan 152 meter saluran tersier. Ada pula di Kubangkangkung Jawa Barat dengan luas lahan irigasi mencapai 200 ha dan 201 meter saluran tersier.

Selama kurun waktu tahun 2014 sampai dengan 2016, secara telah dilakukan program P3-TGAI pada 3.429 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah sungai dengan total anggaran sebesar Rp180 miliar.

Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW)

Program PISEW dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat secara aktif mulai tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pasca pelaksanaan dan dilakukan secara kolaboratif antar pemangku kepentingan. Program ini dikembangkan dengan mengedepankan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetif terhadap komoditas yang dimiliki oleh wilayah yang bersangkutan.

Beberapa infrastruktur yang dapat dibangun dengan pelibatan masyarakat melalui program ini antara lain adalah jalan dan jembatan desa, tambatan perahu, pengolahan air limbah dan sampah, jalan usaha tani, irigasi, embung/kolam penampung air, bendung sederhana atau air tanah/mata air yang dapat dikelola oleh masyarakat secara mandiri.

Untuk tahun 2016, telah dilakukan program PISEW pada 364 kecamatan. Sedangkan tahun 2017 ini akan dilakukan pada 400 kecamatan dengan anggaran sebesar Rp240 miliar sehingga masing-masing kecamatan akan mendapat alokasi sebesar Rp600 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Lebarkan Terusan Tano Ponggol

Kementerian PUPR Lebarkan Terusan Tano Ponggol

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2017 | 05:41 WIB

Kementerian PUPR Tingkatkan Akses Jalan ke Wisata Mandeh

Kementerian PUPR Tingkatkan Akses Jalan ke Wisata Mandeh

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2017 | 05:34 WIB

Kementerian PUPR Buka Pintu untuk Swasta di Infrastruktur

Kementerian PUPR Buka Pintu untuk Swasta di Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 06:17 WIB

Rayakan Nyepi, Kementerian PUPR Tutup Tol Bali Mandara

Rayakan Nyepi, Kementerian PUPR Tutup Tol Bali Mandara

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 06:16 WIB

Mulai 1 April, Jembatan Cisomang Kembali Bisa Dilalui

Mulai 1 April, Jembatan Cisomang Kembali Bisa Dilalui

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 05:35 WIB

Menteri Basuki Puas dengan Pembangunan PLBN di Kalimantan

Menteri Basuki Puas dengan Pembangunan PLBN di Kalimantan

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 05:30 WIB

Kementerian PUPR akan Integrasikan Pembayaran Jalan Tol

Kementerian PUPR akan Integrasikan Pembayaran Jalan Tol

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 05:00 WIB

Jokowi Targetkan Proyek Waduk Sei Gong Kelar Pertengahan 2018

Jokowi Targetkan Proyek Waduk Sei Gong Kelar Pertengahan 2018

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 01:30 WIB

Jasa Marga Yakin Perbaikan Jembatan Cisomang Selesai Tepat Waktu

Jasa Marga Yakin Perbaikan Jembatan Cisomang Selesai Tepat Waktu

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 12:48 WIB

Akses Air Minum Aman di Indonesia Akhir 2016 Capai 72 Persen

Akses Air Minum Aman di Indonesia Akhir 2016 Capai 72 Persen

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 12:28 WIB

Terkini

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:23 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB