Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Kunjungi Suku Bajo, Susi Tekankan Pentingnya Asuransi Nelayan

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 04 April 2017 | 13:56 WIB
Kunjungi Suku Bajo, Susi Tekankan Pentingnya Asuransi Nelayan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi Kampung Suku Bajo. [Dok KKP]

Kemarin, Senin (3/4/2017), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menyambangi masyarakat Suku Bajo di kawasan Mola Raya, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Menteri Susi sengaja datang kembali untuk membantu masyarakat nelayan menanggulangi masalah kebersihan dan kesehatan yang dijumpainya pada kunjungan sebelumnya, Kamis (23/3/2017).

Kedatangan Menteri Susi kali ini didampingi oleh Bupati Wakatobi H. Arhawi, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL) Brahmantya Satyamurti, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (DJPSDKP) Eko Djalmo Asmadi, Dirjen Perikanan Tangkap (DJPT) Sjarief Widjaja, dan Dirjen Perikanan Budidaya (DJPB) Slamet Soebjakto, serta  Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) Zulficar Mochtar.

Pada kunjungan kerja kali ini, tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama wargaSuku Bajo dari lima desa di kawasan Mola Raya yaitu Mola Utara, Mola Bahari, Mola Selatan, Mola Samaturu, dan Nelayan Bhakti melakukan kerja bakti membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sekitar lingkungan tempat tinggal warga. Sampah ini telah menjadi sumber penyakit bagi masyarakat sekitar.

KKP menyediakan berbagai  peralatan seperti excavator, mobil roda tiga, sekop, cangkul, sapu lidi, pacul, gerobak,  skopnet, pengait sampah/gancu, dan karung sampah untuk keperluan kerja bakti. KKP bersama-sama warga juga menyiapkan tempat pembuangan akhir sampah-sampah tersebut.

Dalam kerja bakti ini juga dilakukan perbaikan sarana mandi cuci kakus (MCK) di kawasan Mola Raya yang sudah tidak dapat digunakan. Selain itu dilakukan pula perbaikan jalan kayu lapuk yang menghubungkan rumah-rumah warga.

Di akhir kegiatan kerja bakti, KKP menyerahkan peralatan kebersihan secara simbolis sebagai bentuk kepedulian KKP terhadap kebersihan perkampungan nelayan Mola Bahari. "Nanti jangan buang sampah ke laut lagi ya, Bu. Kalau buang sampah ke laut, rumahnya juga saya buang ke laut," ujar Menteri Susi yang disambut gelak tawa warga.

Menteri Susi juga meminta Arhawi agar menyediakan tempat pembuangan sampah yang layak bagi masyarakat. "Wakatobi ini salah satu destinasi pariwisata nasional. Kalau ada wisatawan mancanegara datang tapi melihat kondisi kampung Suku Bajo seperti ini, kita tidak boleh diam. Nanti tidak ada yang mau datang. Kalau sudah bersih daerah sini juga akan jadi incaran wisatawan," ungkap Menteri Susi.

KKP juga menyalurkan bantuan berupa 100 paket peralatan dapur seperti panci, penggorengan, piring, dan gelas dan sembako. Pasalnya, pada kunjungan sebelumnya Menteri Susi masih menemukan warga miskin yang bahkan tidak memiliki peralatan makan seperti piring dan gelas yang layak.

Pada kunjungan sebelumnya, Menteri Susi juga menemukan kesehatan masyarakat Suku Bajo sangat buruk. Banyak anak kekurangan gizi, dan menderita down syndrome. Begitu pula dengan orang dewasa, mengidap penyakit gondok, tumor, infeksi pasca operasi, sakit jantung, dan lainnya. Untuk itu, guna menanggulangi masalah kesehatan warga, KKP juga menyediakan posko pengobatan gratis di Poskesdes Mola Selatan dan Mola Utara. Di sana warga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan. Untuk itu, telah disediakan sebanyak 3 dokter umum dan 2 dokter gigi. Warga yang mengalami sakit serius juga akan dibuatkan rujukan ke rumah sakit yang memadai.

Kesehatan balita dan ibu hamil juga menjadi perhatian utama Menteri Susi. KKP mendistribusikan paket vitamin dan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil. "Ibu bapak, nanti bawa anaknya ya berobat di Poskesdes. Semua yang sakit-sakit berobat saja ke sana. Gratis. Kita juga sediakan susu, biskuit, dan vitamin untuk anak-anak. Yang dewasa yang kurang sehat juga ada vitamin di Poskesdes," himbau Menteri Susi kepada masyarakat yang dijumpainya.

Guna meningkatkan akses kesehatan masyarakat Mola Raya yang masih buruk, BRSDMKP juga melakukan invertarisasi pendataan BPJS bagi masyarakat semua lapisan di Mola Raya.

Tak lupa, Menteri Susi kembali mengingatkan pentingnya asuransi bagi para nelayan. "Bapak sudah ada asuransi nelayan kah? Buruan dibikin, supaya nanti kalau kenapa-napa ada jaminan. Tubuh dipakai terus melaut ya harus diasuransikan," ujar Menteri Susi kepada seorang nelayan paruh baya yang menderita penyakit jantung.

Menteri Susi juga meminta DJPT melakukan pendataan nelayan di wilayah kampung Bajo Mola yang belum menerima asuransi nelayan. "Intinya, memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat Suku Bajo, harus menjadi prioritas," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7.500 Nelayan Cirebon Miliki Asuransi Jiwa Gratis

7.500 Nelayan Cirebon Miliki Asuransi Jiwa Gratis

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 02:17 WIB

Perkuat Perikanan Nasional, KKP Gandeng Prancis

Perkuat Perikanan Nasional, KKP Gandeng Prancis

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 17:14 WIB

Menteri Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 81 Kapal Maling Ikan

Menteri Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 81 Kapal Maling Ikan

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 16:26 WIB

Nelayan Temukan Ikan Aneh Seberat 200 Kilogram

Nelayan Temukan Ikan Aneh Seberat 200 Kilogram

News | Minggu, 02 April 2017 | 15:41 WIB

Telat, Menteri Susi Numpang Motor Polisi ke Istana

Telat, Menteri Susi Numpang Motor Polisi ke Istana

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 12:52 WIB

Menteri Susi Janji Hapus Perbudakan Kerja di Industri Perikanan

Menteri Susi Janji Hapus Perbudakan Kerja di Industri Perikanan

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 03:30 WIB

Menteri Susi Minta Nelayan Baubau Bentuk Koperasi

Menteri Susi Minta Nelayan Baubau Bentuk Koperasi

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 14:38 WIB

Menteri Susi Cuek Naik Mobil Bak Terbuka

Menteri Susi Cuek Naik Mobil Bak Terbuka

Tekno | Rabu, 22 Maret 2017 | 19:19 WIB

Susi Minta Nelayan Buton Tak Lagi Gunakan Bom Ikan

Susi Minta Nelayan Buton Tak Lagi Gunakan Bom Ikan

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 10:38 WIB

Susi Pudjiastuti: Ikan-ikan Senang Transit di Teluk Bone

Susi Pudjiastuti: Ikan-ikan Senang Transit di Teluk Bone

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 10:32 WIB

Terkini

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB