Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Kunjungi Suku Bajo, Susi Tekankan Pentingnya Asuransi Nelayan

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 04 April 2017 | 13:56 WIB
Kunjungi Suku Bajo, Susi Tekankan Pentingnya Asuransi Nelayan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi Kampung Suku Bajo. [Dok KKP]

Kemarin, Senin (3/4/2017), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menyambangi masyarakat Suku Bajo di kawasan Mola Raya, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi. Menteri Susi sengaja datang kembali untuk membantu masyarakat nelayan menanggulangi masalah kebersihan dan kesehatan yang dijumpainya pada kunjungan sebelumnya, Kamis (23/3/2017).

Kedatangan Menteri Susi kali ini didampingi oleh Bupati Wakatobi H. Arhawi, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL) Brahmantya Satyamurti, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (DJPSDKP) Eko Djalmo Asmadi, Dirjen Perikanan Tangkap (DJPT) Sjarief Widjaja, dan Dirjen Perikanan Budidaya (DJPB) Slamet Soebjakto, serta  Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) Zulficar Mochtar.

Pada kunjungan kerja kali ini, tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama wargaSuku Bajo dari lima desa di kawasan Mola Raya yaitu Mola Utara, Mola Bahari, Mola Selatan, Mola Samaturu, dan Nelayan Bhakti melakukan kerja bakti membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sekitar lingkungan tempat tinggal warga. Sampah ini telah menjadi sumber penyakit bagi masyarakat sekitar.

KKP menyediakan berbagai  peralatan seperti excavator, mobil roda tiga, sekop, cangkul, sapu lidi, pacul, gerobak,  skopnet, pengait sampah/gancu, dan karung sampah untuk keperluan kerja bakti. KKP bersama-sama warga juga menyiapkan tempat pembuangan akhir sampah-sampah tersebut.

Dalam kerja bakti ini juga dilakukan perbaikan sarana mandi cuci kakus (MCK) di kawasan Mola Raya yang sudah tidak dapat digunakan. Selain itu dilakukan pula perbaikan jalan kayu lapuk yang menghubungkan rumah-rumah warga.

Di akhir kegiatan kerja bakti, KKP menyerahkan peralatan kebersihan secara simbolis sebagai bentuk kepedulian KKP terhadap kebersihan perkampungan nelayan Mola Bahari. "Nanti jangan buang sampah ke laut lagi ya, Bu. Kalau buang sampah ke laut, rumahnya juga saya buang ke laut," ujar Menteri Susi yang disambut gelak tawa warga.

Menteri Susi juga meminta Arhawi agar menyediakan tempat pembuangan sampah yang layak bagi masyarakat. "Wakatobi ini salah satu destinasi pariwisata nasional. Kalau ada wisatawan mancanegara datang tapi melihat kondisi kampung Suku Bajo seperti ini, kita tidak boleh diam. Nanti tidak ada yang mau datang. Kalau sudah bersih daerah sini juga akan jadi incaran wisatawan," ungkap Menteri Susi.

KKP juga menyalurkan bantuan berupa 100 paket peralatan dapur seperti panci, penggorengan, piring, dan gelas dan sembako. Pasalnya, pada kunjungan sebelumnya Menteri Susi masih menemukan warga miskin yang bahkan tidak memiliki peralatan makan seperti piring dan gelas yang layak.

baca juga

Pada kunjungan sebelumnya, Menteri Susi juga menemukan kesehatan masyarakat Suku Bajo sangat buruk. Banyak anak kekurangan gizi, dan menderita down syndrome. Begitu pula dengan orang dewasa, mengidap penyakit gondok, tumor, infeksi pasca operasi, sakit jantung, dan lainnya. Untuk itu, guna menanggulangi masalah kesehatan warga, KKP juga menyediakan posko pengobatan gratis di Poskesdes Mola Selatan dan Mola Utara. Di sana warga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan. Untuk itu, telah disediakan sebanyak 3 dokter umum dan 2 dokter gigi. Warga yang mengalami sakit serius juga akan dibuatkan rujukan ke rumah sakit yang memadai.

Kesehatan balita dan ibu hamil juga menjadi perhatian utama Menteri Susi. KKP mendistribusikan paket vitamin dan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil. "Ibu bapak, nanti bawa anaknya ya berobat di Poskesdes. Semua yang sakit-sakit berobat saja ke sana. Gratis. Kita juga sediakan susu, biskuit, dan vitamin untuk anak-anak. Yang dewasa yang kurang sehat juga ada vitamin di Poskesdes," himbau Menteri Susi kepada masyarakat yang dijumpainya.

Guna meningkatkan akses kesehatan masyarakat Mola Raya yang masih buruk, BRSDMKP juga melakukan invertarisasi pendataan BPJS bagi masyarakat semua lapisan di Mola Raya.

Tak lupa, Menteri Susi kembali mengingatkan pentingnya asuransi bagi para nelayan. "Bapak sudah ada asuransi nelayan kah? Buruan dibikin, supaya nanti kalau kenapa-napa ada jaminan. Tubuh dipakai terus melaut ya harus diasuransikan," ujar Menteri Susi kepada seorang nelayan paruh baya yang menderita penyakit jantung.

Menteri Susi juga meminta DJPT melakukan pendataan nelayan di wilayah kampung Bajo Mola yang belum menerima asuransi nelayan. "Intinya, memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat Suku Bajo, harus menjadi prioritas," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7.500 Nelayan Cirebon Miliki Asuransi Jiwa Gratis

7.500 Nelayan Cirebon Miliki Asuransi Jiwa Gratis

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 02:17 WIB

Perkuat Perikanan Nasional, KKP Gandeng Prancis

Perkuat Perikanan Nasional, KKP Gandeng Prancis

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 17:14 WIB

Menteri Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 81 Kapal Maling Ikan

Menteri Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 81 Kapal Maling Ikan

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 16:26 WIB

Nelayan Temukan Ikan Aneh Seberat 200 Kilogram

Nelayan Temukan Ikan Aneh Seberat 200 Kilogram

News | Minggu, 02 April 2017 | 15:41 WIB

Telat, Menteri Susi Numpang Motor Polisi ke Istana

Telat, Menteri Susi Numpang Motor Polisi ke Istana

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 12:52 WIB

Menteri Susi Janji Hapus Perbudakan Kerja di Industri Perikanan

Menteri Susi Janji Hapus Perbudakan Kerja di Industri Perikanan

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 03:30 WIB

Menteri Susi Minta Nelayan Baubau Bentuk Koperasi

Menteri Susi Minta Nelayan Baubau Bentuk Koperasi

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 14:38 WIB

Menteri Susi Cuek Naik Mobil Bak Terbuka

Menteri Susi Cuek Naik Mobil Bak Terbuka

Tekno | Rabu, 22 Maret 2017 | 19:19 WIB

Susi Minta Nelayan Buton Tak Lagi Gunakan Bom Ikan

Susi Minta Nelayan Buton Tak Lagi Gunakan Bom Ikan

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 10:38 WIB

Susi Pudjiastuti: Ikan-ikan Senang Transit di Teluk Bone

Susi Pudjiastuti: Ikan-ikan Senang Transit di Teluk Bone

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 10:32 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB