Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Tertinggi Setelah India dan Cina

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 06 April 2017 | 12:42 WIB
Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Tertinggi Setelah India dan Cina
Presiden Jokowi bertemu sejumlah ulama di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/4/2017). [Foto Kris - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo, Selasa siang (4/4/2017), menerima kehadiran sejumlah ulama di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo mengapresiasi peran dan bimbingan para ulama dalam menyejukkan suasana di setiap daerah. Hal ini dilakukan guna memelihara semangat kebersamaan dan kedamaian antarmasyarakat di Tanah Air.

"Kami sangat menghargai peran dan seluruh usaha para ulama dalam membina umat Islam, dalam mengawal umat Islam," ujar Presiden Joko Widodo mengawali pembicaraan.

Oleh karena itu, Kepala Negara berpesan kepada para ulama untuk terus mendukung pemerintah dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Pemerintah ingin sekali lagi menitipkan kepada para ulama agar kesejukan dalam mendinginkan situasi kota, daerah, maupun negara kita ini terus kita jaga bersama-sama antara ulama dan umaro sehingga negara kita selalu dalam keadaan damai," ungkapnya.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan kondisi perekonomian Indonesia yang pada tahun 2016 lalu berhasil mencapai posisi pertumbuhan 5,02 persen. Sedangkan untuk pengendalian harga, Indonesia berhasil menjaga inflasi pada posisi 3,02 persen setelah sebelumnya pada posisi sembilan sampai delapan persen. Tak lupa, Presiden Joko Widodo mengucapkan syukur atas membaiknya kondisi perekonomian Indonesia.

"Kalau kita bandingkan dengan negara yang lain dengan negara-negara G20 misalnya negara-negara besar kita hanya kalah dengan India dan China. Indonesia berada pada posisi nomor 3, Alhamdulillah," ucap Presiden.

Namun demikian, masih ada sejumlah masalah yang harus diselesaikan pemerintah, salah satunya adalah masalah ketimpangan ekonomi yang terjadi di Indonesia. Bahkan masalah tersebut merupakan masalah terberat yang dihadapi pemerintah, mengingat banyak masyarakat yang merasa belum menikmati pertumbuhan ekonomi tersebut.

baca juga

"Memang pertanyaannya sekarang yang banyak kami dengarkan dari kampung, dari desa, dari daerah, lima persen itu yang mendapatkan siapa Pak Presiden? Siapa yang mendapatkan? Apakah kita? Apakah kami? Inilah yang perlu kami jawab dengan kebijakan dan program yang akan dilakukan oleh pemerintah," kata Presiden.

Adapun para ulama yang hadir dalam pertemuan ini yakni:

1. KH Irfan Wahid, pimpinan Pondeok Pesantren Tebu Ireng dan juga merupakan putra KH Sholadudin Wahid.
2. KH Sanusi Baco, Rais Syuriah NU Sulawesi Selatan
3. Dr Hardadi, cendekiawan Islam
4. KH Syukorn Makmun, pimpinan Pondok Pesantren Darurohman, Jakarta.
5. KH Drs Ahmad Musthofa, pimpinan Pondok PesantrenModern Pabelan, Magelang.
6. KH Abdullah Zaidi, pimpinan Pondok Pesantren Al Irsyad, Jakarta
7. KH Muhtadi Dimyati, pimpinan Pondok Pesantren Cidahu Pandeglang, Banten.
8. Prof Dr Maman Abdurrahman, Ketua MAJ dan Penasehat Persatuan Islam (Persis)
9. Dr KH Jeje Jaenudin, Wakil Ketua Umum Persatuan Islam
10. Ust Ahmad Parlaungan Tanjung, pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta.
11. Dr Rahman Sabon Nama, cendekiawan Islam.
12. Dr Yusnar Yusuf Rangkuti, Ketua Umum al Wasliah.
13. KH Ahmad Sadeli Karim, Ketua Umum Mathla'ul Anwar, Banten.
14. Hk Siti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, Ketua Umum Nadhatul Wathan, Mataram.
15. Dr Ir Lukmanul Hakim, Ketua Umum Al Ittihadiyah.
16. KH Sholeh Hasan, pimpinan Pondok Pesantren KhoriatulUmah, Bandung.
17. KH Hasib Wahab Khasbullah, pimpinan Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang.
18. KH Subhan Makmun, pimpinan Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi, Brebes.
19. KH Jazuli Kasmani, pimpinan Pondok Pesantren Al Muttaqien Pancasila Sakti, Klaten.
20. KH Aris Ni'matullah, pimpinan Pondok Pesantren Buntet, Cirebon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Minta Kementerian Maksimalkan Belanja Modal

Presiden Minta Kementerian Maksimalkan Belanja Modal

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 00:58 WIB

Ini Kesepakatan dalam Pertemuan Jokowi dengan Presiden Afganistan

Ini Kesepakatan dalam Pertemuan Jokowi dengan Presiden Afganistan

News | Rabu, 05 April 2017 | 22:20 WIB

Gerindra Akui Jokowi Pantas Gantikan Megawati Sebagai Ketum PDIP

Gerindra Akui Jokowi Pantas Gantikan Megawati Sebagai Ketum PDIP

News | Selasa, 04 April 2017 | 17:27 WIB

Jokowi Keluarkan 9 Arahan Dalam Penyusunan RAPBN 2018

Jokowi Keluarkan 9 Arahan Dalam Penyusunan RAPBN 2018

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 17:07 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen, Ini Jurus Jokowi

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen, Ini Jurus Jokowi

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 16:58 WIB

Ketemu Jokowi, Ini Uneg-uneg yang Dikeluarkan Para Ulama

Ketemu Jokowi, Ini Uneg-uneg yang Dikeluarkan Para Ulama

News | Selasa, 04 April 2017 | 16:52 WIB

Jokowi Perintahkan Stok Bahan Pokok Puasa dan Lebaran Aman

Jokowi Perintahkan Stok Bahan Pokok Puasa dan Lebaran Aman

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 15:24 WIB

Sambut Petinggi Bahrain, Jokowi Mau Raja Hamad Kunjungi Indonesia

Sambut Petinggi Bahrain, Jokowi Mau Raja Hamad Kunjungi Indonesia

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 11:57 WIB

Presiden Jokowi Minta 'Aksi 313' Patuhi Rambu-rambu Hukum

Presiden Jokowi Minta 'Aksi 313' Patuhi Rambu-rambu Hukum

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 10:10 WIB

Ketua MUI: Warga Sebenarnya Tak Lagi Perlu Ikut 'Aksi 313'

Ketua MUI: Warga Sebenarnya Tak Lagi Perlu Ikut 'Aksi 313'

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 08:35 WIB

Terkini

BEI Keluarkan 92 Saham dari Papan Pemantauan Khusus, 42 Masih Bertahan

BEI Keluarkan 92 Saham dari Papan Pemantauan Khusus, 42 Masih Bertahan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:11 WIB

Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB

Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:10 WIB

Siap Selebrasi di GBK! Bomber Malaysia Sesumbar Ingin Jebol Maarten Paes atau Emil Audero

Siap Selebrasi di GBK! Bomber Malaysia Sesumbar Ingin Jebol Maarten Paes atau Emil Audero

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:09 WIB

7 Cara Membasmi Kecoa di Kamar Mandi, Ampuh dan Tidak Bikin Balik Lagi

7 Cara Membasmi Kecoa di Kamar Mandi, Ampuh dan Tidak Bikin Balik Lagi

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:08 WIB

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 11:07 WIB

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Hilirisasi Nikel Mulai Mengubah Ekonomi Warga Kawasi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

Gibran Minta Program Dievaluasi Usai Dugaan Keracunan MBG di Batang

News | Senin, 28 September 2026 | 11:01 WIB

Soal Amendemen UUD 1945 Bergulir, Ketua MPR Tegaskan Tak Ingin Gegabah

Soal Amendemen UUD 1945 Bergulir, Ketua MPR Tegaskan Tak Ingin Gegabah

News | Senin, 28 September 2026 | 11:01 WIB

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:59 WIB

×