Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Presiden Minta Kementerian Maksimalkan Belanja Modal

Ardi Mandiri

Kamis, 06 April 2017 | 00:58 WIB
Presiden Minta Kementerian Maksimalkan Belanja Modal
Presiden Jokowi memberikan pengarahan dalam rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/4/2017). [Foto Rusman - Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta kementerian lembaga memaksimalkan belanja modal agar belanja pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh rakyat menjadi lebih besar.

"Mana-mana yang tidak bermanfaat, langsung coret saja, masukkan ke belanja modal," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu.

Ia menyebutkan upaya memaksimalkan belanja modal dapat dilakukan dengan melakukan penghematan anggaran.

"Penghematan anggaran itu tidak saya sampaikan tahun ini saja, tahun yang lalu juga saya sampaikan," katanya.

Tujuan penghematan adalah supaya belanja modalnya lebih besar. Hal itu dilakukan dengan menggeser belanja barang, belanja aparatur yang kurang bermanfaat, masuk ke belanja modal.

"Oleh sebab itu, kemarin saya perintahkan seluruh menteri dan pimpinan lembaga untuk mengecek satu per satu secara detil di satuan tiganya, mana yang kira-kira rutinitas, mana yang tidak bermanfaat, langsung coret saja, masukkan ke belanja modal," katanya.

Jokowi menyebutkan meskipun sudah digeser ke belanja modal namun belanja itu tetap digunakan juga di kementerian atau lembaga yang bersangkutan.

"Itu bukan kementerian/lembaga lain tapi harus masuk ke belanja modal," katanya.

Sebelumnya Presiden Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna yang membahas Pagu Indikatif RAPBN 2018, Selasa (4/4) menekankan perlunya penghematan serta efektivitas anggaran kementerian dan lembaga negara.

"Rutinitas yang sudah bertahun-tahun terjadi itu tolong lagi cek kembali. Saya kira banyak sekali biaya yang bisa dipotong, banyak sekali biaya yang bisa dihemat dan itu bisa dilarikan ke belanja modal. Lihat lah lagi yang 2017, maupun nanti yang 2018," kata Jokowi.

Pemerintah pada tahun 2017 telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi pada 2018 dapat mencapai 5,6 persen.

Menurut Jokowi, selain efisiensi belanja negara untuk meningkatkan pertumbuhan, maka pemerintah perlu memfokuskan kepada peningkatan total ekspor dan investasi.

Kendati dalam meningkatkan ekspor terdapat kendala akibat pasar global yang melambat, Jokowi meminta pasar nontradisional yang selama ini belum digarap dapat ditangani lebih baik.

"Itu tolong betul-betul dikirim rombongan misi dagang untuk melihat 'opportunity', peluang-peluang yang ada di negara-negara itu terutama yang penduduknya di atas 60, di atas 80 juta orang," jelas Jokowi.

Selain ekspor, Jokowi juga meminta peningkatan jumlah investasi ke Indonesia untuk memanfaatkan peluang yang masih besar.

Presiden menegaskan peminat investasi di Indonesia banyak, namun terhambat masalah regulasi yang berbelit.

"Yang berminat banyak, yang mau diinvestasi juga banyak. Tapi penyakitnya di kita sendiri, di masalah regulasi, masalah aturan yang masih keluar dari kementerian, dari dirjen," kata Jokowi.

Selain itu, Presiden meminta agar belanja negara yang akan mencapai di atas Rp2.200 triliun diarahkan kepada belanja modal untuk pencapaian target-target pembangunan.

"Terutama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan menurunkan angka kemiskinan menjadi single digit," ujar Presiden Jokowi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kesepakatan dalam Pertemuan Jokowi dengan Presiden Afganistan

Ini Kesepakatan dalam Pertemuan Jokowi dengan Presiden Afganistan

News | Rabu, 05 April 2017 | 22:20 WIB

Gerindra Akui Jokowi Pantas Gantikan Megawati Sebagai Ketum PDIP

Gerindra Akui Jokowi Pantas Gantikan Megawati Sebagai Ketum PDIP

News | Selasa, 04 April 2017 | 17:27 WIB

Terkini

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:56 WIB

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:53 WIB

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:52 WIB

2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi

2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:09 WIB

Aturan Baru Komisi Ojol Resmi Berlaku, Penumpang Siap-siap Bayar Lebih Mahal

Aturan Baru Komisi Ojol Resmi Berlaku, Penumpang Siap-siap Bayar Lebih Mahal

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:05 WIB

×