Riset Keuangan dan Perbankan Indonesia Masih Terbilang Rendah

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 15 Mei 2017 | 17:33 WIB
Riset Keuangan dan Perbankan Indonesia Masih Terbilang Rendah
PT Bank HSBC Indonesia dan Sampoerna menggelar workshop riset keuangan dan perbankan. [Dok HSBC]

Bank HSBC Indonesia dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University pada hari ini, Senin (15/5/2017) menyelenggarakan lokakarya riset dan publikasi ilmiah keuangan dan perbankan yang menyasar dosen. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan minat dan jumlah penelitian serta publikasi dalam sektor keuangan dan perbankan, yang pada akhirnya, akan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan Indonesia.

Saat ini, penulisan dan publikasi karya ilmiah di Indonesia terbilang rendah. Menurut data Scimago Journal and Country Rank pada 2015, karya dan publikasi ilmiah bidang bisnis dan manajemen di Indonesia berjumlah 452 dokumen, masih tertinggal dengan Malaysia dan Singapura masing-masing 1.070 dokumen dan 528 dokumen. Padahal, penduduk Indonesia lebih dari delapan kali jumlah Malaysia dan 40 kali jumlah Singapura.

“Publikasi riset di jurnal internasional dapat menjadi salah satu indikator kemajuan pendidikan sebuah negara. Terdapat dua tujuan utama dari lokakarya ini. Pertama, sivitas akademika diberikan pemahaman mengenai topik terkini di sektor keuangan dan perbankan yang dapat dikembangkan lebih lanjut, baik yang menyangkut aspek makroprudensial dan mikroprudensial, dalam rangka mendorong pendalaman dan stabilitas sektor keuangan untuk pertumbuhan ekonomi. Kedua, lokakarya ini memberikan panduan praktis bagaimana menulis riset ilmiah dan melakukan publikasi riset di jurnal internasional,” jelas Wahyoe Soedarmono, Project Manager Program Kerjasama HSBC-PSF sekaligus ekonom Sampoerna University di Jakarta.

Head of Corporate Sustainability Bank HSBC Indonesia Nuni Sutyoko menjelaskan, “Di HSBC kami senantiasa mendukung pendidikan di berbagai tingkatan, khususnya yang terkait bidang keuangan. Kami memandang kalangan akademisi terutama dosen memegang peranan penting dalam peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam konteks bahan pembelajaran mahasiswa yang akan menjadi pelaku industri masa depan. Karenanya kami turut mendorong kegiatan riset yang berkualitas, yang pada akhirnya merupakan katalisator penting dalam kemajuan sektor keuangan dan perbankan di Indonesia.”

Nuni juga menambahkan bahwa dukungan itu juga merupakan salah satu cerminan komitmen dalam mendukung pertumbuhan di Indonesia terutama setelah resminya HSBC berintegrasi menjadi PT Bank HSBC Indonesia.

Lebih dari 100 dosen, peneliti, pelaku, dan pengambil kebijakan edukasi di Indonesia berkontribusi dalam lokakarya bertema ”Mengarahkan Keuangan dan Perbankan untuk Pembangunan” ini. Lokakarya tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk mendiskusikan isu dan tren terbaru, tapi juga menjadi tempat pelatihan bagi dosen yang belum familiar dengan sistem jurnal digital. “Open Journal System (OJS) yang berbasis digital, sudah menjadi tren terbaru dalam publikasi ilmiah. Saat ini, mayoritas jurnal untuk publikasi riset diarahkan untuk tidak lagi berbentuk hard copy, tetapi dalam bentuk digital. Karena itu, dosen perlu memperkaya pengetahuan mereka secara komprehensif, agar dapat mengelola jurnal berakses terbuka (open access) dan bereputasi nasional, termasuk di dalam bidang keuangan dan perbankan,” jelas Andri Putra Kesmawan, Ketua Umum Relawan Jurnal Indonesia (RJI) yang menjadi salah satu mitra strategis HSBC Indonesia dalam lokakarya ini.

Riset menjadi motor utama untuk menghasilkan penemuan dan inovasi yang berujung pada peningkatan daya saing bangsa. Hal ini sesuai visi Kemenristek dan Dikti dalam mewujudkan Indonesia 2040 berdaya saing dan berdaulat berbasis riset. Dirjen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mengeluarkan sebuah Surat Keputusan 152/E/T/2012 yang menuntut akademisi termasuk dosen untuk mempublikasikan karya ilmiahnya dalam bentuk jurnal. Perlunya peningkatan minat dan jumlah penelitian juga selaras dengan kewajiban universitas untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang salah satunya adalah penulisan karya ilmiah.

Lokakarya keuangan dan perbankan ini bagian dari rangkaian program edukasi keuangan dan perbankan yang diinisiasi Bank HSBC Indonesia bekerja sama dengan PSF dan Sampoerna University. Memasuki tahun kedua, program ini ditujukan untuk menciptakan efek multiplier edukasi keuangan dan perbankan baik secara nasional maupun lokal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Antisipasi Ramsomware WannaCry

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Antisipasi Ramsomware WannaCry

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 15:01 WIB

BI Mulai Waspada Kenaikan The Fed

BI Mulai Waspada Kenaikan The Fed

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2017 | 18:41 WIB

Cermati.com Merilis Layanan Asuransi Online

Cermati.com Merilis Layanan Asuransi Online

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2017 | 05:25 WIB

Bank Danamon Luncurkan D-Point untuk Nasabah

Bank Danamon Luncurkan D-Point untuk Nasabah

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2017 | 02:00 WIB

Tips Belanja Hemat untuk Ibu Rumah Tangga

Tips Belanja Hemat untuk Ibu Rumah Tangga

Bisnis | Minggu, 07 Mei 2017 | 19:21 WIB

Perilaku Konsumen Sangat Penting Buat Penguatan Industri Keuangan

Perilaku Konsumen Sangat Penting Buat Penguatan Industri Keuangan

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 15:43 WIB

Masuk Bisnis Asuransi Jiwa, Ciputra Group Luncurkan Ciputra Life

Masuk Bisnis Asuransi Jiwa, Ciputra Group Luncurkan Ciputra Life

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 16:09 WIB

Pengamat: Laporan Keuangan PLN Patut Dipertanyakan

Pengamat: Laporan Keuangan PLN Patut Dipertanyakan

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 15:39 WIB

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 15:23 WIB

AEPI Kritik Keuntungan HM Sampoerna Dinikmati Investor Asing

AEPI Kritik Keuntungan HM Sampoerna Dinikmati Investor Asing

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:53 WIB

Terkini

Kenapa Adidas Diboikot?

Kenapa Adidas Diboikot?

News | Rabu, 09 September 2026 | 12:11 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Busuk dan Tak Sedap di Kulkas, Mudah Anti Repot

7 Cara Menghilangkan Bau Busuk dan Tak Sedap di Kulkas, Mudah Anti Repot

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 12:11 WIB

Gen Z Impact Fest 2026 Dorong Generasi Muda Siap Menghadapi Tantangan Masa Depan

Gen Z Impact Fest 2026 Dorong Generasi Muda Siap Menghadapi Tantangan Masa Depan

News | Rabu, 09 September 2026 | 12:10 WIB

Wamen PANRB: RUU Satu Data Indonesia Jadi Fondasi Tata Kelola Pemerintahan Digital

Wamen PANRB: RUU Satu Data Indonesia Jadi Fondasi Tata Kelola Pemerintahan Digital

News | Rabu, 09 September 2026 | 12:10 WIB

Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali

Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali

Bekaci | Rabu, 09 September 2026 | 12:07 WIB

Serangan Zionis Israel di Lebanon Tewaskan Belasan Orang

Serangan Zionis Israel di Lebanon Tewaskan Belasan Orang

Video | Rabu, 09 September 2026 | 12:00 WIB

Cinta Tak Cukup, Uang Panai Menanti: Ambisi Menikah dalam Menuju Pelaminan

Cinta Tak Cukup, Uang Panai Menanti: Ambisi Menikah dalam Menuju Pelaminan

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 12:00 WIB

Heran Izin Persija vs Persib di Stadion GBK Belum Turun, Shin Tae-yong: Bukankah Itu Mengganggu?

Heran Izin Persija vs Persib di Stadion GBK Belum Turun, Shin Tae-yong: Bukankah Itu Mengganggu?

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 11:58 WIB

Rakyat Simpan Emas di Bawah Bantal, Konglomerat Simpan Aset di Luar Negeri

Rakyat Simpan Emas di Bawah Bantal, Konglomerat Simpan Aset di Luar Negeri

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:56 WIB

Tayang di Netflix, Why Did I Get Married Again? Soroti Lika-liku Pernikahan

Tayang di Netflix, Why Did I Get Married Again? Soroti Lika-liku Pernikahan

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:50 WIB

×