Nasabah Tunaiku per Kuartal I 2017 Sebanyak 33.000 Orang

Adhitya Himawan

Senin, 05 Juni 2017 | 16:23 WIB
Nasabah Tunaiku per Kuartal I 2017 Sebanyak 33.000 Orang
Salah satu nasabah Tunaiku yang berusaha di bidang Konveksi. [Dok Tunaiku]

Tingkat ekonomi masyarakat Indonesia saat ini semakin membaik. Peningkatan taraf hidup per orang sudah pasti diikuti oleh demand masyarakatnya akan bertambah. Hal ini dilihat dari makin berkembangnya permintaan masyarakat di berbagai bidang. Memulai suatu usaha dibutuhkan sebuah usaha extra dan keberanian berstrategi bagaimana mendapatkan dana dan keuntungan setelahnya. Tidak hanya menjadi wirausahawan, pastinya kita juga dapat menjadi saluran berkah para calon konsumen yang tengah berusaha merintis dan melengkapi usahanya dengan dana terjangkau.

Ketertarikan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial keuangan, membuat perkembangan teknologi finansial alias fintech saat ini sebagai kebutuhan baru yang mulai menjadi idola baru. Berbekal ide kreatif dan inovatif, hadir memberi solusi atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan jasa keuangan, mulai dari pembayaran, pengiriman uang, mendapatkan pinjaman, berbelanja, berdagang, hingga berinvestasi. Fintech berpotensi besar dalam kehidupan ekonomi modern. Apalagi jika kita sadar, di Indonesia masih terdapat 70 persen masyarakatnya tidak memiliki akun bank atau unbankable.

Mengapa masyarakat tersebut unbankable ?

• Pendidikan rendah
• Tidak memiliki tabungan, gaji/honor habis untuk kebutuhan
• Bekerja di sektor informal
• Tidak dapat memenuhi persyaratan dari bank
• Tidak percaya dengan sistem perbankan
• Infrastruktur yang terbatas ke bank tersebut

Bagaimana Fintech Menarik Perhatian Masyarakat?

Jika berkaca pada perkembangan fintech di negara-negara berkembang, maka pemisalan kondisi Indonesia saat ini juga menjadi pemicu bagi pertumbuhan usaha fintech. Dari total populasi masyarakat Indonesia, baru sekitar 30 persen penduduk Indonesia yang memiliki akses ke layanan perbankan. Di sisi lain, saat ini sekitar 330 juta pengguna telepon genggam di Indonesia dan pengguna internet aktif sekitar 88 juta orang. Dengan meningkatnya pengguna gadget di masyarakat Indonesia membuat fintech semakin populer. Tidak heran bila dalam waktu belakangan, usaha fintech menjadi pilihan bagi generasi muda yang ingin mengakses dan memanfaatkan fasilitas perbankan secara digital melalui teknologi finansial ini.

Contohnya Ibu Dian, seorang nasabah Tunaiku, yang telah memanfaatkan fasilitas digital perbankan Tunaiku dengan meminjam dana sebesar Rp15juta sebagai modal tambahan usahanya. “Saya tertarik melakukan pinjaman secara digital / online karena kebetulan sangat mudah dilakukan. Gak repot mesti datang ke bank. Syaratnya mudah dan dipenuhi melalui pengiriman via email. Saya bisa melakukan semuanya sendiri sambil dengan tetap sibuk dengan rutinitas harian,” menurut Dian di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Lain halnya, Bapak Purna, seorang nasabah Tunaiku yang awalnya tertarik dengan product fintech Tunaiku karena browsing internet dan menemukan cara mudah meminjam uang secara digital. “Yang saya terkesan itu melihat prosesnya yang singkat, praktis, dan dapat dilakukan dengan tidak perlu datang mencari informasi terkait karena semuanya sudah tersedia melalui website. Semua berlangsung tanpa rumit, bahkan saya sempat ragu dengan caranya yang sangat cepat dan praktis. Dan nominal yang saya butuhkan mendapat persetujuan dari Tunaiku. Just click melalui website, kita dapat yang kita butuhkan. Bener-bener dimanjain jadinya,” tuturnya di hari yang sama.

baca juga

Tunaiku menjawab kebutuhan konsumen

Keterlibatan usaha fintech dengan sistem perbankan Indonesia juga memperlebar jaringan layanan keuangan bagi penduduk lokal, sehingga nasabah semakin banyak dan inklusi finansial di Indonesia semakin berkembang. Hal ini juga tentu akan sangat baik bagi perkembangan produk keuangan di Indonesia yang saat ini relatif rendah. Bentuk peluang-peluang pertumbuhan bisnis fintech yang maju berkembang di Indonesia saat ini seperti bisnis simpan pinjam bagi perorangan atau UKM dengan peer to peer lending atau crowdfunding, hingga berbagai kemudahan pembayaran menggunakan telepon genggam (mobile payment) telah menjadi pilihan alternatif kegiatan usaha menengah fintech.

"Keberadaan fintech diharapkan dapat membantu melayani pasar yang belum terjangkau dengan memahami kebutuhan mereka. Inilah tantangan yang mendasar yang harus kita ketahui dari kebutuhan mereka,” kata CEO Tunaiku, Vishal Tulsian, di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Tercatat sampai kuartal pertama 2017, Tunaiku telah berhasil meningkatkan jumlah nasabah menjadi 33.000 dari semula 30.000 akhir 2016 lalu. Produk dana pinjaman yang disediakan Tunaiku per nasabah mulai Rp2-10 juta, dengan jangka waktu pengembalian pinjaman mulai 6 - 12 bulan. Antusias yang luar biasa dan kekuatan dana dari Tunaiku menjadikan Tunaiku makin dipercaya oleh masyarakat. 3 Produk Tunaiku yang selalu menjadi andalan sampai saat ini adalah Tunaiku KTA, Tunaiku Prioritas, Tunaiku Referral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Delapan Keunggulan Trima Versi Desktop Bagi Investor

Inilah Delapan Keunggulan Trima Versi Desktop Bagi Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:02 WIB

Andhy Koesnandar, Pegawai Microsoft yang Jadi Bos Cermati.com

Andhy Koesnandar, Pegawai Microsoft yang Jadi Bos Cermati.com

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 20:45 WIB

Baru Meluncur, PayPro Berambisi Akuisisi 7 Juta Pengguna

Baru Meluncur, PayPro Berambisi Akuisisi 7 Juta Pengguna

Tekno | Rabu, 17 Mei 2017 | 19:24 WIB

Kontribusi Asuransi Perjalanan Terbesar Kedua di Simasnet

Kontribusi Asuransi Perjalanan Terbesar Kedua di Simasnet

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2017 | 17:50 WIB

Cermati.com dan Simasnet Luncurkan Asuransi Kecelakaan Diri

Cermati.com dan Simasnet Luncurkan Asuransi Kecelakaan Diri

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2017 | 16:58 WIB

Cermati.com Merilis Layanan Asuransi Online

Cermati.com Merilis Layanan Asuransi Online

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2017 | 05:25 WIB

OJK Godok Aturan Terkait Crowdfunding

OJK Godok Aturan Terkait Crowdfunding

Tekno | Kamis, 04 Mei 2017 | 15:06 WIB

Perkembangan Fintech di Indonesia Masih Cerah

Perkembangan Fintech di Indonesia Masih Cerah

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 21:51 WIB

Mayoritas Jasa Keuangan Global akan Bermitra Dengan Fintech

Mayoritas Jasa Keuangan Global akan Bermitra Dengan Fintech

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 08:47 WIB

Tingkatkan Layanan, Adira Finance Gandeng OLX dan Cermati

Tingkatkan Layanan, Adira Finance Gandeng OLX dan Cermati

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 13:55 WIB

Terkini

Bos Bybit Blak-blakan Alasan Buka Operasional di Indonesia

Bos Bybit Blak-blakan Alasan Buka Operasional di Indonesia

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 18:18 WIB

Arti Mimpi Diri Sendiri Meninggal Menurut Islam, Pertanda Buruk atau Umur Panjang?

Arti Mimpi Diri Sendiri Meninggal Menurut Islam, Pertanda Buruk atau Umur Panjang?

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 18:17 WIB

Berhenti Mengejar Jadi Ibu Sempurna! Buku Ini Mengajarkan Hal Lebih Penting

Berhenti Mengejar Jadi Ibu Sempurna! Buku Ini Mengajarkan Hal Lebih Penting

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:15 WIB

Heboh Tudingan Penyakit Tiga Huruf, Pihak Sarwendah Bongkar Hasil Tes Medis

Heboh Tudingan Penyakit Tiga Huruf, Pihak Sarwendah Bongkar Hasil Tes Medis

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 18:15 WIB

Kebakaran Bedeng di Denpasar Sulit Padam, Damkar Terpaksa Datangkan 3 Ekskavator

Kebakaran Bedeng di Denpasar Sulit Padam, Damkar Terpaksa Datangkan 3 Ekskavator

Bali | Rabu, 02 September 2026 | 18:13 WIB

3 Serum Bhumi yang Cocok untuk Usia 40 Tahun, Bisa Hempas Flek Hitam dan Garis Halus

3 Serum Bhumi yang Cocok untuk Usia 40 Tahun, Bisa Hempas Flek Hitam dan Garis Halus

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 18:10 WIB

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 18:09 WIB

516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!

516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 18:09 WIB

Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu

Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 18:05 WIB

Ada Aktor Intelektual Kerusuhan Jakarta? Polisi Cium Aroma Mobilisasi Terorganisir

Ada Aktor Intelektual Kerusuhan Jakarta? Polisi Cium Aroma Mobilisasi Terorganisir

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:00 WIB

×