Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 02 September 2026 | 18:09 WIB
Alasan Suzuki Menolak Mentah-Mentah Rencana Kehadiran Jimny Versi Listrik
Ilustrasi Suzuki Jimny. (Suara.com x Gemini)
baca 10 detik
  • Pimpinan Suzuki Toshihiro Suzuki menyatakan bahwa elektrifikasi pada Jimny dapat merusak identitas dan karakter legendaris mobil tersebut.
  • Suzuki tetap mempertahankan mesin bensin konvensional pada Jimny dan memilih menyesuaikan portofolio produk lain untuk memenuhi standar emisi.
  • Suzuki optimis menghadapi aturan emisi ketat NVES 2027 di Australia dengan mengandalkan model kendaraan lain di luar lini Jimny.

Suara.com - Aturan emisi kendaraan di berbagai negara saat ini memang semakin ketat dan menuntut pabrikan otomotif untuk beralih ke teknologi ramah lingkungan.

Namun bagi Suzuki, ada satu hal yang dianggap jauh lebih berharga daripada sekadar mengikuti tren teknologi yaitu karakter legendaris dari unit Jimny.

Pihak Suzuki menilai bahwa menyematkan motor listrik ke dalam tubuh Jimny justru akan merusak identitas yang sudah dibangun puluhan tahun.

Pimpinan Suzuki, Toshihiro Suzuki mengungkapkan pendapatnya mengenai potensi elektrifikasi pada mobil ikonik ini.

"Jika Anda bicara tentang Jimny EV, saya pikir itu akan merusak bagian terbaik dari mobil ini," ujar Toshihiro Suzuki, dikutip Rabu (2/9/2026).

Sikap tegas tersebut ternyata tidak bergeser meskipun industri otomotif global sedang gencar melakukan transisi ke kendaraan listrik.

Sedangkan General Manager Automotive Suzuki Australia, Michael Pachota menegaskan bahwa prinsip tersebut masih dipegang teguh oleh perusahaan.

Suzuki lebih memilih untuk melakukan penyesuaian pada portofolio mobil lainnya demi menyelamatkan Jimny dari sentuhan elektrifikasi.

Sejak pertama kali meluncur pada tahun 2018, Jimny beserta varian Jimny XL masih setia mengandalkan mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated.

baca juga

Dapur pacu ini mampu menghasilkan tenaga 75 kW dan torsi 130 Nm yang disalurkan melalui pilihan transmisi manual lima percepatan atau otomatis empat percepatan.

Menariknya Jimny menjadi satu-satunya lini produk Suzuki yang benar-benar bersih dari teknologi hybrid maupun listrik. Meskipun mesin tersebut sudah berusia delapan tahun, peminat mobil ini justru semakin meningkat di berbagai pasar dunia.

Terkait aturan New Vehicle Efficiency Standard (NVES) 2027 di Australia yang menuntut standar emisi karbon sangat ketat, Suzuki tetap merasa optimistis.

Suzuki berencana memenuhi target rata-rata emisi lewat model-model lain dalam jajaran produk mereka. Bagi Suzuki, sensasi berkendara yang murni dan tangguh pada Jimny adalah harga mati yang tidak bisa ditawar oleh perkembangan zaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Besar Hyundai Luncurkan 100 Kendaraan Baru Demi Kejar Target 2030

Strategi Besar Hyundai Luncurkan 100 Kendaraan Baru Demi Kejar Target 2030

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 13:26 WIB

4 Pilihan Mobil Manual yang Cocok untuk Pemula

4 Pilihan Mobil Manual yang Cocok untuk Pemula

Otomotif | Selasa, 01 September 2026 | 11:38 WIB

Tips Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6: Trik Rahasia agar Mobil Bisa Didorong Bebas

Tips Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6: Trik Rahasia agar Mobil Bisa Didorong Bebas

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Terkini

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:29 WIB

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

×