Menkeu Sri Mulyani Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika...

Adhitya Himawan

Rabu, 12 Juli 2017 | 14:47 WIB
Menkeu Sri Mulyani Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (12/7/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan untuk bersungguh-sungguh membenahi penertiban impor berisiko tinggi. Menurutnya, selama ini aparat Ditjen Bea Cukai kerap melakukan pembenaran atas ketidak mampuan penertiban impor berisiko tinggi.

"Selama ini, selalu ada excuse (alasan atau dalih, red) saat saya minta dilakukan penertiban impor beresiko tinggi. Mulai dari keluhan ada bekingan oknum Polri, kemudian yang Polri excuse ada praktik bekingan juga dari oknum anggota TNI," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Menurut keluhan yang diterima Sri Mulyani, aparat Dijen Bea Cukai kesulitan untuk melakukan penertiban terharap praktik impor berisiko tinggi. Kondisi inilah yang mendorongnya untuk melakukan sinergi dengan berbagai pihak mulai dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol Tito Karnavian, Jaksa Agung HM Prasetyo, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Badaruddin, serta Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang.

"Saya berharap dengan adanya sinergi ini, memberikan sinyal kepada aparat kami untuk sungguh-sungguh memperbaiki penertiban impor berisiko tinggi. Dengan dukungan dari berbagai instansi ini, kami harapkan penertiban bisa berlangsung optimal," tutur ekonom dari Universitas Indonesia tersebut.

Ia juga menegaskan jika Ditjen Bea Cukai tak mampu membenahi penertiban impor berisiko tinggi, dirinya siap melakukan tindakan tegas mencopot Dirjen Bea Cukai. "Kalau perlu kita akan suruh dia berdiri di lapangan untuk jadi contoh buat yang lain," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa importir berisiko tinggi adalah importir yang selama ini dari sisi lokasi, aktivitas, dan rekam jejaknya, memang dianggap tidak memiliki reputasi yang baik. Ada pula importir yang diduga juga melakukan praktik kartel.

"Tapi yang kita fokuskan dan sangat melukai reputasi Direktorat Jenderal Bea Cukai adalah kelompok VHRI ini, yang biasanya karena mereka tidak memiliki track record, mereka mampu untuk berisiko tinggi entah dalam bentuk penyelundupuan sebagian atau barangnya masuk secaara formal tapi isinya bisa bermacam-macam , mereka bisa sogok dan menyuap aparat kita," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga menegaskan, dirinya tidak akan segan-segan memberhentikan oknum aparat bea dan cukai yang masih 'bermain' dengan para importir berisiko tinggi tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani Bentuk Satgas Penertiban Impor Berisiko Tinggi

Sri Mulyani Bentuk Satgas Penertiban Impor Berisiko Tinggi

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2017 | 14:05 WIB

Tertibkan Impor Berisiko Tinggi, Menkeu Gandeng Banyak Instansi

Tertibkan Impor Berisiko Tinggi, Menkeu Gandeng Banyak Instansi

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2017 | 13:52 WIB

Ini Jurus Ditjen Bea Cukai Atasi Perdagangan Ilegal

Ini Jurus Ditjen Bea Cukai Atasi Perdagangan Ilegal

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 20:55 WIB

Ditjen Bea Cukai Mulai Jalankan Program PRKC

Ditjen Bea Cukai Mulai Jalankan Program PRKC

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 20:48 WIB

Akhir Juli 2017, Singapura dan Indonesia Tukar Informasi Keuangan

Akhir Juli 2017, Singapura dan Indonesia Tukar Informasi Keuangan

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 12:16 WIB

Indonesia dan Swiss Deklarasikan Tukar Informasi Perpajakan

Indonesia dan Swiss Deklarasikan Tukar Informasi Perpajakan

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 15:02 WIB

Ini Alasan Sri Mulyani Rombak Skema Tunjangan Pegawai Pajak

Ini Alasan Sri Mulyani Rombak Skema Tunjangan Pegawai Pajak

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 13:27 WIB

Pantau Ekonomi Indonesia, Sri Mulyani Rapat Lewat Whatsapp

Pantau Ekonomi Indonesia, Sri Mulyani Rapat Lewat Whatsapp

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 13:17 WIB

Menkeu Sri Mulyani Gelar Halal Bihalal Dengan PNS Kemenkeu

Menkeu Sri Mulyani Gelar Halal Bihalal Dengan PNS Kemenkeu

News | Senin, 03 Juli 2017 | 10:18 WIB

Cinta Indonesia, Sri Mulyani: Wajib Bayar Pajak!

Cinta Indonesia, Sri Mulyani: Wajib Bayar Pajak!

Bisnis | Jum'at, 23 Juni 2017 | 11:41 WIB

Terkini

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×