Kementerian PUPR akan Kembangkan Kawasan Jembatan Suramadu

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 03 Agustus 2017 | 08:55 WIB
Kementerian PUPR akan Kembangkan Kawasan Jembatan Suramadu
Kawasan Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyiapkan sejumlah rencana Pengembangan Kawasan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu), Jawa Timur yang masuk ke dalam Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) 13 Malang-Surabaya-Bangkalan, yakni melalui percepatan pembangunan infrastruktur pada kawasan tersebut. Diperkirakan, potensi investasi Suramadu mencapai Rp53 triliun. Adapun dua lokasi yang potensial ditawarkan kepada investor, yaitu Kawasan Khusus Madura (KKM) dan Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM) yang masing-masing seluas 600 hektar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan salah satu faktor penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur adalah dengan ketersediaan pendanaan. Pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi swasta untuk masuk ke berbagai proyek yang dilelang. "Pemerintah juga membuka peluang bagi pendanaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), mengingat kemampuan Pemerintah sangat terbatas dalam pembiayaan infrastruktur," kata Basuki di Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan mengatakan, untuk WPS 13 khususnya wilayah Madura, direncanakan berbagai pengembangan infrastruktur dasar, antara lain peningkatan jalan lintas utara Madura, peningkatan Jembatan Medaeng dan rehabilitasi jalan serta pembangunan jalan baru yang menghubungkan kawasan utara dan selatan, serta akses kawasan strategis seperti Pelabuhan laut,” jelas Rido di Jakarta dalam kesempatan yang sama.

Rido menambahkan saat ini proyek peningkatan konektivitas yang tengah dalam pembangunan adalah Jalan Tol Gempol - Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer dengan nilai investasi sebesar Rp 2,76 triliun dan Gempol-Pandaan tahap II sepanjang 1,56 kilometer yang saat ini dalam tahap penyelesaian pengadaan lahan dan persiapan konstruksi. Sebelumnya, pembangunan Jalan Tol Gempol-Pandaan Tahap I dengan panjang 12,05 kilometer, dari rencana keseluruhan sepanjang 13,61 kilometer telah diresmikan dan mulai beroperasi sejak 2015 lalu.

Selanjutnya pada sektor sumber daya air untuk mendukung ketersediaan air dan ketahanan pangan, Kementerian PUPR juga berencana membangun Embung Cangkerman, Embung Samiran di Pamekasan, Embung Batolebar di Sampang, dan Embung Air Baku Poja Parsanga di Sumenep serta pengamanan Pantai Slopeng di Sumenep.

Menurut Pejabat Pelaksana Kepala BPWS Herman Hidayat, terdapat beberapa proyek yang ditawarkan antara lain jalan tol dari Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan kea rah Jembatan Suramadu sepanjang 15,3 kilometer dengan nilai investasi diperkirakan sekitar Rp 2,6 triliun, pengembangan rest area seluas total 40 hektar dengan total nilai investasi Rp 150 miliar dan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan di KKM seluas 250 hektar dengan perkiraan nilai investasi Rp17,2 triliun. Sementara akan dibangun perumahan didua area dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp2,9 triliun dan Rp1,1 triliun. Untuk pengembangan wisata juga rencananya akan dibangun kawasan wisata seluas 18 hektar dengan kebutuhan investasi Rp 662 miliar.

Selain itu, menurut Herman juga terdapat rencana pembangunan Kawasan Bisnis Terpadu (Central Business District) di KKM seluas 138 hektar dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 2,3 triliun dan CBD di Labang dengan luas 54 hektar senilai Rp2,2 triliun, serta Kawasan Industri di KKJSM seluas 284 hektar dengan perkiraan nilai investasi Rp17,5 triliun dan Kawasan Industri di Klampis seluas 356,7 hektar dengan perkiraan nilai investasi Rp6,6 triliun.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tol Trans Jawa akan Tersambung Hingga Surabaya di Akhir 2018

Tol Trans Jawa akan Tersambung Hingga Surabaya di Akhir 2018

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 08:48 WIB

Lewat PISEW, Kementerian PUPR Atasi Ketimpangan Infrastruktur

Lewat PISEW, Kementerian PUPR Atasi Ketimpangan Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 06:56 WIB

Bendungan Teritip Ditargetkan Beroperasi Pada Tahun Ini

Bendungan Teritip Ditargetkan Beroperasi Pada Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 06:49 WIB

Kemen PUPR Kembangkan Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Aspal

Kemen PUPR Kembangkan Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Aspal

Press Release | Rabu, 02 Agustus 2017 | 00:01 WIB

Unggah Vlog Progres Tol Pekanbaru-Dumai, Jokowi: Insya Allah 2019

Unggah Vlog Progres Tol Pekanbaru-Dumai, Jokowi: Insya Allah 2019

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 15:08 WIB

PKS Pertanyakan Manfaat Dana Haji Disimpan di Perbankan

PKS Pertanyakan Manfaat Dana Haji Disimpan di Perbankan

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 18:39 WIB

PKS Perbolehkan Dana Haji Untuk Infrastruktur Dengan Syarat...

PKS Perbolehkan Dana Haji Untuk Infrastruktur Dengan Syarat...

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 17:05 WIB

Kementerian PUPR Bertanggungjawab Bangun Jalan dan Jembatan

Kementerian PUPR Bertanggungjawab Bangun Jalan dan Jembatan

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 15:21 WIB

Kementerian PUPR Tingkatkan Terus Layanan Irigasi Perdesaan

Kementerian PUPR Tingkatkan Terus Layanan Irigasi Perdesaan

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 15:15 WIB

Fadli Zon Minta Dana Haji Untuk Bangun Hotel di Arab Saudi

Fadli Zon Minta Dana Haji Untuk Bangun Hotel di Arab Saudi

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 14:23 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

×