Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Komisi VII: Kebijakan Satu Harga BBM Butuh Efisiensi Pertamina

Adhitya Himawan

Jum'at, 18 Agustus 2017 | 15:19 WIB
Komisi VII: Kebijakan Satu Harga BBM Butuh Efisiensi Pertamina
Suasana di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu (23/12). [Antara]

Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha mendukung penuh kebijakan energi baik BBM maupun kelistrikan untuk rakyat, yang kini dilaksanakan Presiden Joko Widodo.

Menurut Satya di Jakarta, Jumat (18/8/2017), kebijakan pemerintah, yang menerapkan BBM satu harga di dalam negeri, khususnya Papua dan daerah-daerah terluar memerlukan perhatian khusus.

"Komisi VII DPR akan terus mengawasi hal tersebut untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan di lapangan yang bisa menabrak aturan perundang-undangan," katanya menanggapi Nota Keuangan RAPBN 2018 khususnya poin-poin sektor energi yang dibacakan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Menurut Satya, perhatian khusus dalam pelaksanaan BBM satu harga di seluruh Indonesia tersebut nantinya bisa menggunakan mekanisme subsidi atau dibebankan kepada operasional PT Pertamina (Persero).

Jika memang mekanisme kebijakan BBM satu harga tersebut dibebankan ke Pertamina, lanjutnya, maka konsekuensinya BUMN energi tersebut harus melakukan efisiensi besar-besaran dalam operasionalnya, supaya dapat memaksimalkan profit.

"Atau, bisa juga dilakukan dengan mekanisme subsidi silang. Ini yang menjadi poin-poin penting dalam pembicaraan DPR dengan pemerintah, agar tetap bisa diawasi di lapangan," ujar Satya.

Di sektor kelistrikan, politisi Partai Golkar itu mengapresiasi program listrik desa yang digeber oleh pemerintah dalam tiga tahun ini, sehingga rasio elektrifikasi diharapkan meningkat mencapai 92,26 persen.

"Di sektor kelistrikan diharapkan dalam tiga tahun ke depan, rasio elektrifikasi meningkat hingga 92,26," katanya.

baca juga

Namun demikian, menurut dia, pemerintah harus tetap progresif memacu pertumbuhan elektrifikasi nasional, yang menjangkau daerah-daerah terpencil, dengan berbasis pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan (EBT).

"Sudah saatnya pengembangan EBT diprioritaskan. Pemerintah harus mendorong agar EBT menjadi sumber energi masa depan yang sangat menarik minat investasi, sehingga harga jual listrik dari EBT cukup kompetitif," katanya.

Untuk subsidi elpiji tabung tiga kg, Satya mendesak perlu segera dilaksanakan distribusi secara tertutup agar tepat sasaran.

Sedangkan untuk penjualan elpiji tabung 12 kg, harus benar-benar diserahkan kepada mekanisme pasar, sehingga bisa memaksimalkan pendapatan Pertamina.

Sesuai nota keuangan, RAPBN 2018 mengalokasikan Rp103,4 triliun untuk subsidi energi yang Rp51,1 triliun untuk perbaikan distribusi BBM tepat sasaran dan distribusi tertutup elpiji tabung tiga kg.

"Kami tunggu aksi konkret pemerintah merealisasikan distribusi elpiji tiga kg secara tertutup agar tepat sasaran," imbuhnya.

Lebih lanjut, Satya menambahkan bahwa sektor ESDM bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan negara meskipun pada kenyataannya sangat bergantung pada harga minyak dunia.

RAPBN 2018 menyebutkan, harga minyak dipatok sebesar 48 dolar AS per barrel atau sama dengan angka APBN-P 2017.

Sedangkan "lifting" minyak dipatok 800 ribu barel per hari atau lebih rendah dari APBN-P 2017 sebesar 815 ribu barrel per hari.

"Kami berusaha agar pendapatan negara bisa dimaksimalkan terutama di sektor ESDM, walaupun sangat tergantung pada harga minyak dunia. Ini dimaksudkan agar pendistribusian dana bagi hasil (DBH) ke daerah-daerah bisa tepat volume dan tepat waktu. Untuk target 'lifting', kami akan bahas lagi bersama pemerintah dan para KKKS, supaya mencerminkan keadaan di lapangan yang sebenarnya," tambah Satya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Alokasi Subsidi Dalam RAPBN 2018

Inilah Alokasi Subsidi Dalam RAPBN 2018

Bisnis | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 14:52 WIB

Ini Target Pertamina Untuk Program Indonesia Satu Harga di 2019

Ini Target Pertamina Untuk Program Indonesia Satu Harga di 2019

Bisnis | Kamis, 17 Agustus 2017 | 16:57 WIB

ESDM Akan Kebut Sistem BBM Satu Harga

ESDM Akan Kebut Sistem BBM Satu Harga

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2017 | 12:15 WIB

Harga BBM di Kabupaten Puncak Sudah Sama Dengan Jawa

Harga BBM di Kabupaten Puncak Sudah Sama Dengan Jawa

Bisnis | Minggu, 13 Agustus 2017 | 14:40 WIB

BBM Satu Harga Diharapkan Bisa Diterapkan 18 Bulan Lagi

BBM Satu Harga Diharapkan Bisa Diterapkan 18 Bulan Lagi

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 05:16 WIB

Menteri ESDM: Stok BBM saat Lebaran Aman

Menteri ESDM: Stok BBM saat Lebaran Aman

Bisnis | Minggu, 02 Juli 2017 | 04:12 WIB

Pertamina Tempatkan Satgas Khusus di Titik Rawan Macet Arus Mudik

Pertamina Tempatkan Satgas Khusus di Titik Rawan Macet Arus Mudik

Bisnis | Sabtu, 01 Juli 2017 | 15:51 WIB

H+2, Penjelasan Persediaan BBM dan Bencana Geologi

H+2, Penjelasan Persediaan BBM dan Bencana Geologi

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 10:49 WIB

123 Mayat Terpanggang dalam Ledakan Truk Bensin di Pakistan

123 Mayat Terpanggang dalam Ledakan Truk Bensin di Pakistan

News | Minggu, 25 Juni 2017 | 16:31 WIB

Pertamina Siapkan Tim Bermotor, Suplai Bensin Mobil Pemudik

Pertamina Siapkan Tim Bermotor, Suplai Bensin Mobil Pemudik

Otomotif | Jum'at, 23 Juni 2017 | 13:23 WIB

Terkini

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:50 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB