Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

Andris Wijaya, Juragan Beras dan Liwet Instan dari Tanah Garut

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 07 Oktober 2017 | 15:39 WIB
Andris Wijaya, Juragan Beras dan Liwet Instan dari Tanah Garut
Pengusaha beras pemenang Danamon Social Entrepreneur Award 2016, Andris Wijaya. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Memulai usaha dari nol sampai sukses memang tidak mudah. Apalagi jika dalam perjalanan prosesnya, sama sekali tidak melibatkan bantuan perbankan dalam penyaluran kredit. Namun Andris Wijaya membuktikan dirinya mampu melakukan hal itu.

"Saya lulus dari politeknik ITB Bandung pada tahun 2003. Saya kemudian bekerja di salah satu perusahaan swasta di Cikarang. Namun tak lama, saya diminta pulang oleh orang tua saya untuk meneruskan usaha keluarga yang sempat vakum di Garut," kata Andris kepada Suara.com, di Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Pemenang dari Danamon Social Entrepreneur Award 2016 tersebut mengaku perjuangan awalnya sangat berat. Hal ini disebabkan saat ia meneruskan usaha pengolahan dan perdagangan beras tersebut, sang ayah sudah meninggal dunia dan tak bisa memberikan nasihat. Ia bahkan mengaku sempat beberapa kali menjadi korban penipuan.

"Tetapi beberapa kali kegagalan tersebut membuat saya tidak menyerah. Saya berpikir bahwa saya harus memiliki usaha pengolahan dan perdagangan beras yang berbeda dengan usaha yang lain. Bersama kakak saya, perusahaan saya CV Seribu Satu kemudian memodifikasi mesin pabrik dan akhirnya mampu menghasilkan beras yang putih bersih," ujarnya.

Beras yang putih bersih tersebut akhirnya mulai djual di Jakarta dengan harga lebih mahal Rp1000,00 dibanding dari pabrik lain. Dari situ CV Seribu Satu mulai merangkak dan berkembang. Ia membatasi bahan baku hanya beras asli Garut. Titik awal kenaikan ini terjadi pada tahun 2005.

Namun ia mengaku belum puas karena meskipun beras yang dihasilkan bagus, tidak banyak konsumen yang tahu bahwa beras yang mereka beli adalah beras asli Garut. Padahal Andris menginginkan pamor beras Garut bisa terangkat.

"Akhirnya kami membuat liwet instan bernama Liwet Instan Seribu Satu pada tahun 2011 diluncurkan. Produk kami ini mulai laris di pasaran sejak 2012. Di Jakarta, produk kami ini sudah ada di Tiptop, Alfa Premium. Kami juga sudah mulai berjualan secara online," ujarnya.

Tak disangka produk liwet instan yang ia produksi laris manis di pasaran. Omzet yang ia nikmati juga semakin meningkat. Bahkan berkat produk ini, Andris mengaku tak lupa mempromosikan beras Garut kemanapun ia berada. "Kini bahkan ada wisatawan dari Jakarta yang datang ke Garut untuk mencari beras kami," tuturnya.

Produk liwet instan Andris kini bahkan mulai merambah mancanegara. Ia telah mendapat order dan memasok liwet instan ke Los Angeles dan New York di Amerika Serikat. Juga Dubai. Ini terjadi sejak tahun 2014. Ada juga produknya yang muncul di Singapura meskipun belum resmi.

"Kami sekarang sudah berhasil memproduksi liwet instan yang bisa seduh seperti Pop Mie. Tinggal menunggu hak patennya keluar. Kalau sudah keluar, mulai akan saya pasarkan. Walau demikian, fokus utama saya masih tetap pasar Indonesia. Ekspor ke luar negeri hanya selingan saja. Karena potensi pasar kita masih besar," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

C Channel, Startup Video Berdurasi Satu Menit Khusus Perempuan

C Channel, Startup Video Berdurasi Satu Menit Khusus Perempuan

Bisnis | Jum'at, 29 September 2017 | 07:09 WIB

Veronica Colondam, Wirausahawan Sosial Solution Maker 2017

Veronica Colondam, Wirausahawan Sosial Solution Maker 2017

Bisnis | Rabu, 20 September 2017 | 15:29 WIB

Haji Doni, Sang Juragan Mall Hewan Qurban Dari Depok

Haji Doni, Sang Juragan Mall Hewan Qurban Dari Depok

Bisnis | Senin, 28 Agustus 2017 | 16:34 WIB

Mimi Silvia, Dulu Jurnalis, Kini Pebisnis Kuliner One Minang

Mimi Silvia, Dulu Jurnalis, Kini Pebisnis Kuliner One Minang

Bisnis | Senin, 21 Agustus 2017 | 19:56 WIB

Setiawan, Pengelola Toko Buku Online BukuKita.com

Setiawan, Pengelola Toko Buku Online BukuKita.com

Bisnis | Sabtu, 05 Agustus 2017 | 07:26 WIB

Yosefa, Pebisnis Energi Terbarukan Dari NTT

Yosefa, Pebisnis Energi Terbarukan Dari NTT

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 13:09 WIB

Nikita Wetu, Pebisnis Belia Roti Goreng Dari NTT

Nikita Wetu, Pebisnis Belia Roti Goreng Dari NTT

Bisnis | Minggu, 23 Juli 2017 | 13:21 WIB

Karina Mecca dan Keisha Deisra, Pendiri Dulcet Patisserie

Karina Mecca dan Keisha Deisra, Pendiri Dulcet Patisserie

Bisnis | Sabtu, 15 Juli 2017 | 06:00 WIB

Branta Prahardinanta, Rocker Pemilik Kedai Kopi Janadara

Branta Prahardinanta, Rocker Pemilik Kedai Kopi Janadara

Bisnis | Sabtu, 08 Juli 2017 | 16:12 WIB

Budi Nurcahyo, Pebisnis Pempek "Omah Pempek BuTut"

Budi Nurcahyo, Pebisnis Pempek "Omah Pempek BuTut"

Bisnis | Sabtu, 01 Juli 2017 | 17:08 WIB

Terkini

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:09 WIB

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar

Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Temukan Harta Karun Gas di Kaltim

Bahlil Temukan Harta Karun Gas di Kaltim

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:10 WIB