5 Trik Menyulap Lahan Kosong Jadi Lahan Uang

Angelina Donna

Rabu, 11 Oktober 2017 | 07:00 WIB
5 Trik Menyulap Lahan Kosong Jadi Lahan Uang

Suara.com - Terkadang kita bingung harus melakukan apa terhadap lahan kosong yang dimiliki. Bila ditanami sayuran, perlu mempertimbangkan bagaimana cara merawatnya dan akan dikemanakan hasilnya. Kadang-kadang kita juga mempunyai pikiran untuk menyewakan lahan kosong kepada pihak ketiga yang membutuhkan dan masih banyak lagi pemikiran seputar pemanfaatan lahan kosong.

Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari pemanfaatan lahan kosong. Selain cara-cara yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa cara lain untuk memanfaatkan lahan kosong. Apa saja itu?

1.Membangun Batas di Area Lahan yang Dimiliki
Jangan sampai lupa untuk memberikan pembatas yang jelas di sekeliling lahan yang dimiliki. Jangan sampai membiarkan lahan tanpa pembatas. Pembatas ini sangat berguna untuk menunjukkan secara akurat batas antara lahan yang kita miliki dan lahan milik orang lain.

Selain itu, pembatas yang jelas juga memberikan tanda kepada orang lain bahwa lahan itu masih diperlukan atau ada yang memiliki sehingga menghindari pemanfaatan secara liar oleh orang lain.

Kita bisa menggunakan pembatas sederhana dengan pembatas kawat atau pembatas seng bergelombang. Jika mempunyai dana lebih, ada baiknya memberikan pembatas dengan tembok agar lebih aman dan permanen.

2.Dapatkan Untung dengan Menggunakannya sebagai Lahan Parkir
Apabila lahan kosong yang dimiliki mempunyai lokasi yang strategis, tentu ini jadi peluang untuk menggunakannya sebagai lahan parkir. Kita bisa menyewakan lahan kosong yang dimiliki kepada penduduk setempat yang tidak mempunyai lahan parkir untuk kendaraannya.

Di kota-kota besar semisal Jakarta, pemanfaatan lahan kosong sebagai tempat parkir menguntungkan sebagai passive income yang lumayan banyak. Sebagai misal kalau lahan dapat ditempati lima mobil, dengan biaya sewa antara Rp200-Rp250 ribu per bulan, kita dapat mengantongi uang sebesar Rp1 juta- Rp1,25 juta per bulannya. Belum lagi kalau mempunyai lahan parkir yang dapat ditempati sepuluh kendaraan atau lebih, akan makin besar passive income yang dapat diperoleh.

3.Menjadikan Apotek Hidup
Obat alam merupakan salah satu obat alternatif yang punya khasiat tak kalah dengan obat-obat pabrikan. Kita dapat memanfaatkan lahan kosong yang dimiliki sebagai lahan untuk mengembangkan obat-obatan herbal atau yang biasa dikenal sebagai ‘apotek hidup’.

Kita bisa bercocok tanam dengan tanaman obat-obatan, seperti kunir, jahe, curcuma, atau banyak lagi jenis tanaman obat-obatan herbal lainnya. Dengan bantuan teknologi internet, kita bisa dengan mudah mendapatkan pembeli yang sedang mencari bahan obat-obatan herbal.

4.Dijadikan sebagai Lahan Budi Daya Ikan
Selain dijadikan sebagai lahan untuk bercocok tanaman, lahan kosong juga bisa digunakan sebagai kolam untuk budi daya ikan, seperti ikan lele, mujair, dan nila. Pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya ikan akan sangat memberikan banyak keuntungan.

Untuk memulainya, kita dapat bekerja sama dengan orang yang memahami cara membudidayakannya. Dengan pembagian yang adil dan proporsional, budidaya ikan di lahan kosong ini menjadi salah satu sumber pendapatan. Selain itu, lahan kosong menjadi lahan yang produktif.

5.Mengembangkan Industri Kecil
Lahan kosong juga bisa digunakan sebagai lahan untuk mengembangkan industri kecil atau usaha industri kecil, seperti pembuatan dan penggorengan kerupuk ataupun industri-industri makanan kecil lainnya yang memerlukan lahan untuk pengerjaannya.

Sama halnya dengan budi daya ikan, kita juga bisa menawarkan kerja sama kepada orang yang sudah memahami industri yang akan kita bangun. Pengembangan industri kecil, selain dapat memanfaatkan lahan kosong dan memberikan tambahan income, juga dapat digunakan sebagai wadah untuk membuka peluang lapangan pekerjaan.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Harga Beras Makin Mahal, Simak Tips Belanja Hematnya!

12 Perusahaan Besar ini Memiliki Tunjangan Karyawan Paling Menarik

Ketahui 8 Fakta Penting Ini, Jika Takut Rekening Bank Diintip Aparat Pajak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuek dengan 5 Hal Ini, Sama Saja Membiarkan Pemborosan

Cuek dengan 5 Hal Ini, Sama Saja Membiarkan Pemborosan

Bisnis | Selasa, 10 Oktober 2017 | 18:15 WIB

Milenial, Hindari Kesahalan Berikut agar Dompet Tetap Tebal

Milenial, Hindari Kesahalan Berikut agar Dompet Tetap Tebal

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 19:00 WIB

Wisata Hemat Air Terjun Eksotis di Kota Malang

Wisata Hemat Air Terjun Eksotis di Kota Malang

Lifestyle | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 17:46 WIB

Mengerikan! Dokter Temukan 100 Logam dari Perut Lelaki Ini

Mengerikan! Dokter Temukan 100 Logam dari Perut Lelaki Ini

Health | Kamis, 05 Oktober 2017 | 10:40 WIB

5 Indikator Mudah untuk Mengukur Kesehatan Kantong

5 Indikator Mudah untuk Mengukur Kesehatan Kantong

Bisnis | Rabu, 04 Oktober 2017 | 21:06 WIB

Tips Membeli Makanan Organik dengan Harga Murah

Tips Membeli Makanan Organik dengan Harga Murah

Lifestyle | Rabu, 04 Oktober 2017 | 21:00 WIB

Renminbi Bisa Jadi Solusi Indonesia Kurangi Dominasi Dolar AS

Renminbi Bisa Jadi Solusi Indonesia Kurangi Dominasi Dolar AS

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2017 | 14:48 WIB

Aspek Sindir Negara Berperan Jadi 'Sales' e-Money Perbankan

Aspek Sindir Negara Berperan Jadi 'Sales' e-Money Perbankan

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2017 | 14:04 WIB

Terkini

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:06 WIB

BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 15:05 WIB

Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 15:02 WIB

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:01 WIB

BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Ciri-ciri Bruntusan Akibat Sunscreen, Lengkap dengan Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Ciri-ciri Bruntusan Akibat Sunscreen, Lengkap dengan Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi

Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 14:58 WIB

×