Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Milenial, Hindari Kesahalan Berikut agar Dompet Tetap Tebal

Angelina Donna

Sabtu, 07 Oktober 2017 | 19:00 WIB
Milenial, Hindari Kesahalan Berikut agar Dompet Tetap Tebal

Suara.com - Generasi milenial adalah sebutan bagi generasi masa kini, yang hidupnya sangat bergantung pada teknologi yang super canggih. Generasi milenial sangat cepat belajar suatu hal, namun cenderung lebih malas. Semuanya ingin didapat secara instant atau dengan sedikit usaha. Kaum milenial dapat dikelompokkan pada umur 20-30 tahunan.

Ciri lainnya dari generasi milenial adalah percaya diri yang tinggi. Ia menganggap dirinya unik dan mampu untuk melakukan hal hampir dalam segala bidang. Dukungan teknologi yang super canggih memungkinkan ini terjadi. Tetapi, mereka cenderung lemah dalam hal mengelola keuangan. Hidup yang super boros cenderung digandrungi oleh kaum milenial.

Mengapa kaum milenial sangat sulit untuk mengelola keuangan? Ini dia lima kesalahan umum yang sering dilakukan generasi milenial.

1.Hobi Belanja
Gaya hidup merupakan yang utama pada generasi era ini. Kebanyakan dari mereka rela untuk menghabiskan uang dalam jumlah besar saat berbelanja. Harga barang yang dibeli pun selangit.

Satu barang saja bisa mencapai jutaan rupiah. Ini terjadi karena tuntutan untuk selalu tampil memukau di setiap kesempatan.

Untuk memenuhi hobi belanja tersebut, banyak dari generasi ini akhirnya terlilit utang. Utang tersebut biasanya menumpuk di kartu kredit. Karena merasa masih muda, wajar saja jika mereka hidup berfoya-foya. Toh belum ada orang yang perlu dibiayai.

2.Jarang Menabung
Setiap orang memiliki kesulitan tersendiri saat menabung, terutama kaum milenial. Gaya hidup yang terlalu boros membuat mereka sangat sulit untuk menabung. Jangankan menabung, bisa bertahan hidup hingga akhir bulan saja rasanya syukur. Gaji yang diterima biasanya dihabiskan untuk bersenang-senang dengan teman. Misalnya nongkrong di kafe kelas atas.

Kebiasaan nongkrong di cafe membuat uangmu cepat habis. Biaya nongkrong di cafe juga mahal, sekali menikmati secangkir kopi saja merogoh kocek sekitar Rp50.000. Bayangkan jika ini menjadi kebiasaan kaum milenial, berapa jumlah yang dihabiskan hanya untuk secangkir kopi?

3.Hidup dengan Kartu Kredit
Kartu kredit menjadi salah satu gaya hidup kaum milenial saat ini. Tanpa kartu kredit, rasanya aura dalam hidup kurang pas. Hampir semua transaksi yang terjadi dilakukan dengan kartu kredit.

Bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun, seperti pergi perawatan ke salon. Kalau dipikir-pikir, apa esensi menggunakan kartu kredit saat di salon? Toh jika uang tunai tidak tersedia, Anda bisa pergi ke mesin ATM untuk tarik tunai. Kaum milenial menganggap uang cash tidak lagi penting. Dengan adanya kartu kredit, semua bisa diselesaikan. Termasuk untuk belanja di minimarket.

4.Gegabah dalam Memilih Produk Investasi
Kaum milenial menganggap dirinya sanggup untuk menghadapi segala hal, termasuk yang berhubungan dengan investasi. Umur yang masih muda membuat kaum milenial konservatif dalam berinvestasi. Belum tahu basic atau dasar berinvestasi sudah berani-beraninya bergabung menjadi salah satu investor. Ulah ini berakibat pada kerugian pada aset yang dimiliki.

Meskipun investasi berupa saham merupakan instrumen terbaik, sebaiknya kaum milenial mengetahui ilmu dasar mengenai harga pasar dan teknik bermain saham lebih dulu. Jangan terlalu gegabah dan mudah tergiur pada saham gorengan.

5.Memilih Tinggal di Apartemen
Kesalahan pengelolaan uang terakhir adalah lebih memilih tinggal di apartemen daripada  tinggal di kos-kosan sederhana. Padahal kita semua tahu kalau biaya sewa apartemen sangatlah mahal. Ini menjadi sebuah pemborosan jika terjadi dalam waktu yang sangat lama. Kaum milenial memiliki gengsi yang sangat tinggi dalam hidup. Itulah mengapa mereka memilih tinggal di apartemen.

Kebanggaan tersendiri juga didapatkan ketika tinggal di apartemen. Bahkan pujian akan berdatangan dari rekan kerja, apalagi jika apartemen tersebut mewah. Walaupun pendapatan tak sebanding dengan biaya sewa, lagi-lagi kartu kredit menjadi solusi ampuh. Jika kantong tidak mencukupi untuk biaya sewa yang mahal, lebih baik tinggal di kos-kosan. Toh kondisi kos-kosan tidak seburuk yang dipikirkan. Banyak kamar kos yang layak untuk ditempati. Desain yang hampir sama dengan apartemen juga tersedia. Jadi, jangan ragu untuk menilik kos-kosan lebih dulu ya.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Bisnis Online Sukses karena Content Marketing, Ini Alasannya

Hal Penting Redenominasi Rupiah yang Wajib Anda Ketahui

Mengenal Perbandingan Investasi Emas dan Perak

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wisata Hemat Air Terjun Eksotis di Kota Malang

Wisata Hemat Air Terjun Eksotis di Kota Malang

Lifestyle | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 17:46 WIB

Tips Membeli Makanan Organik dengan Harga Murah

Tips Membeli Makanan Organik dengan Harga Murah

Lifestyle | Rabu, 04 Oktober 2017 | 21:00 WIB

Ini Alasan untuk Memiliki Kartu Kredit

Ini Alasan untuk Memiliki Kartu Kredit

Bisnis | Rabu, 04 Oktober 2017 | 20:38 WIB

Mau Sukses dalam Karier dan Bisnis? Jauhi 7 Perilaku Ini

Mau Sukses dalam Karier dan Bisnis? Jauhi 7 Perilaku Ini

Lifestyle | Jum'at, 29 September 2017 | 08:00 WIB

Satu Tahun Lebih dari Rp10 Juta Bisa Terkumpul? Ini Triknya

Satu Tahun Lebih dari Rp10 Juta Bisa Terkumpul? Ini Triknya

Bisnis | Kamis, 28 September 2017 | 18:37 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×