Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemensos Gandeng 20 Kampus Bangun Desa Sejahtera Mandiri

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 28 Oktober 2017 | 22:47 WIB
Kemensos Gandeng 20 Kampus Bangun Desa Sejahtera Mandiri
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (dok Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meresmikan Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang menjadi Desa Sejahtera Mandiri berbasis entrepreneurship. Desa itu merupakan desa binaan Universitas Ciputra, Surabaya.

Mahasiswa Universitas Ciputra melakukan praktik kerja lapangan atau PKL di desa itu.

"Saya bangga melihat bapak ibu warga desa Daditunggal, Ploso, Jombang kini lebih mandiri dan berdaya. Harapannya setelah diwisuda kehidupan dan kondisi ekonomi semakin baik, warganya makin sejahtera," tutur Khofifah saat menyampaikan arahan dalam acara Wisuda Desa Dampingan Universitas Ciputra, bertempat di kampus Ciputra, Sabtu (28/10/2017).

Warga Desa Daditunggal memiliki mata pencaharian buruh tani sebanyak 617 orang dan pemilik sawah sebanyak 312 orang. Sebagiannya adalah peternak dan usaha jasa seperti PNS, pedagang kecil, tukang jahit, tukang kayu dan pedagang kecil.

"Berdasarkan komposisi tersebut pendampingan yang diberikan Universitas Ciputra diarahkan kepada peningkatan kapasitas petani, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan pemberdayaan karang taruna. Ada juga bantuan rehabilitasi sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Kementerian Sosial yang dikembangkan oleh Universitas Ciputra," tutur Khofifah.

Setelah dilakukan pendampingan mulai tahun 2015, sejumlah hasil sudah dicapai yakni penjualan beras organik, produk unggulan berupa beras dan kacang-kacangan organik, UPMART semacam pasar tradisional untuk menampung hasil usaha. 

"Universitas Ciputra mengembangkan mindset dan keterampilan enterpreneurship masyarakat sehingga dapat mewujudkan masyarakat desa sejahtera mandiri yang memiliki pola pikir, pola sikap dan pola tindak yang enterpreneurial," terang Khofifah.

Desa Sejahtera Mandiri adalah desa yang masyarakatnya memiliki keswadayaan, partisipasi dan kesetiakawanan sosial yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan dasar dan mengembangkan penghidupan berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah bagi produktivitas desa.

DSM merupakan upaya pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran dan membangun Indonesia dari desa  dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial, serta meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia.

baca juga

Kriteria desa sasaran adalah memiliki angka PMKS tinggi, memiliki lembaga sosial dengan ikatan sosial sesuai kearifan lokal, adanya potensi partisipasi dan keswadayaan masyarakat, memiliki potensi ekonomi yang mungkin dikembangkan oleh masyarakat miskin.

Sebuah desa dikatakan mandiri apabila memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak dasar bagi warganya, memelihara kearifan lokal, melindungi warga dari berbagai risiko sosial dan ekonmi yang dirasakan, dan mampu mengendalikan konflik sosial yang terjadi di lingkungannya.

Secara keseluruhan, Kementerian Sosial telah menggandeng 20 perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai mitra dalam pengembangan DSM. Pembangunan desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia. Program ini juga bertujuan menanggulangi kemiskinan melalui penyediaan pemenuhan kebutuhan dasar.

Pemerintah menargetkan dapat mengembangkan 5.000 desa tertinggal dan 2.000 desa mandiri selama 2015-2019. Sementara Kementerian Sosial sendiri menyasar pengembangan 120 desa dengan sebutan Desan Sejahtera Mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP Belum Pasti Dukung Khofifah di Pilkada Jawa Timur

PPP Belum Pasti Dukung Khofifah di Pilkada Jawa Timur

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 17:48 WIB

Pengamat: Pengaruh Khofifah Diterima Semua Lapisan

Pengamat: Pengaruh Khofifah Diterima Semua Lapisan

News | Minggu, 22 Oktober 2017 | 10:33 WIB

NU: Pilkada Jatim Jangan Sampai Merusak Majelis Taklim

NU: Pilkada Jatim Jangan Sampai Merusak Majelis Taklim

News | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 19:55 WIB

3 Tahun Jokowi-JK: Ada Revolusi Penyaluran Bansos

3 Tahun Jokowi-JK: Ada Revolusi Penyaluran Bansos

News | Jum'at, 20 Oktober 2017 | 11:33 WIB

Azwar Anas Orang Kuat, Khofifah Harus Punya Pasangan Lebih Kuat

Azwar Anas Orang Kuat, Khofifah Harus Punya Pasangan Lebih Kuat

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 20:55 WIB

Khofifah: Saya Berkawan Lama dengan Gus Ipul dan Mas Azwar

Khofifah: Saya Berkawan Lama dengan Gus Ipul dan Mas Azwar

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 17:39 WIB

Khofifah Beberkan Saran Kyai untuk Kandidat Pendampingnya

Khofifah Beberkan Saran Kyai untuk Kandidat Pendampingnya

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 17:09 WIB

Belum Lapor Jokowi, Khofifah: Lha Wong Prosesnya Aja Belum Kelar

Belum Lapor Jokowi, Khofifah: Lha Wong Prosesnya Aja Belum Kelar

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 16:13 WIB

Kemensos Usulkan 9 Nama Pahlawan Nasional Baru

Kemensos Usulkan 9 Nama Pahlawan Nasional Baru

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 09:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×