Pertimbangkan Dulu 6 Hal Ini Sebelum Beli Barang Diskonan

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 03 November 2017 | 13:37 WIB
Pertimbangkan Dulu 6 Hal Ini Sebelum Beli Barang Diskonan
Program diskon menjelang akhir tahun di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ada beberapa hal yang wajib dipertimbangkan nih, sebelum memutuskan untuk membeli barang diskonan. Nggak mau berujung penyesalan, apalagi sampai menguras kantong kan? Simak 6 hal di bawah ini dulu yuk!

Yakin itu diskon? Siapa tau harganya udah dinaikin duluan?
Salah satu cara agar barang yang dijual "terlihat" diskonan adalah dengan mencantumkan harga tinggi yang dicoret, lalu di bawahnya dicantumkan harga diskonnya. Misalnya: "Harga normal Rp1 juta, harga diskon jadi Rp500 ribu".

Butuh kejelian dan kemauan kita untuk cari tahu berapa harga pasaran untuk produk yang sejenis di pasaran. Bisa browsing di internet, atau tanya teman-teman yang belum lama ini membeli produk serupa.

Toko atau e-commerce yang terkenal biasanya cenderung sangat menjaga kepercayaan konsumen, jadi nggak bakal menerapkan diskon abal-abal seperti ini.

Sepadan nggak sampai harus berjibaku sama pembeli lain yang seabrek?
Perjuangan memperoleh barang yang benar-benar diskonan nggak harus mengorbankan keselamatan jiwa dong. Kalau ternyata di tempat gelaran diskon peminatnya penuh sesak, apa harus memaksakan?

Ada lho, peristiwa diskon berebut membeli gadget murah yang diadakan hanya dalam waktu 3 jam bikin 2 orang pengunjungnya jatuh pingsan. Karena itu, pastikan acara diskon yang kita hadiri cukup aman. Barang bisa dibeli dengan uang, tapi kalau sudah menyangkut nyawa?

Barang pasaran
Di mana ada diskon, di situ ada banyak pembeli. Semakin banyak yang beli, artinya bakal banyak juga orang yang punya barang serupa. Apalagi kalau produk yang didiskon adalah produksi massal alias diproduksi dalam jumlah yang banyak.

Kalau kamu tipe orang yang nggak keberatan berpapasan dengan orang yang mengenakan fashion sama persis dengan yang kamu kenakan, silakan saja. Tapi kalau kamu nggak mau, ya lebih baik pilih produk yang nggak banyak jumlahnya atau bahkan limited edition.

Kualitas nggak terjamin
Barang-barang yang didiskon lebih dari separuh harga normal, bisa saja mengalami penurunan kualitas. Seperti ada bagian yang bolong, warna memudar karena terlalu lama disimpan di gudang, terlalu sering dipegang sehingga meninggalkan noda-noda yang nggak bisa hilang, dan lainnya.

Teliti sebelum membeli, apalagi kalau ternyata barang sudah masuk kategori rusak. Tapi kalau merasa cacatnya hanya sedikit dan masih bisa ditolerir, ya, silakan saja. Asal jangan sampai membeli barang yang ekonomis di kantong tapi kualitasnya jelek.

Emang beneran butuh atau hanya konsumtif?
Lihat dulu apakah barang yang didiskon itu benar-benar kita butuhkan. Apakah bisa dipakai atau bakal bermanfaat buat kita atau nggak nantinya?

Kalau nggak, ya ngapain beli. Itu berarti kamu sudah jadi pembeli yang kemakan diskonan. Lebih baik uangnya digunakan buat kebutuhan lain yang jelas-jelas lebih penting dan bermanfaat.

Barang mungkin nggak update alias model lama
Sebelum beli barang diskonan, kita harus tahu kalau banyak barang diskonan merupakan barang stok lama. Jarang lho, hasil produksi itu bisa habis terjual semuanya.

Event diskonan untuk barang-barang model lama dikemas dengan nama cuci gudang atau garage sale. Bahkan "midnight sale" sering menjual barang-barang stok lama.

Sebagai konsumen, bukan berarti harus pasrah dong. Sebelum membeli barang diskonan, ada baiknya lakukan riset kecil-kecilan. Cari informasi sebanyak-banyaknya, lalu baru ambil keputusan.

Sebisa mungkin pastikan uang yang kita keluarkan sepadan dengan nilai barang yang dibeli. So, waspada, bijak dan teliti itu wajib sebelum membeli barang, termasuk yang didiskon.

Baca juga artikel DuitPintar lainnya:

Trik Sukses Berburu Diskon Belanja Online Kartu Kredit

Beli Barang Murah Gak Selamanya Bikin Kantong Aman, Gak Percaya?

Beli Barang Juga Ada Aturannya Kalau Gak Mau Uang Habis Terus

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Hal yang Harus Dipahami Pengantin Baru agar Keuangan Sehat

5 Hal yang Harus Dipahami Pengantin Baru agar Keuangan Sehat

Bisnis | Kamis, 02 November 2017 | 20:00 WIB

4 Hal yang Harus Dipertimbangkan Biar Pesta Nggak Over Budget

4 Hal yang Harus Dipertimbangkan Biar Pesta Nggak Over Budget

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 20:00 WIB

Ini 5 Alasan Jual Barang 'Second' via Online Lebih Menguntungkan

Ini 5 Alasan Jual Barang 'Second' via Online Lebih Menguntungkan

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2017 | 20:00 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×