Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Skenario Kereta Semicepat Jakarta - Surabaya Tergantung Jokowi

Adhitya Himawan

Jum'at, 08 Desember 2017 | 05:45 WIB
Skenario Kereta Semicepat Jakarta - Surabaya Tergantung Jokowi
Presiden Jokowi dalam acara dalam acara Bloomberg The Year Ahead Asia Summit 2017 di Jakarta. [Foto Biro Pers Setpres]

Suara.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebut cara "campur sari" akan mempercepat Indonesia memiliki kereta semi cepat koridor Jakarta-Surabaya.

"Keputusannya tentu nanti ada di Presiden mau menggunakan skenario yang mana. Kita usulkan tambah satu trek baru di jalur yang sudah ada. Membangunnya bisa bergantian, sementara bisa Jakarta-Semarang dulu baru nanti jika dana sudah memungkinkan bisa lanjut Semarang-Surabaya, ini 'campur sari'," kata Kepala BPPT Unggul Priyanto di Yogyakarta, Kamis (7/12/2017).

BPPT, lanjutnya, dalam kajian prastudi pembangunan kereta semi cepat koridor Jakarta-Surabaya merekomendasikan tiga skenario kepada Pemerintah. Pertama, merevitalisasi trek lama dengan memperbaiki lengkungan, bantalan rel, hingga ballasts supaya bisa digunakan untuk kecepatan semi cepat.

Kedua, BPPT merekomendasikan untuk membangun track baru di jalur rel kereta yang sudah ada, dengan opsi tetap menggunakan teknologi yang sudah dipakai yakni lebar rel kereta sempit atau narrow gauge dengan lebar rel 1,067 meter atau menggunakan "standar gauge" dengan lebar rel 1,435 meter yang memang banyak digunakan untuk kereta cepat.

Ketiga, BPPT merekomendasikan untuk membuat jalur baru berupa "double track high speed". Semua skenario yang direkomendasikan tentu memiliki kekurangan dan kelebihan.

Kelebihan menggunakan jalur baru akan mendapat frekuensi perjalanan lebih banyak, waktu tempuh bisa mencapai 3 jam, tetapi investasi lebih dari dua kali lipat. Namun kemungkinan akan ada permasalahan lain yang akan muncul termasuk soal pembebasan lahannya yang bisa memakan biaya tiga kali lipat, sekalipun jika itu menggunakan jalur jalan tol Jakarta-Surabaya.

Unggul menyebut perlu dana sekitar Rp170 triliun jika memakai jalur baru, sedangkan jika menggunakan jalur yang sudah ada dan menggunakan satu trek tambahan baru akan menghabiskan biaya hingga Rp85 triliun.

"Membangunnya bisa bergantian, nanti pakainya bisa semi cepat Jakarta-Semarang terus pindah ke rel lama dulu untuk Semarang-Surabaya. Kalau dananya sudah ada lagi lanjut lagi pembangunan trek baru," kata Unggul.

Dengan menggunakan trek baru di jalur yang sudah ada, menurut dia, waktu tempuh kereta semi cepat Jakarta-Surabaya bisa mencapai 5,5 jam. Jauh lebih cepat dibanding Kereta Api Argo Bromo yang waktu tempuhnya mencapai 9 jam.

baca juga

Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa BPPT Wahyu Widodo Pandoe mengatakan jika menggunakan cara "campur sari" maka koridor Jakarta-Solo dan Jakarta-Yogyakarta melalui jalur utara bisa juga menggunakan trek kereta semi cepat Jakarta-Semarang terlebih dulu, lalu lanjut dengan rel lama dari Semarang-Solo atau Semarang-Yogyakarta.

Cara "campur sari" ini menggunakan teknologi yang sudah digunakan sejak jaman Belanda di Indonesia yakni narrow gauge. Teknologi ini di dunia hanya tinggal digunakan oleh Jepang dan Australia di Queensland, sementara negara-negara lainnya lebih banyak yang menggunakan "standard gauge". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja

Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja

Foto | Senin, 22 Juni 2026 | 07:00 WIB

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:26 WIB

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa

Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:14 WIB

Menteri Dody: Yakin Proyek Sekolah Rakyat akan Siap untuk Tahun Ajaran Baru 2026

Menteri Dody: Yakin Proyek Sekolah Rakyat akan Siap untuk Tahun Ajaran Baru 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 16:00 WIB

Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik

Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik

Video | Kamis, 09 April 2026 | 10:02 WIB

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:06 WIB

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:03 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

×