Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
Di tengah lonjakan harga avtur dan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), PT Garuda Indonesia kini berada dalam tekanan ganda yang berpotensi menghantam kinerja keuangan perusahaan lebih dalam lagi. Foto ist.
baca 10 detik
  • Harga tiket pesawat domestik berpotensi naik hingga 50%
  • Rupiah tembus Rp17.645 per dolar AS, terlemah sepanjang sejarah
  • Garuda masih dibayangi utang jumbo berbasis dolar AS

Suara.com - Di tengah lonjakan harga avtur dan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), PT Garuda Indonesia kini berada dalam tekanan ganda yang berpotensi menghantam kinerja keuangan perusahaan lebih dalam lagi.

Kondisi tersebut makin diperparah setelah Kementerian Perhubungan resmi mengizinkan maskapai menaikkan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar hingga maksimal 50% dari tarif batas atas tiket pesawat domestik kelas ekonomi.

Kebijakan itu tertuang dalam KM 1041 Tahun 2026 yang mulai berlaku sejak 13 Mei 2026. Pemerintah berdalih langkah ini diperlukan demi menjaga keberlangsungan industri penerbangan nasional di tengah kenaikan harga avtur domestik yang kini menembus Rp29.116 per liter.

Artinya, masyarakat harus mulai bersiap menghadapi lonjakan harga tiket pesawat domestik yang berpotensi naik signifikan dalam beberapa waktu ke depan.

Namun di balik kebijakan tersebut, ada persoalan yang jauh lebih serius bagi Garuda Indonesia. Sebab, maskapai pelat merah itu bukan hanya dihantam kenaikan biaya operasional akibat mahalnya avtur, tetapi juga masih dibebani utang jumbo yang sebagian besar berbentuk dolar AS.

Masalahnya, rupiah kini sedang berada di titik nadir.

Mengacu data Reuters per Senin (18/5/2026), nilai tukar rupiah ambruk ke level Rp17.645 per dolar AS atau melemah 1,17% dibanding hari sebelumnya. Posisi ini bahkan menjadi level terlemah sepanjang sejarah rupiah di pasar spot intraday.

Bagi Garuda, pelemahan rupiah adalah mimpi buruk yang nyata. Sebab mayoritas kewajiban perusahaan, mulai dari sewa pesawat, obligasi, hingga pinjaman jangka panjang menggunakan denominasi dolar AS.

Berdasarkan laporan posisi keuangan terbaru, total liabilitas Garuda masih mencapai US$7,33 miliar. Meski turun dari sebelumnya US$7,97 miliar, angka tersebut tetap mencerminkan besarnya tekanan yang harus ditanggung perseroan di tengah proses restrukturisasi yang belum sepenuhnya selesai.

baca juga

Beban terbesar berasal dari liabilitas jangka panjang yang mencapai US$5,99 miliar. Salah satu komponen paling besar ialah liabilitas sewa pembiayaan jangka panjang sebesar US$2,03 miliar yang berkaitan langsung dengan pembiayaan armada pesawat.

Nilai tukar rupiah menguat 0,30 persen ke level Rp17.475 terhadap dolar AS pada penutupan Rabu sore, 13 Mei 2026. [Antara]
Nilai tukar rupiah makin melemah ke level Rp17.500 terhadap dolar AS. [Antara]

Selain itu, Garuda juga masih memiliki utang pinjaman jangka panjang lainnya sebesar US$2,32 miliar. Belum lagi utang obligasi jangka panjang sebesar US$599 juta dan utang bank jangka panjang mencapai US$639 juta.

Di sisi lain, tekanan likuiditas jangka pendek juga belum reda. Garuda masih menanggung beban akrual jangka pendek sebesar US$309 juta, pendapatan diterima dimuka sebesar US$290 juta, serta liabilitas sewa pembiayaan jatuh tempo dalam satu tahun senilai US$292 juta.

Kombinasi mahalnya avtur dan melemahnya rupiah menjadi ancaman serius bagi industri penerbangan nasional, terutama bagi maskapai yang masih memiliki ketergantungan besar terhadap utang dolar AS seperti Garuda.

Di satu sisi, maskapai dipaksa menaikkan tarif demi menjaga napas bisnis. Namun di sisi lain, daya beli masyarakat terhadap tiket pesawat justru berisiko melemah akibat harga yang makin mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:33 WIB

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Terkini

1.725 Paket Sembako Disiapkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di NTT

1.725 Paket Sembako Disiapkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di NTT

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:42 WIB

9 Rekomendasi Facial Wash untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

9 Rekomendasi Facial Wash untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bobby Nasution Tegur Pejabat Pematangsiantar Pakai Mobil Dinas di Hari Libur

Bobby Nasution Tegur Pejabat Pematangsiantar Pakai Mobil Dinas di Hari Libur

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:33 WIB

5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah

5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:30 WIB

BRI Peduli Tanggap Bencana Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

BRI Peduli Tanggap Bencana Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:20 WIB

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:19 WIB

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:15 WIB

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:07 WIB

×