Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
Di tengah lonjakan harga avtur dan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), PT Garuda Indonesia kini berada dalam tekanan ganda yang berpotensi menghantam kinerja keuangan perusahaan lebih dalam lagi. Foto ist.
baca 10 detik
  • Harga tiket pesawat domestik berpotensi naik hingga 50%
  • Rupiah tembus Rp17.645 per dolar AS, terlemah sepanjang sejarah
  • Garuda masih dibayangi utang jumbo berbasis dolar AS

Suara.com - Di tengah lonjakan harga avtur dan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), PT Garuda Indonesia kini berada dalam tekanan ganda yang berpotensi menghantam kinerja keuangan perusahaan lebih dalam lagi.

Kondisi tersebut makin diperparah setelah Kementerian Perhubungan resmi mengizinkan maskapai menaikkan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar hingga maksimal 50% dari tarif batas atas tiket pesawat domestik kelas ekonomi.

Kebijakan itu tertuang dalam KM 1041 Tahun 2026 yang mulai berlaku sejak 13 Mei 2026. Pemerintah berdalih langkah ini diperlukan demi menjaga keberlangsungan industri penerbangan nasional di tengah kenaikan harga avtur domestik yang kini menembus Rp29.116 per liter.

Artinya, masyarakat harus mulai bersiap menghadapi lonjakan harga tiket pesawat domestik yang berpotensi naik signifikan dalam beberapa waktu ke depan.

Namun di balik kebijakan tersebut, ada persoalan yang jauh lebih serius bagi Garuda Indonesia. Sebab, maskapai pelat merah itu bukan hanya dihantam kenaikan biaya operasional akibat mahalnya avtur, tetapi juga masih dibebani utang jumbo yang sebagian besar berbentuk dolar AS.

Masalahnya, rupiah kini sedang berada di titik nadir.

Mengacu data Reuters per Senin (18/5/2026), nilai tukar rupiah ambruk ke level Rp17.645 per dolar AS atau melemah 1,17% dibanding hari sebelumnya. Posisi ini bahkan menjadi level terlemah sepanjang sejarah rupiah di pasar spot intraday.

Bagi Garuda, pelemahan rupiah adalah mimpi buruk yang nyata. Sebab mayoritas kewajiban perusahaan, mulai dari sewa pesawat, obligasi, hingga pinjaman jangka panjang menggunakan denominasi dolar AS.

Berdasarkan laporan posisi keuangan terbaru, total liabilitas Garuda masih mencapai US$7,33 miliar. Meski turun dari sebelumnya US$7,97 miliar, angka tersebut tetap mencerminkan besarnya tekanan yang harus ditanggung perseroan di tengah proses restrukturisasi yang belum sepenuhnya selesai.

baca juga

Beban terbesar berasal dari liabilitas jangka panjang yang mencapai US$5,99 miliar. Salah satu komponen paling besar ialah liabilitas sewa pembiayaan jangka panjang sebesar US$2,03 miliar yang berkaitan langsung dengan pembiayaan armada pesawat.

Nilai tukar rupiah menguat 0,30 persen ke level Rp17.475 terhadap dolar AS pada penutupan Rabu sore, 13 Mei 2026. [Antara]
Nilai tukar rupiah makin melemah ke level Rp17.500 terhadap dolar AS. [Antara]

Selain itu, Garuda juga masih memiliki utang pinjaman jangka panjang lainnya sebesar US$2,32 miliar. Belum lagi utang obligasi jangka panjang sebesar US$599 juta dan utang bank jangka panjang mencapai US$639 juta.

Di sisi lain, tekanan likuiditas jangka pendek juga belum reda. Garuda masih menanggung beban akrual jangka pendek sebesar US$309 juta, pendapatan diterima dimuka sebesar US$290 juta, serta liabilitas sewa pembiayaan jatuh tempo dalam satu tahun senilai US$292 juta.

Kombinasi mahalnya avtur dan melemahnya rupiah menjadi ancaman serius bagi industri penerbangan nasional, terutama bagi maskapai yang masih memiliki ketergantungan besar terhadap utang dolar AS seperti Garuda.

Di satu sisi, maskapai dipaksa menaikkan tarif demi menjaga napas bisnis. Namun di sisi lain, daya beli masyarakat terhadap tiket pesawat justru berisiko melemah akibat harga yang makin mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:33 WIB

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Siap Redam Tekanan Manahan, Stefan Keeltjes Tekankan Mental Pemain

Kendal Tornado FC Siap Redam Tekanan Manahan, Stefan Keeltjes Tekankan Mental Pemain

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Tak Cuma Cibinong, DPR Desak Bangunan Tak Sesuai di Lapas Lain Dibongkar!

Tak Cuma Cibinong, DPR Desak Bangunan Tak Sesuai di Lapas Lain Dibongkar!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Timnas Indonesia vs Bangladesh: Starting XI Sudah Bocor 7 Jam Sebelum Kick Off

Timnas Indonesia vs Bangladesh: Starting XI Sudah Bocor 7 Jam Sebelum Kick Off

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Temukan Bekas CCTV Lapas Cibinong, Anggota DPR Hujat Kalapas: Kurang Ajar!

Temukan Bekas CCTV Lapas Cibinong, Anggota DPR Hujat Kalapas: Kurang Ajar!

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Bongkar Sel Mewah Tanpa Audit Forensik, Perobohan di Lapas Cibinong Blunder Hukum atau Kesengajaan?

Bongkar Sel Mewah Tanpa Audit Forensik, Perobohan di Lapas Cibinong Blunder Hukum atau Kesengajaan?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Dapur MBG Ditutup, 13 Ribu Mitra Terlilit Utang! DPR Janji Mediasi dengan BGN

Dapur MBG Ditutup, 13 Ribu Mitra Terlilit Utang! DPR Janji Mediasi dengan BGN

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Jadi Wamenkeu usai Dipecat Purbaya, Luky Alfirman: Kemarin Saya Hibernasi

Jadi Wamenkeu usai Dipecat Purbaya, Luky Alfirman: Kemarin Saya Hibernasi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Khofifah Dorong Museum Mpu Tantular Jatim lewat Kolaborasi dengan Rahmat Museum

Khofifah Dorong Museum Mpu Tantular Jatim lewat Kolaborasi dengan Rahmat Museum

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Review Hanuman Ansh: Mukjizat Lebih Mudah Dipercaya Ketimbang Manusianya

Review Hanuman Ansh: Mukjizat Lebih Mudah Dipercaya Ketimbang Manusianya

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Sedang Berlangsung! Link Gratis Partai Hidup Mati Timnas Indonesia vs Bangladesh Malam Ini

Sedang Berlangsung! Link Gratis Partai Hidup Mati Timnas Indonesia vs Bangladesh Malam Ini

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:58 WIB

×