Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Total Kerugian Penyelundupan Lobster Sampai Ratusan Miliar

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 23 Februari 2018 | 16:42 WIB
Total Kerugian Penyelundupan Lobster Sampai Ratusan Miliar
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan susi Pudjiastuti. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti paparkan total kerugian akibat dari penyelundupan bibit lobster yang berhasil digagalkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kamis (22/2/2018).

Selama ini harga jual benih lobster‎ maksimal Rp 100 ribu per ekor. Namun jika benih tersebut dipelihara hingga menjadi besar, nilainya bisa mencapai Rp 2 juta per ekor.

“Kalau kita hitung, benih ini satu ekor dibeli oleh Vietnam cuma Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu rupiah. Tapi kalau dia besar menjadi 1 kg, atau seperlima kg saja, harga lobster mutiara itu sudah Rp 2 juta, minimal Rp 1,5 juta per kg," kata Susi dalam konferensi persnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (23/2/2018).

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menaksir kerugian dari kasus ini, jika tidak terungkap, bisa mencapai angka Rp 14,4 miliar. Hanya saja, Susi memperkirakan angka kerugian tersebut lebih besar.

“Kalau dibesarkan 6 bulan atau 8 bulan di alam, bisa mencapai 1 kg, itu satu ekornya bisa menjadi Rp 1,5 juta. Jadi kalau dikalikan 70 ribu ekor, mati separuh di alam, itu 35 ribu ekor dikali setengah kg itu sudah 17.500 kg berarti 17,5 ton. Itu 17.500 kg dikali 100 dolar AS, nilainya hampir Rp 175 miliar atau 17,5 juta dollar AS,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan dan Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster (baby lobster) sebanyak 71.982 ekor dalam 193 bungkus kemasan.

Upaya penggagalan penyelundupan tersebut dilakukan di terminal Keberangkatan 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (22/2/2018) kemarin.

rencananya bibit lobster ini akan dibawa ke Singapura. Dalam pengagalan ini akhirnya petugas menyita empat koper yang berisi bibit baby lobster dari pesawat Lion Air JT0162 tujuan Singapura.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Modus Penyelundupan Lobster Lewat Koper ke Pesawat

Begini Modus Penyelundupan Lobster Lewat Koper ke Pesawat

Bisnis | Jum'at, 23 Februari 2018 | 15:41 WIB

Sri Mulyani Ungkap Penyelundupan 71.982 Lobster di Bandara Soetta

Sri Mulyani Ungkap Penyelundupan 71.982 Lobster di Bandara Soetta

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 15:33 WIB

Benih Lobster Senilai Rp14 Miliar Diselundupkan ke Singapura

Benih Lobster Senilai Rp14 Miliar Diselundupkan ke Singapura

Bisnis | Jum'at, 23 Februari 2018 | 14:38 WIB

Sri Mulyani: Realisasi Pajak 2018 Tumbuh Positif

Sri Mulyani: Realisasi Pajak 2018 Tumbuh Positif

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2018 | 19:45 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×