SKK Migas Didorong Terapkan Sistem Antisuap Guna Tarik Investor

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 27 Maret 2018 | 17:05 WIB
SKK Migas Didorong Terapkan Sistem Antisuap Guna Tarik Investor
Ilustrasi kilang migas Blok Mahakam di Kalimantan Timur. [skkmigas.go.id]

Suara.com - Sektor migas adalah satu sektor yang paling highly regulated, tidak hanya di Indonesia, namun juga di hampir semua negara. Pemerintah telah memangkas lebih dari 100 peraturan terkait minerba dan migas untuk menarik investasi, namun capaian investasi belum mencapai target.

Peningkatan investasi di sektor migas semakin dibutuhkan, seiring dengan tren kenaikan harga minyak dunia pada awal 2018 hingga berada di level 60 dolar AS per barel. Hal ini dinilai harus segera direspons pemerintah karena berpotensi mengganggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

"Penerapan SNI ISO 37001 oleh SKK Migas akan meningkatkan daya tarik investasi migas Indonesia, karena mengurangi biaya investasi dan meningkatkan kepastian usaha," tegas Moeldoko dalam acara Seminar Sistem Manajemen Anti Penyuapan di Sektor Hulu Migas, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Terkait hal itu, Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi pun mengatakan bahwa penerapan SNI ISO 37001 membantu menciptakan industri hulu migas yang lebih efisien, sehingga dapat berkontribusi maksimal untuk penerimaan negara.

Amien menambahkan, penerapan SNI ISO 37001 membantu SKK Migas untuk lebih fokus menjalankan tugas pokok dan fungsinya di industri hulu migas, dengan menghindari dan menghilangkan gangguan dari praktik-praktik penyuapan. Penerapan SNI ISO 37001 juga dapat menjaga reputasi SKK Migas sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik (good governance), yaitu transparency, accountability, responsibility, independency, fairness, dan integrity. SNI ISO 37001 juga dapat memberikan kerangka yang sistematis mengenai anti penyuapan.

Sehubungan dengan itu, Badan Standardisasi Nasional (BSN) pun menyampaikan apresiasi atas langkah SKK Migas menerapkan SNI ISO 37001.

"SKK Migas mulai mengimplementasikan SNI ISO 37001 untuk membantu menciptakan industri hulu migas yang transparan dan efisien, sehingga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara," ujar Kepala BSN, Bambang Prasetya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Korupsi, SKK Migas Terapkan Sistem Manajemen Antisuap

Cegah Korupsi, SKK Migas Terapkan Sistem Manajemen Antisuap

Bisnis | Selasa, 27 Maret 2018 | 13:52 WIB

Ingatkan Industri Sektor Migas, Moeldoko: Berinovasilah atau Mati

Ingatkan Industri Sektor Migas, Moeldoko: Berinovasilah atau Mati

Bisnis | Selasa, 27 Maret 2018 | 13:16 WIB

Darmin Beberkan Tiga Faktor Utama Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Darmin Beberkan Tiga Faktor Utama Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Maret 2018 | 15:58 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×