Pemerintah Yakini Tax Ratio 2019 Capai 11.4 - 11.9 Persen

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 31 Mei 2018 | 16:14 WIB
Pemerintah Yakini Tax Ratio 2019 Capai 11.4 - 11.9 Persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers mengenai penangkapan salah satu pegawainya berinisial YP oleh KPK, Senin (7/5/2018). Dian Kusumo Hapsari

Suara.com - Pemerintah meyakini tax ratio atau penerimaan pajak tahun 2019 bisa mencapai 11.4 hingga 11.9 persen. Optimisme pemerintah ini didasari oleh historis pertumbuhan penerimaan perpajakan yang mengalami kenaikan pada 2017 dan berlanjut pada 2018.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan hal ini dalam Pidato Tanggapan Pemerintah atas pandangan Fraksi-fraksi terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2019, Kamis (31/5/2018), pada Rapat Paripurna DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Pada 2017 yang lalu tercatat pertumbuhan penerimaan perpajakan mencapai 4.6 persen atau tumbuh 12.8 persen jika tanpa memperhitungkan penerimaan tax amnesty tahun 2016.

“Pasca tax amnesty, pemerintah terus melakukan evaluasi melalui perbaikan sistem administrasi untuk perluasan basis data perpajakan dalam mendukung pemungutan pajak yang lebih optimal, sehingga mampu mendorong peningkatan penerimaan perpajakan,” kata Ani.

Menurut Menkeu, hingga akhir April 2018, penerimaan perpajakan telah tumbuh lebih dari 14.9 persen (tanpa tax amnesty) dengan didukung oleh kinerja pertumbuhan penerimaan pajak penghasilan (PPh) badan yang mencapai 23.6 persen dan pajak pertambahan nilai (PPN) yang tumbuh 14.1 persen.

“Jika dilihat secara sektoral, maka terlihat bahwa seluruh komponen penerimaan PPh maupun PPN mengalami pertumbuhan di semua sektor. Hal ini mengindikasikan pergerakan ekonomi yang lebih baik, meluas, dan merata sehingga harus terus terjaga,” ungkap Menkeu.

Sementara itu, untuk meningkatkan penerimaan perpajakan 2019, arah kebijakan umum penerimaan perpajakan yang akan dilakukan pemerintah adalah optimalisasi penerimaan perpajakan melalui penguatan kepatuhan dan penggalian potensi perpajakan.

Selain itu, sambung Menkeu, untuk peningkatan penerimaan perpajakan adalah melalui penyusunan kebijakan perpajakan untuk meningkatkan investasi dan daya saing ekspor. Yang juga tak kalah penting untuk meningkatkan penerimaa pajak adalah utilitas data dan informasi untuk kepentingan perpajakan.

“Target pajak tahun 2019 juga telah mempertimbangkan berbagai kebijakan insentif perpajakan dalam mendorong kegiatan perekonomian. Kami mengapresiasi pandangan dari F-PKB dan F-Nasdem yang juga sangat memperhatikan kebijakan insentif perpajakan. Perlu disampaikan bahwa saat ini pemerintah telah mendesain berbagai kebijakan insentif perpajakan bagi dunia usaha yang difokuskan untuk mendorong peningkatan investasi dan meningkatkan daya saing nasional,” tutur Menkeu.

Insentif perpajakan yang dimaksud adalah tax holiday, tax allowance, fasilitas bea masuk, dan bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP). Semua ini diberikan untuk menjamin tren pertumbuhan investasi yang semakin kuat.

“Dengan tren investasi yang semakin baik, maka diharapkan terjadi peningkatan produksi nasional terutama yang berorientasi ekspor,” papar Menkeu lebih jauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ke DPR, Sri Mulyani Pede Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,8 persen

Ke DPR, Sri Mulyani Pede Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,8 persen

Bisnis | Kamis, 31 Mei 2018 | 15:54 WIB

Eggi Sudjana: THR Buat Pejabat adalah Suap Terselubung

Eggi Sudjana: THR Buat Pejabat adalah Suap Terselubung

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 01:03 WIB

Menkeu Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi

Menkeu Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Senin, 28 Mei 2018 | 18:07 WIB

Menkeu sampai OJK Mendadak Kumpul Bahas Stabilitas Rupiah

Menkeu sampai OJK Mendadak Kumpul Bahas Stabilitas Rupiah

Bisnis | Senin, 28 Mei 2018 | 15:38 WIB

Terkini

Tilap Dana Desa Rp585 Juta demi Bayar Utang Pribadi, Kades di Lampung Selatan Dijebloskan ke Sel

Tilap Dana Desa Rp585 Juta demi Bayar Utang Pribadi, Kades di Lampung Selatan Dijebloskan ke Sel

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:59 WIB

AI Makin Canggih, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik dan Tangkal Disinformasi

AI Makin Canggih, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik dan Tangkal Disinformasi

Surakarta | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras

Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Video | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×