Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Uang Lembur Tak Dibayar, Donald Trump Digugat Sopirnya Sendiri

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 13 Juli 2018 | 07:48 WIB
Uang Lembur Tak Dibayar, Donald Trump Digugat Sopirnya Sendiri
Presiden AS Donald Trump tiba di Pangkalan Udara Paya Lebar, Singapura, Minggu (10/6/2018), untuk menghadiri pertemuan dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un. [AFP/Anthony Wallace]

Suara.com - Mantan sopir pribadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menggugat Trump Organization karena bayaran lemburnya yang tidak dibayar.

Noel Cintron (59) menuntut Trump Organization di pengadilan Manhattan selama 3.300 jam lembur yang menurutnya lama ia bekerja dalam enam tahun terakhir.

Totalnya sekitar 178.000 dolar AS, Noel mengklaim bahwa ia telah dieksploitasi dan mendapatkan kenaikan gaji yang kecil selama lebih dari sepuluh tahun.

Dikutip dari AFP dan Bloomberg, gugatan ini menambah sejumlah tuntutan hukum yang ditujukan kepada Trump.

Dia juga menuduh Trump hanya menaikan gajinya dua kali dalam 15 tahun dan menggerogoti kenaikan gaji kedua dengan berhenti membayar asuransi kesehatannya.

Cintron mengatakan, dia dibayar 62.700 dolar AS per tahun sampai 2006 hanya meningkat menjadi 68.000 dolar AS.

Pada 2010 ia diberi kenaikan kedua, menjadi 75.000 dolar AS tetapi dengan syarat menyerahkan asuransi kesehatannya, yang menurut Cintron menghemat Trump Organization hampir 18.000 dolar AS per tahun.

Pekerjaannya kemudian digantikan oleh Secret Service ketika Trump memenangkan nominasi Partai Republik sebagai presiden pada tahun 2016. Cintron kemudian bergabung dengan staf keamanan.

Gugatan New York berusaha untuk memulihkan lebih dari 3.000 jam lembur, kerusakan dan biaya pengacara untuk kerugian Cintron saat bekerja untuk Trump.

"Dalam pandangan yang benar-benar tidak sensitif tidak ada jaminan hak istimewa dan hak dan tanpa kewajiban sedikit pun dari Donald Trump, melalui entitas terdakwa, mengeksploitasi dan menolak memberikan kenaikan yang signifikan kepada sopir pribadinya yang telah lama menjabat."

"Sementara Trump yang dikatakan sebagai miliarder, dia tidak memberikan dorongan kepada pengemudinya selama lebih dari 12 tahun." tertulis dalam gugatan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Donald Trump Sebut Cristiano Ronaldo Akan Jadi Presiden Portugal

Donald Trump Sebut Cristiano Ronaldo Akan Jadi Presiden Portugal

Bola | Jum'at, 29 Juni 2018 | 20:00 WIB

Dianggap Tuhan, Orang Ini Sudah 3 Tahun Puja Donald Trump

Dianggap Tuhan, Orang Ini Sudah 3 Tahun Puja Donald Trump

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 20:23 WIB

Intip Kecanggihan Cadillac One yang Membawa Donald Trump

Intip Kecanggihan Cadillac One yang Membawa Donald Trump

Otomotif | Kamis, 14 Juni 2018 | 17:06 WIB

Terkini

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:20 WIB

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB