Dana Bansos Jangan Dibelikan Rokok! Yang Miskin Bisa Makin Miskin

Iwan Supriyatna

Senin, 30 Juli 2018 | 20:06 WIB
Dana Bansos Jangan Dibelikan Rokok! Yang Miskin Bisa Makin Miskin
Ilustrasi anak kecil merokok. [Shutterstock]

Suara.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro meminta kepada penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah untuk tidak merokok karena rokok merupakan salah satu penyumbang terbesar terhadap garis kemiskinan.

"Semua keluarga yang menerima bansos baik Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, dan lainnya itu, tidak boleh merokok. Kita harus tegas. Rokok itu sumbangannya di desa 10 persen dan kota 11 persen. Jadi kepala keluarga atau siapapun di keluarga yang merokok, otomatis pendapatan riil keluarga itu terganggu hingga 10-11 persennya," ujar Bambang dalam diskusi "Fakta Penurunan Angka Kemiskinan" di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), peranan komoditas makanan masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan.

Secara nasional, sumbangan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan pada Maret 2018 sebesar 73,48 persen jenis komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan maupun di perdesaan adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, mie instan, dan gula pasir.

Sedangkan komoditi non makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan maupun perdesaan adalah perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi.

Di perkotaan, beras berkontribusi sebesar 20,95 persen dan rokok kretek filter 11,07 persen. Sedangkan di perdesaan, beras menyumbang sebesar 26,79 persen dan rokok kretek filter 10,21 persen.

"Lebih baik rokok itu diganti dengan telur, daging ayam, atau makanan penunjang lainnya. Jadi kita perlu beri pelajaran kepada semua penerima bantuan itu agar tidak merokok," ujar Bambang.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, rokok kretek filter memang komoditas yang paling banyak dikonsumsi oleh penduduk miskin setelah beras.

Selain itu, harga rokok kretek filter memang tidak berfluktuasi, namun harganya terus naik tiap tahunnya.

"Itu makanya persentase kontribusinya semakin naik terhadap garis kemiskinan. Karena itu perlu diingatkan supaya orang tidak merokok dan merokok itu juga memang tidak bagus," ujar Suhariyanto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adu Mulut Masalah Rokok, Hengki Tewas Dibacok Lelaki Gimbal

Adu Mulut Masalah Rokok, Hengki Tewas Dibacok Lelaki Gimbal

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 08:13 WIB

Begini Cara Rokok Bisa Bikin Anak Stunting

Begini Cara Rokok Bisa Bikin Anak Stunting

Health | Senin, 25 Juni 2018 | 20:30 WIB

Ketua DPR Minta Pemerintah Perbanyak Kawasan Tanpa Asap Rokok

Ketua DPR Minta Pemerintah Perbanyak Kawasan Tanpa Asap Rokok

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 02:01 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×