Menteri Jonan Desak Efisiensi di Industri Migas

Dythia Novianty, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 09 Agustus 2018 | 05:27 WIB
Menteri Jonan Desak Efisiensi di Industri Migas
Menteri ESDM Ignasius Jonan. [Antara/Wahyu Putro]

Suara.com - Menteri ESDM Ignasius Jonan kembali mengingatkan, sebagai sektor yang menghasilkan produk yang harganya tidak bisa diperkirakan dan dikendalikan, efisiensi menjadi kunci industri di sektor ini.

"Kalau saya melihat di industri ini, sektor ini pada umumnya dari mulai mineral, batubara, migas, kelistrikan itu efisiensinya kalau dibanding sektor lain, itu agak kurang," ujar Jonan di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Padahal, menurut Jonan, dengan harga produk yang fluktuatif, semakin efisien biaya produksi, maka akan semakin banyak keuntungan didapat. Di sisi lain, inefisiensi berarti biaya tinggi yang akan menghasilkan produk yang relatif mahal.

Sebagai contoh, ungkap Jonan, jika semangat pengelolaan terutama di sektor hulu migas ini diaplikasikan ke sektor transportasi, maka tidak akan ada satu operator pun yang dapat bertahan menjalankan usahanya.

"Waktu saya ditugaskan di sektor transportasi, itu bahas (ada perubahan nilai tukar) berapa dollar, (akan berdampak pada penerimaan) berapa poin. Saat harga tiket kereta api itu naik Rp 100, itu demonya dua minggu di depan istana. Itu naik Rp 100, lah terus mengelolanya bagaimana," jelas Jonan.

Ketidakmampuan mengendalikan harga diilustrasikan Jonan, misalnya minyak mentah dan produk turunannya, kita tidak dapat menciptakan harga sendiri, begitu pula dengan gas.

"Nah ini yang Bapak Presiden pesan, kita industri (sektor ESDM) ini harus kompetitif, ya harus kompetitif. Karena apa, karena harga jual produk tidak mungkin kita kendalikan. Arahan Bapak Presiden itu kita harus efisien," tegas Jonan.

Jonan mengungkapkan, efisiensi dalam industri migas salah satunya tercermin dalam pengelolaan migas dengan skema bagi hasil gross split yang ide awalnya dicetuskan Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dalam skema gross split, selain kontraktor mendapat kepastian, ada penyederhanaan mekanisme juga efisiensi.

"Cost recovery bagi orang-orang yang sudah puluhan tahun di industri hulu migas ini mungkin jadi sebuah perdebatan besar, namun bagi orang yang dari luar sektor ini seperti Wakil Presiden, Saya, Sri Mulyani itu masih mempertanyakan kenapa kalau produksinya turun costnya harus naik," lanjut Jonan.

baca juga

Jonan menceritakan, inefisiensi migas kembali dibahas minggu lalu saat pertemuan SKK Migas dengan Komite Pengawas.

"Saya sebagai ketua, wakilnya Menteri Keuangan, Bu Sri Mulyani. Itu selama satu jam mempertanyakan kenapa cost recovery-nya tidak mau turun meskipun produksinya turun, sekali lagi kita tekankan industri hulu migas itu harus efisien," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Letusan Gunung Agung Sambut Menteri Jonan di Bali

Letusan Gunung Agung Sambut Menteri Jonan di Bali

News | Kamis, 05 Juli 2018 | 18:25 WIB

Ancaman Menteri ESDM, Jika SPBU Tak Jual Premium, Akan Ditutup!

Ancaman Menteri ESDM, Jika SPBU Tak Jual Premium, Akan Ditutup!

Bisnis | Jum'at, 22 Juni 2018 | 17:44 WIB

Karyawan ESDM Berjabat Tangan Dengan Jonan-Arcandra

Karyawan ESDM Berjabat Tangan Dengan Jonan-Arcandra

News | Jum'at, 22 Juni 2018 | 10:20 WIB

Jelang Lebaran, Subsidi Solar Ditambah Rp 1.500 Per Liter

Jelang Lebaran, Subsidi Solar Ditambah Rp 1.500 Per Liter

Bisnis | Selasa, 05 Juni 2018 | 18:23 WIB

Menteri ESDM Umumkan 4 Wilayah Kerja Migas yang Telah Laku

Menteri ESDM Umumkan 4 Wilayah Kerja Migas yang Telah Laku

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 14:31 WIB

Jonan: Pertamina Harus Tetap Menyalurkan Premium

Jonan: Pertamina Harus Tetap Menyalurkan Premium

Bisnis | Rabu, 04 April 2018 | 18:56 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×