Turki Alami Krisis, Produk Chanel dan Louis Vuitton Dijual Murah

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 15 Agustus 2018 | 06:18 WIB
Turki Alami Krisis, Produk Chanel dan Louis Vuitton Dijual Murah
Ilustrasi toko Louis Vuitton. [twitter]

Suara.com - Anjloknya mata uang Lira yang terjadi dalam seminggu terakhir ternyata membawa berkah tersendiri bagi para turis yang tengah berlibur di Turki.

Di tengah kondisi mata uang lira yang terus melemah, wisatawan mancanegara justru menikmati berbelanja barang-barang mewah di Turki dengan harga yang sangat miring.

Reuters melaporkan, gerai-gerai ternama internasional seperti Chanel dan Louis Vuitton ramai diserbu turis asal Timur Tengah.

Mereka rela antre hingga ke luar toko demi mendapatkan barang bermerk dengan harga murah. Pemandangan antrean turis itu dapat dilihat di Nisantasi, daerah pertokoan elit di Istanbul.

“Kami membeli baju dan kosmetik, kami membeli barang-barang bermerk," kata Fatima Ali yang berasal dari Kuwait.

Ia bersama dua anaknya rela berdesakan untuk membeli kosmetik karena menurutnya harga-harganya sangat murah. Sebagaimana turis lain, Fatimah membawa koper untuk menampung belanjaannya sembari mengantre.

Khalid al-Fahad, turis dari Mesir, mengaku sayang apabila melewatkan momen ini. Dengan berbelanja di Turki, ia memperkirakan telah mengirit hingga 1.000 dolar AS daripada jika dirinya membeli barang yang sama di Mesir.

"Kami berharap semoga Lira kembali menguat demi membaiknya perekonomian Turki. Namun di sisi lain kondisi ini menguntungkan para turis karena kami bisa berbelanja banyak," ungkap Khalid.

Mata uang Lira telah terdepresiasi hingga 40 persen terhadap dolar AS sepanjang tahun ini. Lira semakin keok tatkala Amerika Serikat menggandakan tarif impor baja dari Turki.

Seperti diketahui, Pada Jumat (10/8/2018), nilai tukar Lira terhadap dolar AS turun sebanyak 20 persen. Padahal, sepanjang tahun lalu, nilai mata uang tersebut sudah anjlok lebih dari 40 persen.

Presiden Tayyip Erdogan pun mengimbau agar warga menjual dolar mereka dan membeli lira. Hal itu, menurut Erdogan untuk menopang mata uang lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

346 Akun Netizen Diawasi Pemerintah Turki karena Provokatif

346 Akun Netizen Diawasi Pemerintah Turki karena Provokatif

Bisnis | Selasa, 14 Agustus 2018 | 06:47 WIB

Maher Zain Persembahkan Lagu untuk Presiden Turki

Maher Zain Persembahkan Lagu untuk Presiden Turki

Entertainment | Minggu, 24 Juni 2018 | 17:03 WIB

Austria Akan Tutup 7 Masjid dan Usir 60 Imam

Austria Akan Tutup 7 Masjid dan Usir 60 Imam

News | Sabtu, 09 Juni 2018 | 15:59 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×