Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Langkah BI Selamatkan Rupiah dari Pelemahan Terhadap Dolar AS

Bangun Santoso, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 31 Agustus 2018 | 14:46 WIB
Langkah BI Selamatkan Rupiah dari Pelemahan Terhadap Dolar AS
Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta Pusat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih menunjukkan pelemahan. Di pasar spot, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.710 per dolar as pada perdagangan Jumat (31/8/2018) pagi. Posisi rupiah hari ini sedikit menguat dibanding sehari sebelumnya yakni Rp14.734 per dolar AS.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara menyatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelemahan rupiah tersebut. Pasalnya, pelemahan mata uang ini tidak hanya dialami oleh Indonesia.

"Bukan hanya Indonesia, negara lain seperti mata uang swedish Crown lalu dolar Australia juga melemah. Pelemahan rupiah tidak terlalu dalam kalau dibanding negara lain," kata Mirza di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Menurut Mirza, pelemahan rupiah ini masih disebabkan oleh kondisi gejolak perekonomian dunia. Meski begitu, mata uang Garuda tersebut masih relatif terkendali apabila dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

"Kalau kita lihat masalah stabilisasi nilai tukar, jangan liat rupiah-nya sendiri. Bandingkan dengan negara lain juga, gonjang-ganjingnya kan seluruh dunia kena. Karena pengaruh global itu tadi," kata dia.

Kendati demikian, Mirza mengklaim BI tidak tinggal diam menghadapi pelemahan rupiah tersebut. Menurutnya, sejumlah langkah telah diambil oleh bank sentral untuk meredam pelemahan rupiah.

Salah satunya dengan kebijakan moneter, menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis points pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Agustus.

"Dari BI menaikkan suku bunga acuan supaya terjadi inflow (arus dana asing masuk). Sekarang inflow sudah mulai kembali, pembelian SBN khususnya long term investor sudah mulai masuk. Kemudian eksportir menjual dolar-nya," ujarnya lagi.

Selain itu, BI juga terus melanjutkan intevensi ganda yakni di pasar valuta asing (valas) maupun di pasar Surat Berharga Negara (SBN). Diharapkan cara ini bisa memberikan dampak positif terhadap nilai tukar rupiah.

baca juga

"Selain itu swap rate juga kami permudah, percepat, dan murah. Setiap hari eksportir dan pengusaha bisa memastikan kebutuhan valas maupun Rupiah (ke BI)," imbuh Mirza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Tembus Rp 14.700 per Dolar AS, Sri Mulyani Waspada

Rupiah Tembus Rp 14.700 per Dolar AS, Sri Mulyani Waspada

Bisnis | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 13:12 WIB

Pemerintah dan BI Siapkan 9 Cara Dorong Pariwisata Genjot Devisa

Pemerintah dan BI Siapkan 9 Cara Dorong Pariwisata Genjot Devisa

Lifestyle | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 09:00 WIB

Bank Indonesia Dukung Pasar Mangrove Batam Jadi Destinasi Wisata

Bank Indonesia Dukung Pasar Mangrove Batam Jadi Destinasi Wisata

Lifestyle | Kamis, 23 Agustus 2018 | 10:23 WIB

Bank Indonesia Klaim Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Sejak 2013

Bank Indonesia Klaim Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Sejak 2013

Bisnis | Selasa, 07 Agustus 2018 | 09:35 WIB

KPK: Kesaksian di Sidang Kasus BLBI Semakin Perkuat Dakwaan Jaksa

KPK: Kesaksian di Sidang Kasus BLBI Semakin Perkuat Dakwaan Jaksa

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 01:43 WIB

Terkini

Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade

Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 04:53 WIB

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

×