Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Langkah BI Selamatkan Rupiah dari Pelemahan Terhadap Dolar AS

Bangun Santoso, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 31 Agustus 2018 | 14:46 WIB
Langkah BI Selamatkan Rupiah dari Pelemahan Terhadap Dolar AS
Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta Pusat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih menunjukkan pelemahan. Di pasar spot, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.710 per dolar as pada perdagangan Jumat (31/8/2018) pagi. Posisi rupiah hari ini sedikit menguat dibanding sehari sebelumnya yakni Rp14.734 per dolar AS.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara menyatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelemahan rupiah tersebut. Pasalnya, pelemahan mata uang ini tidak hanya dialami oleh Indonesia.

"Bukan hanya Indonesia, negara lain seperti mata uang swedish Crown lalu dolar Australia juga melemah. Pelemahan rupiah tidak terlalu dalam kalau dibanding negara lain," kata Mirza di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Menurut Mirza, pelemahan rupiah ini masih disebabkan oleh kondisi gejolak perekonomian dunia. Meski begitu, mata uang Garuda tersebut masih relatif terkendali apabila dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

"Kalau kita lihat masalah stabilisasi nilai tukar, jangan liat rupiah-nya sendiri. Bandingkan dengan negara lain juga, gonjang-ganjingnya kan seluruh dunia kena. Karena pengaruh global itu tadi," kata dia.

Kendati demikian, Mirza mengklaim BI tidak tinggal diam menghadapi pelemahan rupiah tersebut. Menurutnya, sejumlah langkah telah diambil oleh bank sentral untuk meredam pelemahan rupiah.

Salah satunya dengan kebijakan moneter, menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis points pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Agustus.

"Dari BI menaikkan suku bunga acuan supaya terjadi inflow (arus dana asing masuk). Sekarang inflow sudah mulai kembali, pembelian SBN khususnya long term investor sudah mulai masuk. Kemudian eksportir menjual dolar-nya," ujarnya lagi.

Selain itu, BI juga terus melanjutkan intevensi ganda yakni di pasar valuta asing (valas) maupun di pasar Surat Berharga Negara (SBN). Diharapkan cara ini bisa memberikan dampak positif terhadap nilai tukar rupiah.

baca juga

"Selain itu swap rate juga kami permudah, percepat, dan murah. Setiap hari eksportir dan pengusaha bisa memastikan kebutuhan valas maupun Rupiah (ke BI)," imbuh Mirza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Tembus Rp 14.700 per Dolar AS, Sri Mulyani Waspada

Rupiah Tembus Rp 14.700 per Dolar AS, Sri Mulyani Waspada

Bisnis | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 13:12 WIB

Pemerintah dan BI Siapkan 9 Cara Dorong Pariwisata Genjot Devisa

Pemerintah dan BI Siapkan 9 Cara Dorong Pariwisata Genjot Devisa

Lifestyle | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 09:00 WIB

Bank Indonesia Dukung Pasar Mangrove Batam Jadi Destinasi Wisata

Bank Indonesia Dukung Pasar Mangrove Batam Jadi Destinasi Wisata

Lifestyle | Kamis, 23 Agustus 2018 | 10:23 WIB

Bank Indonesia Klaim Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Sejak 2013

Bank Indonesia Klaim Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Sejak 2013

Bisnis | Selasa, 07 Agustus 2018 | 09:35 WIB

KPK: Kesaksian di Sidang Kasus BLBI Semakin Perkuat Dakwaan Jaksa

KPK: Kesaksian di Sidang Kasus BLBI Semakin Perkuat Dakwaan Jaksa

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 01:43 WIB

Terkini

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

×