PUPR Pantau Pembangunan Rumah Rakyat melalui e-Monitoring

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 01 September 2018 | 07:35 WIB
PUPR Pantau Pembangunan Rumah Rakyat melalui e-Monitoring
Bantuan rumah di NTB dari Ditjen Penyedia Perumahan Kementerian PUPR (KemenPUPR). (Dok: KemenPUPR)

Suara.com - Demi mendukung proses pendataan Program Satu Juta Rumah, sehingga seluruh pembangunan dapat terdata dengan baik, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) terus memantau kegiatan ini. Pemantauan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan di setiap provinsi di Indonesia.

“Kami akan terus memantau progres Program Satu Juta Rumah di daerah. Kami memiliki SNVT Penyediaan Perumahan di setiap provinsi di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Pemantauan ataupun monitoring di daerah, imbuh Khalawi, sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pendataan Program Satu Juta Rumah. 

Berdasarkan data yang dimiliki Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, jumlah capaian Program Satu Juta rumah pada 2015 mencapai 699.770 unit, pada 2016 meningkat menjadi 805.169 unit, dan pada 2017,meningkat lagi menjadi 904.758 unit.

Hingga 20 Agustus 2018, imbuh Khalawi, jumlah pembangunan rumah sudah mencapai angka 582.638 unit. KemenPUPR pun tetap optimistis, dalam jangka waktu 4,5 bulan ke depan, pembangunan rumah yang saat ini sedang dalam proses pembangunan, bisa selesai tepat waktu.

“Masih ada waktu 4,5 bulan lagi. Pembangunan rumah, kami taget selesai sekitar Oktober dan November. Kami optimistis, tahun ini jumlah pembangunan rumah di Indonesia bisa tembus satu juta rumah,” ujar Khalawi.

Agar proses monitoring di lapangan dapat terlaksana dengan baik, Khalawi minta agar Kepala SNVT PP maupun PPK yang bertanggung jawab atas pembangunan rumah dapat terjun langsung ke lapangan. Hal itu diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Saya minta Kepala SNVT PP dan PPK yang bertanggung jawab di daerah untuk ke lapangan. Jangan keluar kota kalau memang tidak diperlukan. Mereka juga harus membuat strategi dan minta agar kontraktor pelaksana bisa bekerja siang dan malam untuk mengejar target pembangunan rumah agar bisa selesai tepat waktu,” tandasnya.

Salah satu bentuk monitoring yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan adalah melalui e-monitoring. Dalam hal ini, SNVT PP di daerah melaporkan progres fisik dan keuangan, dengan menginput data e-monitoring tersebut.

baca juga

“Kami juga minta SNVT PP untuk bisa mempersiapkan tender lelang dini yang akan dilaksanakan bulan depan. Dengan demikian, pembangunan rumah bisa dilaksanakan sejak awal tahun,” terangnya.

Lebih lanjut, Khalawi menjelaskan, pemerintah melalui KemenPUPR terus mendorong pelaksanaan Program Satu Juta Rumah. Dengan program strategis nasional tersebut, pemerintah ingin menegaskan bahwa negara benar-benar hadir untuk menyediakan rumah bagi masyarakat Indonesia.

KemenPUPR mencatat, jumlah kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan di Indonesia dibagi menjadi empat jenis. Pertama, dari sisi penghunian, jumlahnya sekitar 7,6 juta, kedua, dari sisi kepemilikan jumlah backlog cukup besar, yakni 11,4 juta unit.

Ketiga, jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Indonesia tercatat 3,4 juta unit, dan ke empat, jumlah luas kawasan kumuh mencapai 38.431 ha (di kawasan perkotaan) dan di kawasan perdesaan jumlahnya malah lebih besar lagi, 78.384 ha.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah telah mencanangkan Program Satu Juta Rumah. Pencanangannya sendiri dilaksanakan langsung oleh Presiden Joko Widodo, 29 April 2015, di Ungaran, Jawa Tengah.

Salah satu tujuan Program Satu Juta Rumah, selain untuk meningkatkan pasokan rumah untuk rakyat, adalah untuk mengoptimalkan peran stakeholder bidang perumahan untuk ikut membantu pemerintah dalam pembangunan perumahan.

Tak hanya ingin mengejar target pembangunan rumah saja, dalam Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas), yang jatuh setiap 25 Agustus, di tahun ini, pemerintah  ingin mewujudkan rumah untuk rakyat yang berkualitas.

Pembangunan rumah subsidi dan non subsidi, yang menjadi salah satu capaian Program Satu Juta Rumah melalui pembangunan rumah susun sewa (rusunawa), rumah khusus, rumah swadaya melalui penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bantuan stimulan prasarana, sarana dan utilitas seperti jalan, saluran air untuk rumah bersubsidi serta bantuan pembiayaan perumahan melalui KPR dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pun terus di diseminasikan kepada masyarakat.

“Capaian kinerja Program Satu Juta Rumah dari tahun ke tahun terus meningkat. Ini wujud nyata bahwa negara benar-benar hadir untuk menyediakan rumah bagi masyarakatnya,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

1.217.794 unit Program Sejuta Rumah Terbangun Tahun Lalu, Hunian Murah Laris Manis

1.217.794 unit Program Sejuta Rumah Terbangun Tahun Lalu, Hunian Murah Laris Manis

Bisnis | Jum'at, 26 Januari 2024 | 15:16 WIB

Ayo Ikutan Kompetisi Video Storytelling Hari Jalan 2023, Hadiah Total Sampai Rp30 Juta!

Ayo Ikutan Kompetisi Video Storytelling Hari Jalan 2023, Hadiah Total Sampai Rp30 Juta!

News | Jum'at, 17 November 2023 | 14:03 WIB

Renovasi Venue Tuntas 100 Persen, Indonesia Siap Gelar Piala Dunia U-17 2023

Renovasi Venue Tuntas 100 Persen, Indonesia Siap Gelar Piala Dunia U-17 2023

Bola | Rabu, 01 November 2023 | 10:01 WIB

Belajar Sejarah Perkotaan Indonesia, Masyarakat Diundang dalam Pameran Suatu Hati yang Baik 2045

Belajar Sejarah Perkotaan Indonesia, Masyarakat Diundang dalam Pameran Suatu Hati yang Baik 2045

News | Senin, 02 Oktober 2023 | 17:47 WIB

Pemprov Lampung Tak Becus Urusi Jalan Rusak, Jokowi Minta KemenPUPR Turun Tangan

Pemprov Lampung Tak Becus Urusi Jalan Rusak, Jokowi Minta KemenPUPR Turun Tangan

Bisnis | Jum'at, 05 Mei 2023 | 13:38 WIB

Muncul Kokom Penguasa Jagad Kucing PUPR: Saingan Soleh Nih

Muncul Kokom Penguasa Jagad Kucing PUPR: Saingan Soleh Nih

Tekno | Minggu, 08 Januari 2023 | 09:51 WIB

Jelang Libur Nataru, Kementerian PUPR Siap Operasikan Dua Ruas Tol dan 8 Tol Fungsional

Jelang Libur Nataru, Kementerian PUPR Siap Operasikan Dua Ruas Tol dan 8 Tol Fungsional

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 13:38 WIB

Dukung Program Pemerintah dan Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2023, La Palma Grande Lanjutkan Pembangunan Rumah

Dukung Program Pemerintah dan Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2023, La Palma Grande Lanjutkan Pembangunan Rumah

Press Release | Senin, 05 Desember 2022 | 09:16 WIB

Dampingi Presiden Jokowi di Cianjur, Menteri Basuki: Tangani Longsoran, Distribusikan Prasarana Air Bersih dan Sanitasi

Dampingi Presiden Jokowi di Cianjur, Menteri Basuki: Tangani Longsoran, Distribusikan Prasarana Air Bersih dan Sanitasi

News | Kamis, 24 November 2022 | 20:54 WIB

Kementerian PUPR : Kelola Keuangan dan Ubah Gaya Hidup, Generasi Muda Bisa Miliki Rumah

Kementerian PUPR : Kelola Keuangan dan Ubah Gaya Hidup, Generasi Muda Bisa Miliki Rumah

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×