Awal Mula Bali Terpilih Tuan Rumah Pertemuan IMF - Bank Dunia

Suwarjono

Minggu, 23 September 2018 | 19:28 WIB
Awal Mula Bali Terpilih Tuan Rumah Pertemuan IMF - Bank Dunia
Tari tradisional membuka pertemuan Presiden World Bank dan Gubernur Bali [Suara.com/Luh Wayanti].

Total penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia ini memberikan sumbangan kepada perekonomian sebesar Rp7,8 triliun yang di antaranya berasal dari kegiatan konstruksi infrastruktur, penyiapan tempat wisata, hotel dan akomodasi serta perdagangan.

Untuk memaksimalkan dampak ekonomi tersebut, Bappenas merekomendasikan upaya untuk mendorong pengeluaran peserta dan memaksimalkan kunjungan wisata, tidak hanya ke Bali, namun juga destinasi unggulan lainnya. Guna mendorong pengeluaran tamu, Bappenas mengusulkan agar para pelaku jasa pariwisata membuat penawaran menarik bagi para peserta, seperti pemberian "bundling", pembuatan paket oleh-oleh, dan cuci gudang.

Usul lainnya adalah membuat stand produk-produk lokal yang menarik dan bekerja sama dengan pihak hotel untuk menawarkan paket wisata maupun souvenir selama seminggu penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia.

Sedangkan, untuk memaksimalkan kunjungan wisata, Bappenas mengharapkan adanya panduan perjalanan (travel guide) yang berisi pengenalan budaya, hal yang dapat dilakukan di Indonesia, pilihan destinasi wisata serta daftar akomodasi, tempat makan, dan pusat belanja.

Selain itu, membuat event pariwisata yang menonjolkan budaya nasional terutama Bali dan mendorong kesadaran wisatawan mancanegara atas daerah tujuan wisata, termasuk wisata kuliner dan budaya, tidak hanya di Bali, tapi juga di luar Bali.

Penghitungan sementara Bappenas ini menggunakan asumsi pengeluaran para peserta mencapai 150 dolar AS per hari, diluar akomodasi dan biaya perjalanan lainnya, dengan potensi belanja lebih tinggi, apabila upaya memaksimalkan kegiatan wisata benar-benar terwujud.  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan menyakini kegiatan akbar ini bisa memberikan dampak kepada ekonomi Bali serta mendorong kegiatan pariwisata di pulau dewata dan sekitarnya, karena tamu yang datang sebagian besar merupakan para pejabat tinggi dalam bidang ekonomi.

"Kebanyakan yang datang bukan turis 'backpacker', tapi relatif berada. Namun yang terpenting adalah forum ini merupakan momentum untuk memperkenalkan Indonesia, karena belum banyak yang tahu Indonesia ini sebesar apa," kata Luhut yang merangkap Ketua Panitia Pertemuan IMF-Bank Dunia.

Hingga pertengahan September 2018, Kementerian Pariwisata mencatat sebanyak 3.200 orang delegasi sudah mengunjungi laman resmi untuk mencari informasi mengenai 33 paket wisata yang ditawarkan disekitar Bali dan 302 diantaranya atau sembilan persen sudah memesan paket tersebut.

Bali sudah siap Untuk penyelenggaraan acara ini, Bali sudah melakukan pembenahan dengan membangun "underpass" Ngurah Rai, memperluas pelabuhan Benoa, menata Tempat Pembuangan Akhir Sarbagita Suwung, serta menyelesaikan Garuda Wisnu Kencana yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo.

Berbagai upaya untuk membangun citra positif ini diupayakan agar pertemuan akbar dapat berjalan lancar serta nyaman dan para peserta mau berkunjung kembali ataupun merekomendasikan Indonesia sebagai destinasi wisata dunia.

Sebelumnya, Bali pernah menjadi tuan rumah berbagai pertemuan internasional berskala besar seperti pertemuan APEC di 2013 dengan jumlah delegasi mencapai 5.000 orang dari 21 negara serta pertemuan COP-UNFCCC di 2007 dengan jumlah delegasi 10.000 orang dari 189 negara.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan Bali siap untuk menjadi tuan rumah perhelatan berskala besar yang akan menyelenggarakan 2.000 pertemuan di tingkat bilateral, regional dan multilateral serta berbagai konferensi, seminar, forum maupun side events lainnya.

Menurut dia, seluruh komponen masyarakat Bali, mulai dari tingkat kota sampai desa, siap menyukseskan pertemuan dan telah mendapatkan informasi untuk mengetahui tujuan maupun manfaat ekonomi dari penyelenggaraan "mega-meeting" ini.

Tidak hanya itu, pendekatan spiritual keagamaan dan tradisi yang dimiliki masyarakat Bali juga menjamin keamanan para peserta, sehingga perhelatan ini mendapatkan garansi akan berlangsung dengan nyaman dan sangat aman.

"Sebagai sebuah daerah wisata, Bali memang sudah siap untuk menyambut jalannya pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia," kata Koster. Koster mengharapkan kegiatan ekonomi di kawasan juga meningkat karena pertemuan ini dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja, tingkat hunian hotel, kebutuhan makanan dan minuman serta berbagai akomodasi pendukung lainnya.

Dalam pernyataan terbaru, IMF memberikan apresiasi atas kesiapan Indonesia dalam menyediakan akomodasi maupun jaringan teknologi informasi yang memadai untuk kelancaran pertemuan di Nusa Dua, Bali.

Juru Bicara IMF Gerry Rice mengatakan pihaknya juga memberikan apresiasi atas kesigapan otoritas Indonesia guna menjamin keamanan dan kenyamanan para peserta pertemuan.

Untuk itu, ia menambahkan sebanyak 15.000 peserta siap hadir di Bali untuk mengikuti berbagai pertemuan yang akan membahas dan mendiskusikan isu-isu terkait perekonomian global.

"Kami menyakini ini merupakan agenda yang menarik, dan persiapannya sudah sepenuhnya selesai. Kami berharap dapat segera bertemu anda dalam pertemuan nanti," kata Rice. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

5 Ide Liburan Akhir Pekan ke Bali yang Praktis dari Surabaya

5 Ide Liburan Akhir Pekan ke Bali yang Praktis dari Surabaya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:14 WIB

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Tanah ATR/BPN di Bali Dikuasai Swasta, Ada Dugaan Pembiaran hingga Negara Rugi Rp4,8 Triliun!

Tanah ATR/BPN di Bali Dikuasai Swasta, Ada Dugaan Pembiaran hingga Negara Rugi Rp4,8 Triliun!

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:09 WIB

Terusir dari Jakarta, Shin Tae-yong Pede Persija Tetap Gacor Hadapi Java United di Bali

Terusir dari Jakarta, Shin Tae-yong Pede Persija Tetap Gacor Hadapi Java United di Bali

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 14:26 WIB

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Terkini

IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.300, BBCA Anjlok

IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.300, BBCA Anjlok

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 17:02 WIB

Beredar Kabar OTT di Bolaang Mongondow Utara, KPK: Kami Cek Dulu

Beredar Kabar OTT di Bolaang Mongondow Utara, KPK: Kami Cek Dulu

News | Senin, 21 September 2026 | 17:01 WIB

Lydia Loves Bugs: Ketika Serangga Menjadi Sahabat Favorit Anak

Lydia Loves Bugs: Ketika Serangga Menjadi Sahabat Favorit Anak

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 17:00 WIB

Program MBG Dibenahi, Suahasil Soroti Kinerja BGN

Program MBG Dibenahi, Suahasil Soroti Kinerja BGN

Video | Senin, 21 September 2026 | 17:00 WIB

Gandeng Apple, Video Musik 'New Trick' Ros Resmi Dirilis Sebelum Album Kedua

Gandeng Apple, Video Musik 'New Trick' Ros Resmi Dirilis Sebelum Album Kedua

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Pejabat Bea Cukai Makin Tajam, Tak Cuma Sibuk Tindak Pelanggaran

Menkeu Suahasil Pejabat Bea Cukai Makin Tajam, Tak Cuma Sibuk Tindak Pelanggaran

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:56 WIB

Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta

Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 16:51 WIB

Antrean SPBU Bikin Eneg? Intip Lini Motor Listrik Indomobil e-Motor dan Daftar Harganya

Antrean SPBU Bikin Eneg? Intip Lini Motor Listrik Indomobil e-Motor dan Daftar Harganya

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 16:49 WIB

Dihukum 7 Tahun, Terpidana Kasus Kekerasan Seksual Mas Bechi Ternyata Dapat Pembebasan Bersyarat

Dihukum 7 Tahun, Terpidana Kasus Kekerasan Seksual Mas Bechi Ternyata Dapat Pembebasan Bersyarat

News | Senin, 21 September 2026 | 16:47 WIB

4 Rekomendasi HP Murah Lancar Main Game, Push Rank MLBB Aman!

4 Rekomendasi HP Murah Lancar Main Game, Push Rank MLBB Aman!

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 16:45 WIB

×