Garudafood dan The Duck King Resmi Catatkan Sahamnya di BEI

Rabu, 10 Oktober 2018 | 13:14 WIB
Garudafood dan The Duck King Resmi Catatkan Sahamnya di BEI
PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) hari ini (10/10/2018) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) hari ini (10/10/2018) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dua perseroan tersebut menjadi emiten ke 43 dan 44 yang melantai di BEI tahun ini.

Untuk GOOD, jumlah saham yang dicatatkan mencapai 7,37 miliar saham yang terdiri dari saham pendiri sebesar 6,61 miliar saham, pelaksanaan obligasi konversi sebesar 727,84 juta saham, penawaran umum kepada masyarakat sebesar 32,20 juta saham dan program employee stock allocation (ESA) sebesar 2,8 juta saham dengan nilai nominal Rp 100. Harga penawaran saham perdana Rp 1.284 per saham.

Bersamaan dengan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), perseroan akan menerbitkan saham baru kepada Pelican Company Ltd (Pelican) dalam rangka pelaksanaan konversi mandatory convertible bond yang diterbitkan berdasarkan perjanjian investasi pada 29 Maret 2018 sebesar 727,84 juta saham biasa.

Dengan ada konversi MCB Pelican bersamaan dengan terjualnya seluruh saham dalam IPO, persentase kepemilikan masyarakat dan Pelican akan menjadi sebesar 10,34 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan usai IPO dan pelaksanaan konversi MCB Pelican.

Dana hasil IPO antara lain digunakan untuk pengembangan usaha. Sebelumnya penawaran saham perdana perseroan dilakukan pada 2-4 Oktober 2018, penjatahan pada 8 Oktober 2018, dan pencatatkan 10 Oktober 2018. Perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Untuk DUCK, perseroan mencatatkan saham 1,28 miliar saham yang terdiri dari saham pendiri sebesar 770 juta saham, penawaran umum saham 513,33 juta saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Harga penawaran saham perdana yang ditetapkan Rp 505 per saham. Perseroan meraup dana Rp 259,23 miliar dari hasil IPO. Dana hasil IPO antara lain digunakan untuk pembukaan gerai baru, renovasi gerai yang sudah ada. Selain itu, sisanya untuk modal kerja dan meningkatkan kapabilitas operasional. Perseroan telah memiliki 29 gerai yang dimiliki.

Dalam rangka IPO tersebut perseroan telah menunjuk penjamin pelaksana emisi efek antara lain PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Dalam IPO ini, perseroan juga alokasikan 0,006 persen dari jumlah penerbitan saham yang ditawarkan atau sebesar 30 ribu saham.

Tak hanya itu, perseroan juga menerbitkan opsi saham untuk program MESOP sebanyak-banyaknya 10 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh usai IPO sebanyak-banyaknya 128,33 juta saham.

"Setelah menjadi perusahaan publik, kami harap perusahaan bisa meningkatkan performanya. Dua emiten itu contoh perusahaan yang memanfaatkan posisi mereka sebagai perusahaan publik untuk menjaring dana," ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W Widodo di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Terpantau, pergerakan saham dua emiten tersebut langsung merangkak naik. Tercatat saham pengelola restoran The Duck King naik menjadi Rp 755 dari harga penawaran Rp 505 atau naik 49,5 persen. Dalam pergerakan tersebut, saham DUCK ditransaksikan dengan volume 3.420 lembar saham dan frekuensi sebanyak 11 kali.

Sementara, perdagangan saham GOOD juga langsung naik 49,81 persen dari harga penawaran Rp 1.285 per lembar saham menjadi Rp 1.925 per lembar saham. Dalam perdagangan itu, saham perusahaan makanan dan minuman ringan ini ditransaksikan dengan volume 1.904 lembar saham dan frekuensi sebanyak 21 kali.

Untuk diketahui, Jaya Indo Bersama merupakan perusahan pengelola restoran dengan merek seperti The Duck King, Fook Yew, dan Panda Bowl. Sedangkan, Garudafood merupakan perusahaan produsen makanan dan minuman ringan seperti Gery, Chocolatos, Leo, dan Clevo.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?