Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Garudafood dan The Duck King Resmi Catatkan Sahamnya di BEI

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 10 Oktober 2018 | 13:14 WIB
Garudafood dan The Duck King Resmi Catatkan Sahamnya di BEI
PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) hari ini (10/10/2018) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) hari ini (10/10/2018) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dua perseroan tersebut menjadi emiten ke 43 dan 44 yang melantai di BEI tahun ini.

Untuk GOOD, jumlah saham yang dicatatkan mencapai 7,37 miliar saham yang terdiri dari saham pendiri sebesar 6,61 miliar saham, pelaksanaan obligasi konversi sebesar 727,84 juta saham, penawaran umum kepada masyarakat sebesar 32,20 juta saham dan program employee stock allocation (ESA) sebesar 2,8 juta saham dengan nilai nominal Rp 100. Harga penawaran saham perdana Rp 1.284 per saham.

Bersamaan dengan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), perseroan akan menerbitkan saham baru kepada Pelican Company Ltd (Pelican) dalam rangka pelaksanaan konversi mandatory convertible bond yang diterbitkan berdasarkan perjanjian investasi pada 29 Maret 2018 sebesar 727,84 juta saham biasa.

Dengan ada konversi MCB Pelican bersamaan dengan terjualnya seluruh saham dalam IPO, persentase kepemilikan masyarakat dan Pelican akan menjadi sebesar 10,34 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan usai IPO dan pelaksanaan konversi MCB Pelican.

Dana hasil IPO antara lain digunakan untuk pengembangan usaha. Sebelumnya penawaran saham perdana perseroan dilakukan pada 2-4 Oktober 2018, penjatahan pada 8 Oktober 2018, dan pencatatkan 10 Oktober 2018. Perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Untuk DUCK, perseroan mencatatkan saham 1,28 miliar saham yang terdiri dari saham pendiri sebesar 770 juta saham, penawaran umum saham 513,33 juta saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Harga penawaran saham perdana yang ditetapkan Rp 505 per saham. Perseroan meraup dana Rp 259,23 miliar dari hasil IPO. Dana hasil IPO antara lain digunakan untuk pembukaan gerai baru, renovasi gerai yang sudah ada. Selain itu, sisanya untuk modal kerja dan meningkatkan kapabilitas operasional. Perseroan telah memiliki 29 gerai yang dimiliki.

Dalam rangka IPO tersebut perseroan telah menunjuk penjamin pelaksana emisi efek antara lain PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Dalam IPO ini, perseroan juga alokasikan 0,006 persen dari jumlah penerbitan saham yang ditawarkan atau sebesar 30 ribu saham.

Tak hanya itu, perseroan juga menerbitkan opsi saham untuk program MESOP sebanyak-banyaknya 10 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh usai IPO sebanyak-banyaknya 128,33 juta saham.

"Setelah menjadi perusahaan publik, kami harap perusahaan bisa meningkatkan performanya. Dua emiten itu contoh perusahaan yang memanfaatkan posisi mereka sebagai perusahaan publik untuk menjaring dana," ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W Widodo di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Terpantau, pergerakan saham dua emiten tersebut langsung merangkak naik. Tercatat saham pengelola restoran The Duck King naik menjadi Rp 755 dari harga penawaran Rp 505 atau naik 49,5 persen. Dalam pergerakan tersebut, saham DUCK ditransaksikan dengan volume 3.420 lembar saham dan frekuensi sebanyak 11 kali.

Sementara, perdagangan saham GOOD juga langsung naik 49,81 persen dari harga penawaran Rp 1.285 per lembar saham menjadi Rp 1.925 per lembar saham. Dalam perdagangan itu, saham perusahaan makanan dan minuman ringan ini ditransaksikan dengan volume 1.904 lembar saham dan frekuensi sebanyak 21 kali.

Untuk diketahui, Jaya Indo Bersama merupakan perusahan pengelola restoran dengan merek seperti The Duck King, Fook Yew, dan Panda Bowl. Sedangkan, Garudafood merupakan perusahaan produsen makanan dan minuman ringan seperti Gery, Chocolatos, Leo, dan Clevo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPO Superkrane Kelebihan Permintaan Hampir 11 Kali

IPO Superkrane Kelebihan Permintaan Hampir 11 Kali

Bisnis | Selasa, 09 Oktober 2018 | 10:25 WIB

Saham AKSI Kembali Diperdagangkan BEI

Saham AKSI Kembali Diperdagangkan BEI

Bisnis | Kamis, 27 September 2018 | 10:55 WIB

Melejit 129,67 Persen, Saham PANI Masuk UMA

Melejit 129,67 Persen, Saham PANI Masuk UMA

Bisnis | Rabu, 26 September 2018 | 11:30 WIB

Terkini

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB