Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Masuk Awal Pekan, IHSG Berpeluang Lanjutkan Tren Penguatan

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Senin, 29 Oktober 2018 | 08:14 WIB
Masuk Awal Pekan, IHSG Berpeluang Lanjutkan Tren Penguatan
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (24/5).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (29/10/2018) diprediksi akan melanjutkan tren penguatan.

Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan, pergerakan IHSG yang mencoba bertahan naik memberikan gambaran akan adanya peluang untuk kembali mengalami kenaikan.

Pergerakan ini dimungkinkan dapat menjadi awal dari adanya tren kenaikan yang tentunya harus didukung dengan adanya sentimen positif lainnya dibandingkan pergerakan rupiah dan pasar obligasi yang cenderung kembali melemah.

Diharapkan aksi ambil untung berlebihan dapat berkurang dan kenaikan sebelumnya tidak langsung dimanfaatkan untuk profit taking.

"Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5.745-5.758 dan resistance diharapkan dapat menyentuh kisaran 5.810-5.827.,"‎ kata Reza di Jakarta, Senin (29/10/2018).‎

Senada dengan Reza, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji‎ juga memprediksi IHSG bergerak positif alias menguat.

Dia menjelaskan, Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.732. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.801 hingga 5.817,"‎ kata Nafan.

baca juga

Berdasarkan data RTI perdagangan IHSG pada akhir pekan lalu (26/10/2018) dibuka menguat di level 5.761. Penguatan itu berlanjut hingga IHSG ditutup menguat di level 5.784.

Dalam perdagangan akhir pekan kemarin, sebanyak 10,47 miliar volume saham diperdagangkan ‎dengan frekuensi 321.407 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 7,16 triliun.

Pada perdagangan akhir pekan kemarin 185 saham bergerak menguat, 204 saham bergerak turun, dan 127 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sentimen Global Diharapkan Picu Penguatan IHSG Hari Ini

Sentimen Global Diharapkan Picu Penguatan IHSG Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 07:51 WIB

Kepanikan Pasar Picu Pelemahan IHSG Hari Ini

Kepanikan Pasar Picu Pelemahan IHSG Hari Ini

Bisnis | Kamis, 25 Oktober 2018 | 08:03 WIB

IHSG Melemah, Tren Kenaikan Kembali Tertahan

IHSG Melemah, Tren Kenaikan Kembali Tertahan

Bisnis | Rabu, 24 Oktober 2018 | 07:54 WIB

Analis: Ada Harapan IHSG Bergerak Menguat Hari Ini

Analis: Ada Harapan IHSG Bergerak Menguat Hari Ini

Bisnis | Selasa, 23 Oktober 2018 | 08:42 WIB

Rilis Kinerja Emiten Diprediksi Jadi Pendongkrak IHSG

Rilis Kinerja Emiten Diprediksi Jadi Pendongkrak IHSG

Bisnis | Senin, 22 Oktober 2018 | 07:52 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB