Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Teguran Jokowi ke Pengusaha : Stop Ekspor Bahan Mentah!

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 03 Desember 2018 | 10:33 WIB
Teguran Jokowi ke Pengusaha : Stop Ekspor Bahan Mentah!
Presiden Jokowi dalam CEO Networking di The Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Senin (3/11/2018). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Presiden Jokowi tak pernah bosan meminta kalangan pengusaha untuk tak lagi melakukan ekspor bahan mentah. Jokowi ingin kalangan pengusaha bisa mengekspor barang setengah jadi atau jadi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun mengajak kalangan pengusaha mengembangkan industri hilirisasi. Sehingga, barang mentah dari Sumber Daya Alam (SDA) bisa diproses barang setengah jadi atau jadi yang nantinya memiliki nilai tambah.

"Saya ajak seluruh CEO agar terus kita lakukan tahapan hilirisasi. Stop ekspor bahan mentah! Kurangi bahan mentah," ujar Jokowi dalam CEO Networking di The Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Senin (3/11/2018).

Menurut Mantan Walikota Solo ini, Indonesia kaya akan SDA-nya. Misalnya, mineral bauksit yang melimpah, tetapi hanya dijual mentah saja.

Padahal, lanjut dia, jika dihilirisasi atau diolah bisa menjadi produk alumina yang merupakan bahan baku alumunium.

"‎Di sisi lain pabrik alumunium setiap tahun impor ratusan ribu ton alumina yang merupakan produk hilir bauksit. Kuncinya dari hilir. Industrialisasi hilirisasi. Disitulah kunci," tutur dia.

Selain itu, Indonesia juga selalu mengekspor bahan mentah batubara yang kurang lebih sebanyak 480 juta ton setahun.

Jokowi pun menambahkan, ajakan hilirisasi ke pengusaha ini bukan tanpa alasan. ‎Hilirisasi ini agar mengurangi defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) yang selama ini menjadi penyakit Indonesia.

"Negara kita produsen kelapa sawit terbesar di dunia. 42 juta ton produksi kita minyak mentah sawit per tahun. Ini yang sekarang kita usahakan agar ada Hilirisasi CPO ke 20. Kita wajibkan penggunaannya. Berapa juta ton impor solar yang bisa kita hemat," imbuh dia.

baca juga

"Kita beri denda enggak tau pake jurus apa agar ini terealisasi. Dan kita akan menuju b20 b50 b80 b100. Kembali lagi ini akan kurangi CAD kita. Defisit transaksi berjalan. Karena impor solar bisa dihilangkan dikurangi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Ceramah Habib Bahar, Mahfud MD: Dakwah Harusnya Menyejukkan

Soal Ceramah Habib Bahar, Mahfud MD: Dakwah Harusnya Menyejukkan

News | Senin, 03 Desember 2018 | 09:44 WIB

Senin Ini, Habib Bahar Diperiksa Polisi karena Kasus 'Jokowi Banci'

Senin Ini, Habib Bahar Diperiksa Polisi karena Kasus 'Jokowi Banci'

News | Senin, 03 Desember 2018 | 06:15 WIB

Kasus 'Jokowi Banci' Habib Bahar, Polisi Bentuk Penyidik Gabungan

Kasus 'Jokowi Banci' Habib Bahar, Polisi Bentuk Penyidik Gabungan

News | Senin, 03 Desember 2018 | 06:00 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB