Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:56 WIB
Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter
Ilustrasi dokter (Unsplash/@etactics)
baca 10 detik
  • Sejumlah dokter mengecam mendiang Yusrizal di media sosial setelah korban mengeluhkan layanan IGD yang lambat.
  • Prof. Tjandra Yoga Aditama menyatakan pada Rabu (5/8/2026) bahwa empati merupakan prinsip wajib bagi profesi dokter.
  • Guru Besar FKUI tersebut menegaskan dokter harus memahami kondisi psikologis pasien dan bijak menggunakan media sosial.

Suara.com - Viral komentar yang ditulis sejumlah dokter dan tenaga kesehatan kepada mendiang Yusrizal di media sosial memicu sorotan publik.

Komentar tersebut menuai kecaman karena dinilai tidak menunjukkan empati terhadap pasien yang sebelumnya mengeluh harus menunggu sekitar delapan jam di instalasi gawat darurat (IGD) sebelum mendapatkan ruang rawat.

Kasus itu kembali menjadi perbincangan setelah Yusrizal meninggal dunia beberapa hari pasca mengunggah keluhan tersebut di akun Threads pribadinya. 

Di tengah polemik tersebut, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Tjandra Yoga Aditama mengingatkan bahwa empati termasuk prinsip yang tidak bisa ditawar dalam profesi dokter.

"Seorang dokter tentu harus memberi empati pada pasien, bagaimanapun keadaannya karena pasien memang sedang sakit yang bukan hanya fisik tetapi juga mungkin ada tekanan pemikiran menghadapi situasi yang ada," kata Prof. Tjandra dalam pernyataannya, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, dokter tidak cukup hanya memiliki empati, tetapi juga harus memiliki "einfühlung", istilah dari bahasa Jerman yang berarti "merasa ke dalam" atau feeling into.

Ia menjelaskan, konsep tersebut menggambarkan kemampuan seseorang untuk menyelami dan ikut merasakan apa yang dialami orang lain. Karena itu, seorang dokter tidak hanya bertugas memeriksa dan mengobati pasien, tetapi juga memahami kondisi psikologis serta beban yang dirasakan pasien.

"'Dalam hal ini dokter perlu dan harus punya 'einfühlung' pada pasien. Jadi dokter bukan hanya memeriksa dan mengobati pasien, tetapi juga merabarasakan apa yang dialami dan dikeluhkan pasiennya dan memberikan empati sesuai keadaan yang dialami pasiennya," jelasnya.

Prof. Tjandra menilai akan sangat memprihatinkan apabila ada dokter yang tidak menunjukkan empati kepada pasien.

baca juga

"Harus diingat bahwa pasien bukan hanya mengeluhkan keadaan sakitnya tetapi juga berbagai keadaan yang terkait dengan keadaan sakitnya, dan ini harus dipahami dan diberi empati memadai," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa polemik tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih bijak menggunakan media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Komentar Tak Berempati Nakes ke Pasien BPJS, RSUP Dr. Sardjito Buka Suara

Viral Komentar Tak Berempati Nakes ke Pasien BPJS, RSUP Dr. Sardjito Buka Suara

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:27 WIB

Bedah Robotik Makin Canggih dan Populer, Akankah Gantikan Peran Dokter?

Bedah Robotik Makin Canggih dan Populer, Akankah Gantikan Peran Dokter?

Health | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:39 WIB

Terkini

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:15 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

×