Mau Punya Hunian Bersubsidi di Dekat Stasiun? Ini Syaratnya

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 10 Desember 2018 | 19:10 WIB
Mau Punya Hunian Bersubsidi di Dekat Stasiun? Ini Syaratnya
Rencana pembangunan hunian konsep TOD.

Suara.com - Perusahaan pelat merah tengah gencar membangun hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD). Salah satunya TOD di Stasiun Rawa Buntu yang akan dibangun oleh Perum Perumnas.

Dengan konsep tersebut, masyarakat bisa memiliki hunian yang dekat dengan moda transportasi seperti Kereta Rel Listrik (KRL). Tentunya dalam proyek tersebut ada hunian bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Namun apa saja syarat untuk memiliki hunian tersebut?

Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perum Perumnas, Galih Prahananto mengatakan, tentunya ada syarat yang harus dipenuhi masyarakat untuk bisa memiliki hunian TOD bersubsidi.

Syarat itu kata dia, masyarakat harus belum memiliki rumah. Persyaratan itu harus dibuktikan dengan surat dari pihak berwenang bahwa belum memiliki rumah.

"Kemudian, penghasilan (masyarakat) tidak boleh lebih dari Rp 7 juta," ujar ‎Galih saat ditemui di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Senin (10/12/2018).

Syarat lain, masyarakat harus memberikan surat pernyataaan bahwa hunian tersebut akan digunakan untuk sendiri. Artinya hunian tersebut tidak bisa ditempati oleh orang lain.

"‎Jadi tidak dibisniskan. Sehingga yang tinggal ya hanya yang butuh. Kita bisa ambil lagi unit itu kalau ternyata yang tinggal bukan pemilik asli," kata Galih.

Adapun untuk hunian TOD Rawa Buntu akan dibangun oleh Perum Perumnas dengan total unit 3.632 hunian. Tahap pertama dibangun 3 tower dari total 6 tower.

Ketiga tower pada tahap pertama ini terdiri dari 1.816 unit yang terdiri dari 330 hunian subsidi dan 1.486 hunian non subsidi dengan harga hunian subsidi sebesar Rp 250 juta.

Total investasi TOD Stasiun Rawa Buntu sekitar Rp 2 triliun dengan target penyelesaian pada 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Konsep TOD Terhambat Perizinan Pemprov DKI Jakarta

Pembangunan Konsep TOD Terhambat Perizinan Pemprov DKI Jakarta

Bisnis | Senin, 10 Desember 2018 | 16:42 WIB

Kompetisi Desain Interior Siap Telurkan Hasil Hunian Masa Depan

Kompetisi Desain Interior Siap Telurkan Hasil Hunian Masa Depan

Lifestyle | Rabu, 21 November 2018 | 18:14 WIB

Merpati Airlines Tak Jadi Pailit, Siap-siap Mengudara Lagi

Merpati Airlines Tak Jadi Pailit, Siap-siap Mengudara Lagi

Bisnis | Rabu, 14 November 2018 | 15:37 WIB

Terkini

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:35 WIB

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:30 WIB

Garmin Pamerkan Inovasi Kesehatan Digital Terbaru dalam Garmin Health Summit 2026 di Bangkok

Garmin Pamerkan Inovasi Kesehatan Digital Terbaru dalam Garmin Health Summit 2026 di Bangkok

Health | Selasa, 03 November 2026 | 09:29 WIB

×