Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Kementerian PUPR Normalisasi Kali Pepe dan Sungai Bengawan Solo

Iwan Supriyatna

Rabu, 13 Februari 2019 | 08:16 WIB
Kementerian PUPR Normalisasi Kali Pepe dan Sungai Bengawan Solo
Aliran Sungai Bengawan Solo. (Dokumen: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) melakukan penanganan banjir Kota Solo dengan membangun sejumlah infrastruktur pengendali banjir secara bertahap dan berkesinambungan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dalam penanggulangan banjir, disamping pembangunan infrastruktur fisik, juga diperlukan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai.

“Selain itu, penanganan banjir di Kota Solo dilakukan secara terpadu dari hulu hingga bagian hilir,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Kota Solo atau Surakarta berada di dataran rendah dan menjadi pertemuan beberapa sungai, yakni Kali Pepe, Kali Gajah Putih, Kali Anyar, Kali Premulung dan Sungai Bengawan Solo.

Sejumlah tempat sering mengalami banjir antara lain Kelurahan Banyuanyar, Sumber, Jalan Slamet Riyadi tepatnya di depan PN Surakarta, Jalan Yosodipuro, Monumen Pers, GOR Manahan, Kelurahan Danukusuman dan Tanjunganom.

Pekerjaan infrastruktur pengendali banjir Kota Solo dibagi menjadi tiga pekerjaan konstruksi yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total Rp 509,7 miliar menggunakan kontrak tahun jamak 2016-2018.

Pekerjaan pertama yakni perkuatan tebing dan normalisasi Kali Pepe Hilir, sepanjang 9,8 km dimulai dari Bendung Tirtonadi sampai dengan Pintu Air Demangan (Hilir) untuk mempertahankan kapasitas tampung sungai.

Penanganan Kali Pepe Hilir memberi manfaat meningkatkan kapasitas tampungan sungai sebesar 244.000 m3. Dengan demikian akan mengurangi risiko banjir bagi kawasan seluas kurang lebih 80 hektare yang terdiri dari Kecamatan Banjarsari, Pasar Kliwon, dan Laweyan.

Melalui kegiatan normalisasi, kapasitas debit sungai yang dapat dialirkan juga meningkat yakni mencapai 50 m3/detik.

baca juga

Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 125,4 miliar (2016-2018) dengan kontraktor pelaksana PT. Basuki Rahmanta Putra. Normalisasi sungai melintasi 15 kelurahan dan 3 kecamatan di Kota Solo.

Pekerjaan kedua adalah pengendalian banjir di Kali Pepe bagian Hulu berupa rehabilitasi/penggantian bendung karet Tirtonadi dari bentang 20 meter menjadi 60 meter, disertai normalisasi sungai sepanjang 3,2 Km, pembangunan revetment sepanjang 1,7 Km dan pemasangan pintu air dan pompa pengendali banjir sebanyak 1 buah.

Kontraktor pelaksana adalah PT. Adhi Karya - PT. Minarta (KSO) dengan nilai kontrak tahun jamak 2016-2018 sebesar Rp 182,3 miliar.

Pada saat musim kemarau, pintu Bendung Karet Tirtonadi akan ditutup, sehingga menjadi tampungan air atau long storage dengan kapasitas sebanyak 1 juta m3.

Pada musim hujan, pintu akan dibuka dan mengalirkan air dengan kapasitas 1.048 m3 per detik, atau lebih besar dari debit awal sebesar 390 m3 per detik.

Rehabilitasi Bendung Tirtonadi memberikan manfaat mengurangi risiko genangan banjir pada kawasan seluas 110 hektar dan menurunkan elevasi banjir.

Pekerjaan ketiga yakni penanganan Sungai Bengawan Solo dengan membangun tanggul atau parapet pada sungai dan untuk badan sungai yang sudah ada, dilakukan peninggian tanggul sepanjang 5,5 km.

Selain itu juga dilakukan pembangunan revetment sepanjang ± 3, 1 km, rumah pompa, dan penyediaan pompa banjir sebanyak delapan buah.

Manfaatnya adalah meningkatkan kapasitas sungai dari debit kala ulang 10 tahun (Q10) sebesar 1.550 m3/detik menjadi debit kala ulang 50 tahun (Q50) sebesar 2.171 m3/detik.

Dengan demikian akan mengurangi resiko genangan banjir di kecamatan Pasarkliwon, dan Jebres, Kota Surakarta seluas ± 230 ha.

Pekerjaan dilakukan oleh kontraktor pelaksana PT. WIKA-APTA (KSO) dengan nilai kontrak tahun jamak 2016-2018 sebesar Rp 202 miliar.

Lokasi pekerjaan mulai dari Joyosuran, Jembatan Mojo – Demangan, Pucangsawit, dan di Kawasan Taman Satwa Taru Jurug.

Selain bermanfaat sebagai pengendali banjir, dengan adanya normalisasi sungai dan rehabilitasi Bendung Tirtonadi juga membuat aliran sungai kini menjadi bersih dan tidak berbau.

Sepanjang bantaran Kali Pepe juga dilakukan penataan sehingga menjadi ruang terbuka publik baru yang ramai dikunjungi warga Solo mulai sore hingga petang. Masyarakat pun mengembangkannya menjadi wisata perahu di sepanjang aliran sungai.

Menteri Basuki telah menginstruksikan kepada BBWS Bengawan Solo untuk menyediakan tempat sampah yang cukup pada ruang terbuka publik.

Dengan demikian masyarakat diajak untuk tertib menjaga kebersihan dan menjadikannya sebagai budaya sehingga kebersihan sungai terjaga.

Selain itu juga akan ditambah penghijauan yang akan membuat kawasan menjadi lebih sejuk dan nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Buat Sistem Peringatan Dini Banjir untuk Wilayah Jakarta

Pemerintah Buat Sistem Peringatan Dini Banjir untuk Wilayah Jakarta

Bisnis | Selasa, 12 Februari 2019 | 15:33 WIB

Ada Jalan Tol, Balikpapan - Samarinda Bisa Ditempuh 1 Jam Perjalanan

Ada Jalan Tol, Balikpapan - Samarinda Bisa Ditempuh 1 Jam Perjalanan

Bisnis | Selasa, 12 Februari 2019 | 08:13 WIB

Jasa Marga Ungkap Alasan Perubahan Rute Proyek Tol Cigatas

Jasa Marga Ungkap Alasan Perubahan Rute Proyek Tol Cigatas

Bisnis | Senin, 11 Februari 2019 | 23:17 WIB

Terkini

Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta

Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo

Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan

Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli

Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:34 WIB

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:25 WIB

×