Perlancar Aliran Sungai, Kementerian PUPR Galakan Program Citarum Harum

Iwan Supriyatna

Rabu, 20 Februari 2019 | 09:34 WIB
Perlancar Aliran Sungai, Kementerian PUPR Galakan Program Citarum Harum
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. (Dokumen: Kementerian PUPR)

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, keberhasilan Program Citarum Harum memerlukan sinergitas antara Pemerintah Pusat, Daerah dan masyarakat.

“Kementerian PUPR telah melakukan penanganan Sungai Citarum sejak lama diantaranya melakukan pengerukan. Namun dalam dua tahun ada sedimentasi lagi karena bergantung pada kondisi Hulu Sungai Citarum di Cisanti. Itu bukti tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan engineering saja,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Untuk penanganan Sungai Citarum yang lebih komprehensif, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Perpres 15 tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum atau dikenal Program Citarum Harum.

Dalam Program Citarum Harum telah disepakati rencana aksi yang mengatur pembagian tanggung jawab Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya.

“(Dengan Perpres pun) tidak berhasil jika tanpa leadership yang kuat. Bila kita bekerja masing-masing, hasilnya tidak akan maksimal. Oleh karena itu rencana dan program aksi yang sudah disepakati, harus kita taati bersama. Siapa berbuat apa, dimana, besarannya, kapan selesainya dan apa outputnya,” ujar Menteri Basuki.

Dijelaskan Menteri Basuki bahwa yang dilakukan Kementerian PUPR untuk mendukung Gerakan Citarum Harum adalah pengelolaan sumber daya air, pengelolaan limbah cair dan padat di sepanjang sungai dan pemukiman kembali masyarakat yang tinggal di bantaran maupun kawasan rawan bencana banjir.

Tugas tersebut selanjutnya diimplementasikan dengan berbagai pembangunan infrastruktur. Dalam pengelolaan Sungai Citarum, saat ini tengah dikerjakan sejumlah kegiatan penanganan banjir, antara lain Pembangunan Terowongan Nanjung (Curug Jompong), Kolam Retensi Cieunteung Dayeuh Kolot, Embung Gedebage, Floodway sungai Ciantig – Citepus sebagai bagian dari penanganan banjir di kawasan Pasteur - Kota Bandung dan pembangunan floodway sungai Cisangkuy.

Kemudian dilakukan peningkatan kapasitas Sungai Citarum Hulu dan normalisasi sejumlah sungai yakni 4 anak Sungai Citarum (Sungai Cikijing, Cikeruh, Cimande, dan Citarum Hulu), Sungai Citepus, Sungai Cinambo, Sungai Cilember, Sungai Cibeureum.

Selain itu pembangunan 266 buah checkdam sebagai pengendali sedimen, dimana hingga kini sudah terbangun 146 buah check dam.

baca juga

Selanjutnya Menteri Basuki melakukan peninjauan ke proyek Terowongan Nanjung (Curug Jompong) di Desa Nanjung, Kabupaten Bandung usai menghadiri Citarum Expo.

Menteri Basuki mengatakan, pembangunan Terowongan Nanjung dilaksanakan untuk memperlancar aliran sungai Citarum di Curug Jompong, dan mengurangi lama dan luas genangan yang sering terjadi pada saat musim hujan di Kecamatan Dayeuh Kolot dan sekitarnya.

“2 tunnel tersebut memiliki panjang masing-masing 230 meter dengan progres 21%, dan akan rampung Desember 2019. Kedua terowongan akan bisa ditembus pada bulan Juni 2019,” tambah Menteri Basuki.

Proyek dikerjakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya KSO, dengan anggaran sebesar Rp 352 miliar.

Sementara rampungnya pembangunan kolam retensi Cieunteung sudah terlihat manfaatnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Bob Arthur Lambogia mengatakan, genangan air yang biasanya sampai 4-5 hari, saat ini berkurang menjadi 1 hari dan kondisi kembali normal.

Kolam retensi tersebut akan dilengkapi empat pompa berkapasitas 12,5 m3.

Dalam pengelolaan limbah, Kementerian PUPR akan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal dan memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui Program TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse dan Recycle).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Terpilih, Prabowo - Sandiaga Akan Pisah Kementerian PU dan PR

Jika Terpilih, Prabowo - Sandiaga Akan Pisah Kementerian PU dan PR

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 00:05 WIB

Penataan Kampung Nelayan Dilakukan di Pontianak Hingga Jayapura

Penataan Kampung Nelayan Dilakukan di Pontianak Hingga Jayapura

Bisnis | Senin, 18 Februari 2019 | 05:12 WIB

Menteri PUPR Optimis RPJMN 2015-2019 Tercapai

Menteri PUPR Optimis RPJMN 2015-2019 Tercapai

Bisnis | Kamis, 14 Februari 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 20:06 WIB

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:55 WIB

×