Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021, Pergerakan Ekonomi Lombok Diramal Lebih Baik

Iwan Supriyatna

Senin, 25 Februari 2019 | 06:58 WIB
Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021, Pergerakan Ekonomi Lombok Diramal Lebih Baik
Megahnya Sirkuit Mandalika, tuan rumah MotoGP Indonesia 2021. [Instagram/@sea.infra]

Suara.com - Penunjukan Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah MotoGP 2021 diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di Pulau Lombok, khususnya Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Buat kami yang paling penting ini multiplier effectnya. Makin banyak orang datang makin banyak yang menginap dan berbelanja. Kalau sudah begitu pergerakan ekonomi Lombok Tengah menjadi baik dan meningkat," ujar Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri.

Dengan menjadi tuan rumah MotoGP 2021, akan banyak dampak yang luar biasa untuk daerah maupun masyarakat, terutama sekali dalam peningkatan pembangunan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Bayangkan, hotel-hotel akan terbangun, pusat-pusat kerajinan dan oleh-oleh juga tumbuh, belum yang lain-lain. Seiring wisatawan yang datang. Semua itu muaranya untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," terang Pathul Bahri.

Pathul Bahri menyebutkan, dalam beberapa tahun terakhir pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata selalu meningkat.

Dari sebelumnya, PAD Lombok Tengah hanya Rp 35 miliar dalam 2-3 tahun. Saat ini sudah meningkat menjadi Rp 200 miliar.

"Makanya kami bersyukur dari sektor pariwisata yang tadinya kecil sekarang sudah besar. Bahkan APBD kita yang tadinya hanya Rp 900 miliar sekarang menjadi Rp 2,3 triliun. Ini suatu kesyukuran," jelas mantan Anggota DPRD NTB itu.

Oleh karena itu, ia berharap sebagai destinasi wisata Pulau Lombok semakin dikenal apalagi sejak kabar Sirkuit Mandalika ditetapkan menjadi tuan rumah MotoGP 2021.

"Mudah-mudahan ini cepat selesai dan sesuai tepat waktu. Apalagi sirkuit ini di bangun investor Perancis yang sudah berpengalaman, sehingga pada 2021, MotoGP bisa kami gelar," katanya.

baca juga

Rencananya, Sirkuit Mandalika akan dibangun pada Oktober 2019. Sirkuit Mandalika akan memiliki panjang 4,32 km. Sirkuit tersebut terdiri dari 18 tikungan dan memiliki satu lintasan lurus, yang sepertinya akan menjadi garis start dan finish.

Sarana penunjang area paddock akan memiliki 40 garasi untuk kegiatan operasional tim balap.

Kapasitas grand stand mencapai 93.200 tempat duduk. Itu belum termasuk 138.700 area tanpa tempat duduk dan hospitality suites, yang mampu menampung 7.700 penonton. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya MotoGP, Indonesia Turut Jadi Tuan Rumah World Superbike 2021

Tak Hanya MotoGP, Indonesia Turut Jadi Tuan Rumah World Superbike 2021

Sport | Minggu, 24 Februari 2019 | 13:30 WIB

Indonesia Dikabarkan Bakal Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021

Indonesia Dikabarkan Bakal Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021

Sport | Kamis, 21 Februari 2019 | 11:55 WIB

Kepedasan, Miss World 2018 Malah Ketagihan Makan Sop Ikan Lombok

Kepedasan, Miss World 2018 Malah Ketagihan Makan Sop Ikan Lombok

Lifestyle | Sabtu, 16 Februari 2019 | 12:39 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×