Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Pesawat Boeing 737 MAX 8 Kembali Jatuh, Sama dengan Tragedi Lion Air?

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 11 Maret 2019 | 09:50 WIB
Pesawat Boeing 737 MAX 8 Kembali Jatuh, Sama dengan Tragedi Lion Air?
Ilustrasi Ethiopian Airlines Boeing 737 tengah berada di bandara Mahe, Seychelles. [Shutterstock]

Suara.com - Pesawat Boeing 737 MAX 8 bakal kembali dapat pengawasan khusus dari otoritas penerbangan setelah pesawat jenis itu milik Ethiopian Airlines jatuh pada Minggu (10/3/2019).

Pengawasan ini wajar didapatkan, pasalnya kecelakaan pada pesawat itu telah kedua kalinya, setelah pesawat 737 MAX 8 milik Lion Air jatuh pada Oktober lalu di perairan Karawang.

Menurut para pakar industri penerbangan, penyebab jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines tidak jelas dan belum tentu sama dengan penyebab jatuhnya Lion Air.

"Belum ada indikasi apakah kedua kecelakaan itu disebabkan oleh faktor yang sama, dan hampir tidak pernah terdengar (kecelakaan Ethiopian Airlines)," kata penyelidik kecelakaan senior dan mantan pilot, John Cox seperti dikutip dari CNBC, Senin (11/3/2019).

Boeing 737 MAX 8 merupakan pesawat terbaru dan telah terbang dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini. Boeing pun telah mengirimkan 350 pesawat jenis itu ke maskapai di seluruh dunia sejak Mei 2017.

Dengan kembali jatuhnya Boeing 737 MAX 8, menimbulkan pertanyaan semua pihak dengan pesawat Boeing 737 MAX 8 tersebut.

Maskapai yang berbasis di Dallas ini juga diterbangkan oleh Southwest Airlines, American Airlines, United Airlines dan juga berada di armada Icelandair, Xiamen Airlines, dan Fiji Airways.

"Hati kami tertuju pada keluarga dan orang-orang terkasih dari penumpang dan karyawan di Ethiopian Airlines penerbangan 302," kata Southwest Airlines dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, sebuah pesawat jenis Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas.

Pesawat yang mengangkut 149 penumpang dan delapan awak penerbangan ini jatuh di kota Bishoftu atau 62 kilometer dari Ibu Kota Addis Ababa.

Seperti dilansir Reuters, pesawat dengan penerbangan ET 302 menuju Nairobi itu meninggalkan bandara Bole di Addis Ababa pada pukul 8.38 pagi waktu setempat, tapi pada 8.44 pagi otoritas layanan navigasi kehilangan kontak pesawat tersebut.

"Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung dan kami tidak memiliki informasi yang dikonfirmasi tentang selamat atau kemungkinan korban," kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Satu WNI Korban Kecelakaan Pesawat Ethiopian Airlines?

Siapa Satu WNI Korban Kecelakaan Pesawat Ethiopian Airlines?

News | Senin, 11 Maret 2019 | 07:25 WIB

KBRI Addis Ababa Pastikan Ada 1 Korban WNI di Pesawat Ethiopian Airlines

KBRI Addis Ababa Pastikan Ada 1 Korban WNI di Pesawat Ethiopian Airlines

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 22:22 WIB

Iwan Tipu Calon Pramugari Lion Air sampai Ratusan Juta

Iwan Tipu Calon Pramugari Lion Air sampai Ratusan Juta

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 16:17 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB