Sebelum Naik MRT, Cek Cara Beli Tiketnya di Sini, Diskon 50 Persen Loh

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Senin, 01 April 2019 | 06:05 WIB
Sebelum Naik MRT, Cek Cara Beli Tiketnya di Sini, Diskon 50 Persen Loh
Warga berada di dekat loket elektronik pada hari terakhir uji coba publik pengoperasian MRT (Mass Rapid Transit) fase I koridor Lebak Bulus - Bundaran HI di Jakarta, Sabtu (23/3). [ANTARA FOTO/Fanny Octavianus]

Suara.com - Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta mulai beroperasi secara komersial pada Senin, 1 April 2019 hari ini, rangkaian kereta paling awal dimulai pada pukul 05:30 WIB.

Kabar baiknya lagi, MRT memberikan diskon 50 persen selama April untuk kalian.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan diskon tersebut diberikan agar lebih banyak masyarakat yang menggunakan MRT dan sosialisasi mengenai penggunaan MRT dapat lebih dipahami oleh masyarakat.

“Jadi, kalau sesuai tarif dari Lebak Bulus ke Bundaran HI itu Rp 14 ribu, selama satu bulan, hanya akan Rp 7 ribu sekali jalan. Juga, misal dari Dukuh Atas ke Fatmawati yang seharusnya Rp 12 ribu, hanya akan Rp 6 ribu. Dari Bundaran HI ke Dukuh Atas yang seharusnya Rp 3 ribu, hanya akan Rp 1.500," kata Anies, Minggu (31/3/2019).

Sebelum beraktivitas menggunakan MRT, penumpang wajib memahami beberapa alternatif metode pembayaran MRT, sebagai berikut:

1. Kartu MRT Jakarta Jelajah Single Trip, dapat diperoleh di mesin tiket otomatis (ticket vending machine) atau loket tiket (ticket sales office) yang ada di seluruh Stasiun MRT Jakarta.

Kartu Jelajah MRT Jakarta Single Trip dapat dibeli di mesin tiket otomatis maupun loket tiket yang ada di seluruh Stasiun MRT Jakarta dengan harga Rp 15 ribu diluar tarif yang dikenakan untuk perjalanan dari stasiun pemberangkatan ke stasiun tujuan.

Nilai Rp 15 ribu tersebut bersifat deposit, dimana akan dikembalikan (refund) kepada penumpang, jika penumpang mengembalikan kartu tersebut ke loket tiket di Stasiun MRT Jakarta selama periode masa berlaku kartu (7 hari).

2. Kartu Uang Elektronik Bank yaitu JakLingko, E-Money (Bank Mandiri), Brizzi(Bank BRI), Tap Cash (Bank BNI), Flazz (Bank BCA) dan JakartaOne (Bank DKI) yang dapat diperoleh dari masing-masing bank dimaksud.

baca juga

3. Adapun Kartu MRT Jakarta Jelajah Multi Trip belum diperjual-belikan karena dalam proses perizinan.

Layanan MRT Jakarta pada tanggal 1 April 2019 dapat dinikmati masyarakat mulai pukul 05.30 WIB untuk pemberangkatan kereta pertama dari Stasiun Lebak Bulus. Sedangkan, untuk kereta terakhir pemberangkatan Stasiun Bundaran HI menuju Lebak Bulus pukul 22.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Komersil, Tarif MRT Langsung Diskon 50 Persen Selama April

Mulai Komersil, Tarif MRT Langsung Diskon 50 Persen Selama April

News | Minggu, 31 Maret 2019 | 21:31 WIB

Pembangunan Stadion BMW Digugat, Anies Janji Tak Gusur Warga Kampung Bayam

Pembangunan Stadion BMW Digugat, Anies Janji Tak Gusur Warga Kampung Bayam

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 09:52 WIB

Akhiri Perdebatan, Anies Segera Keluarkan Pergub Tarif MRT

Akhiri Perdebatan, Anies Segera Keluarkan Pergub Tarif MRT

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 09:20 WIB

Tarif MRT Rp 14.000 Akan Digugat, Anies: Mahal Murah Itu Relatif

Tarif MRT Rp 14.000 Akan Digugat, Anies: Mahal Murah Itu Relatif

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 19:15 WIB

Tarif MRT Rp 14.000 Akan Digugat FAKTA, Pemprov DKI Yakin Anies Menang

Tarif MRT Rp 14.000 Akan Digugat FAKTA, Pemprov DKI Yakin Anies Menang

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 18:23 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×