Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Anies Tak Ingin Diadu Domba dengan Menhub soal Banjir di Dekat Proyek LRT

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 09 April 2019 | 11:06 WIB
Anies Tak Ingin Diadu Domba dengan Menhub soal Banjir di Dekat Proyek LRT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Stephanus)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluruskan pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang meminta dirinya membuktikan proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) adalah penyebab banjir. Anies menilai hal itu hanya salah paham semata.

Anies mengatakan, permasalahan ini seharusnya tidak diperpanjang karena ada kesalahan persepsi oleh Menteri Budi Karya saat menanggapi sidak ke lokasi banjir di jalan layang Pancoran dan Bawah Tol Becakayu yang dilakukannya pada Kamis (28/3/2019).

"Sudahlah nggak usah diperpanjang, ini persoalannya bukan LRTnya, tapi persoalannya adalah kurang pompa jadi teman-teman (wartawan) juga jangan nanyain ke pihak lain untuk mengadu domba, bukan," kata Anies saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).

Menurut Anies, dirinya tidak menyalahkan tiang pancang proyek LRT Jabodebek di samping jalan layang Pancoran yang menutupi saluran air, dia hanya menyalahkan pihak kontraktor yang tidak menyediakan pompa untuk menyedot genangan saat terjadi hujan lebat.

"Karena pompanya kurang maka terjadi banjir, yang kurang menyediakan pompa adalah pihak kontraktor LRT, jadi kalau yang kurang menyediakan pompanya gedung, ya gedung yang salah, jadi bulan LRT nya tapi pompa yang kurang, karena pompa yang kurang maka terjadi genangan, jadi pompanya harus diberesin, bukan LRTnya," jelasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menekankan bahwa Pemprov DKI mendukung penuh pembangunan infrastruktur transportasi massal yang terintegrasi untuk mengurai kemacetan Ibu Kota.

"Ya jangan diadu-adu, sudahlah kita ini kerja bersama, semua kerja bersama karena itu kondisi di lapangan menunjukan seperti itu," tegas Anies.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menanggapi kemurkaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang murka pada proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek yang menjadi penyebab banjir di bawah jalan layang Pancoran dan underpass Cawang.

Menurut Budi Karya, Anies Baswedan harus mempunyai bukti yang pasti sebelum menuding pembangunan LRT Jabodebek sebagai penyebab banjir.

"Mungkin saya minta Pak Gubernur itu meneliti lebih jauh bahwa kalau berstatement itu kan ada buktinya," ujar Menhub.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini menuturkan, semua pembangunan pasti telah melakukan perencanaan tata lingkungan sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Perhubungan Imbau Pegawainya Pilih Capres yang Fokus ke Tol Laut

Menteri Perhubungan Imbau Pegawainya Pilih Capres yang Fokus ke Tol Laut

Bisnis | Senin, 08 April 2019 | 15:01 WIB

Menhub Klaim Pelabuhan Tanjung Priok Sudah Terbebas dari Praktik Korupsi

Menhub Klaim Pelabuhan Tanjung Priok Sudah Terbebas dari Praktik Korupsi

Bisnis | Senin, 08 April 2019 | 12:23 WIB

Kemang Bakal Direvitalisasi, Koalisi Pejalan Kaki Minta Trotoar Sementara

Kemang Bakal Direvitalisasi, Koalisi Pejalan Kaki Minta Trotoar Sementara

News | Senin, 08 April 2019 | 11:59 WIB

Terkini

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB

BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia

BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:50 WIB

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB