Pelaku Industri Karet dan Plastik di Seluruh Dunia Bakal Kumpul di Sini

Iwan Supriyatna

Kamis, 02 Mei 2019 | 15:04 WIB
Pelaku Industri Karet dan Plastik di Seluruh Dunia Bakal Kumpul di Sini
Pameran industri plastik dan karet terbesar di dunia akan kembali digelar di kota Dusseldorf, Jerman.

Suara.com - Pameran K 2019, pameran industri plastik dan karet terbesar di dunia akan kembali digelar di kota Dusseldorf, Jerman, pada 16–23 Oktober 2019 mengangkat tema Material and Technology Innovations for the Plastics and Rubber Industry, pameran tahun ini juga akan fokus di Circular Economy, Resource Conservation and digitization.

Pameran K 2019 akan menghadirkan mesin-mesin pemrosesan plastik dan karet terkini serta menghadirkan forum-forum bisnis yang dihadiri oleh para pelaku industri plastik dan karet di dunia.

Menjelang pameran K 2019, Messe Dusseldorf selaku penyelenggara pameran menggelar roadshow seminar ke negara-negara yang memiliki potensi tinggi di industri plastik dan karet.

Roadshow seminar pameran K 2019 diselenggarakan hari ini (2/5/2019) di Hotel GrandHyatt, Jakarta, dan dihadiri oleh para pelaku industri plastik dan karet Indonesia.

Hadir pada seminar ini adalah Wakil Ketua Umum Pengembangan Bisnis INAPLAS (Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia) Budi Susanto Sadiman, Executive Director Federasi Pengemasan Indonesia Henky Wibawa, Director BASF DR. Rainer Bueschl, Global Portfolio Plastic & Rubber Messe Dusseldorf Gmbh Petra Cullman, dan Rini Sumardi Direktur PT Wahana Kemalaniaga, mitra penyelenggara K 2019 di Indonesia.

"Pameran K 2019 Dusseldorf adalah barometer kinerja industri plastik dan karet dunia dan pusatnya inovasi. Perusahaan-perusahaan ternama di industri plastik dan karet dari berbagai belahan dunia akan bertemu memamerkan teknologi terbaru mereka, membahas tren terkini sekaligus menetapkan arah untuk masa depan,” kata Global Portfolio Director Plastics & Rubber Messe Dusseldorf Gmbh Petra Cullman.

“Karena itu secara khusus melalui seminar ini kami mengundang para pelaku industri plastik dan karet Indonesia untuk ambil bagian dan berkunjung ke pameran ini guna membuka dan memperluas jangkauan bisnis ke dunia internasional. Di pameran ini bisa ditemui para produsen teknologi, mencari supplier terbaik, dan terbuka peluang menjadi distributor produk-produk yang dipamerkan,” Petra Cullman menambahkan.

Pameran K 2019 akan diikuti oleh lebih dari 3,000 perusahaan dari seluruh dunia dan ditargetkan dikunjungi oleh sekitar 200.000 pengunjung.

Peserta pameran akan menampilkan inovasi yang inspirasional berupa produk, permesinan dan peralatan, bahan mentah dan penunjang, serta produk yang setengah jadi plastik dan karet.

baca juga

Pameran K 2019 mencakup seluruh rantai nilai industri dari produksi bahan mentah dan pembuatan mesin, termasuk serangkaian peralatan sekunder hingga pemrosesan. Hal inilah yang menjadi daya tarik pameran K 2019.

Para pelaku industri plastik dan karet dunia mendapat kesempatan mendapatkan gagasan-gagasan baru untuk bisnis maupun produk mereka.

Beberapa waktu terakhir, perhatian dunia tertuju pada besarnya polusi yang terjadi di lautan akibat sampah plastik. Hal ini memicu desakan kepada pemerintah negara-negara untuk memberlakukan larangan menggunakan kemasan berbahan plastik.

K 2019 akan mengangkat topik hangat plastics for sustainable development dan circular economy yang akan dibahas secara komprehensif dalam seminar-seminar yang digelar sepanjang pameran.

Pabrikan mesin Eropa menawarkan berbagai solusi dalam mengumpulkan, memisahkan, dan mendaur ulang limbah plastik menjadi senyawa yang dapat digunakan kembali.

"Plastik berperan besar dalam kehidupan modern. Masalah lingkungan yang terjadi bukan pada plastiknya, tetapi pada perilaku manusia dan ketidaksiapan manajemen limbah. Hal ini perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kerusakan pada industri dan perlu ditangani segera antara lain dengan konsep circular economy yang dibawa di pameran K 2019 yang membuat siklus pakai plastik tidak lagi berakhir di tempat pembuangan sampah dan dapat kembali dimanfaatkan baik dalam bentuk bahan daur ulang, lisrik, bahan bakar dan naphtha," kata Wakil Ketua Umum Pengembangan Bisnis INAPLAS Budi Susanto Sadiman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikirimi Sampah dari Kanada, Presiden Filipina Duterte Ancam Perang

Dikirimi Sampah dari Kanada, Presiden Filipina Duterte Ancam Perang

News | Kamis, 25 April 2019 | 15:31 WIB

Kreasi Kain Perca Hingga Kalung Cantik dari Limbah Beraksi di INACRAFT 2019

Kreasi Kain Perca Hingga Kalung Cantik dari Limbah Beraksi di INACRAFT 2019

Lifestyle | Rabu, 24 April 2019 | 15:59 WIB

Bahaya Mikroplastik Tak Terhindari, BPOM Beri 5 Tips Gunakan Wadah Plastik

Bahaya Mikroplastik Tak Terhindari, BPOM Beri 5 Tips Gunakan Wadah Plastik

Health | Senin, 22 April 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.557.000/Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.557.000/Gram

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Kembali Menguat ke Level Rp18.081 per Dolar AS

Rupiah Kembali Menguat ke Level Rp18.081 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:46 WIB

Apakah Bisa Menyadap HP Lewat WiFi? Kenali Cara Kerja dan Tips Mencegahnya

Apakah Bisa Menyadap HP Lewat WiFi? Kenali Cara Kerja dan Tips Mencegahnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:46 WIB

Ratusan iPhone Berbagai Tipe dari Batam Diamankan di Perairan Tembilahan

Ratusan iPhone Berbagai Tipe dari Batam Diamankan di Perairan Tembilahan

Riau | Kamis, 05 November 2026 | 09:43 WIB

Tak Hanya Polisi! 1.200 TNI Ikut Amankan Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim

Tak Hanya Polisi! 1.200 TNI Ikut Amankan Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:42 WIB

Presiden Prabowo Disadap LSP, Kasus Sama Dialami Raja Edward VIII Berakhir Turun Takhta

Presiden Prabowo Disadap LSP, Kasus Sama Dialami Raja Edward VIII Berakhir Turun Takhta

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:38 WIB

Profil Letjen Ariyo Windutomo, Sosok Kepercayaan Prabowo yang Gantikan Posisi Listyo Sigit

Profil Letjen Ariyo Windutomo, Sosok Kepercayaan Prabowo yang Gantikan Posisi Listyo Sigit

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:37 WIB

Ramalan Zodiak Paling Hoki 5 November 2026, Siapa Saja yang Hidupnya Mujur?

Ramalan Zodiak Paling Hoki 5 November 2026, Siapa Saja yang Hidupnya Mujur?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 09:36 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Ungkap Celah Keamanan Sistem LIMS

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Ungkap Celah Keamanan Sistem LIMS

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:35 WIB

Singapura Naikkan Denda Kabut Asap Lintas Batas, Ancam Cabut Akses Bisnis Perusahaan Nakal

Singapura Naikkan Denda Kabut Asap Lintas Batas, Ancam Cabut Akses Bisnis Perusahaan Nakal

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:35 WIB

×