Puasa Hari Kedua, Rupiah Diprediksi Bangkit dari Kelesuan

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Puasa Hari Kedua, Rupiah Diprediksi Bangkit dari Kelesuan
Suasana gerai penukaran uang di Jakarta.

Pergerakan rupiah hari ini bakal bisa bangkit dari kelesuannya sejak dua minggu terakhir terhadap dolar AS.

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah hari ini bakal bisa bangkit dari kelesuannya sejak dua minggu terakhir terhadap dolar AS.

Menurut pengamatan Ariston, kekhawatiran pasar tentang prospek negosiasi dagang AS-China mereda, setelah China memberikan pernyataan bahwa mereka akan tetap datang ke AS dan melanjutkan negosiasi yang akan dimulai Kamis ini.

Pasar akan menantikan hasil negosiasi tersebut. Sehingga, hal ini bisa menahan tekanan dolar AS terhadap rupiah.

Namun demikian, data pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di bawah ekspektasi menjadi faktor penekan rupiah.

"Rupiah berpotensi di kisaran Rp 14.250 - Rp 14.310," kata Ariston di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Senin (6/5/2019) berada di level Rp 14.297 per dolar AS.

Level itu melemah bila dibandingkan Jumat sebelumnya di level Rp 14.261 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Senin kemarin berada di level Rp 14.308 per dolar AS.

Posisi itu melemah bila dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 14.282 per dolar AS.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS