ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 05 Februari 2026 | 14:51 WIB
ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno saat ditemui wartawan di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1/2026). [Suara.com/Yaumal]
  • Kementerian ESDM, melalui Dirjen Minerba Tri Winarno, menegaskan belum terbit RKAB batu bara tahun 2026.
  • Data yang beredar mengenai pemangkasan kuota produksi batu bara perusahaan hingga 90 persen tidak resmi.
  • ESDM memang berencana memangkas produksi batu bara 2026 untuk pengendalian harga dan laju produksi.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan hingga saat ini belum menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara untuk 2026. 

Hal itu disampaikan Dirjen Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM Tri Winarno menanggapi beredarnya data yang menarasikan bahwa Kementerian ESDM telah menetapkan RKAB 2026 untuk sejumlah perusahaan batu bara. 

Berdasarkan data yang beredar, beberapa perusahaan tambang batu bara dipangkas kouta produksinya hingga 90 persen, bahkan ada yang tidak sama sekali. 

"Sampai saat ini Kementerian ESDM belum mengeluarkan RKAB," ujar Tri saat ditemui wartawan usai menghadiri agenda diskusi di Jakarta Selatan pada Kamis (5/2/2026). 

Sejumlah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (20/1/2026). [Antara]
Sejumlah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (20/1/2026). [Antara]

Ia mengaku juga mendapatkan data tersebut. Tapi dipastikannya buka data resmi yang dikeluarkan Kementerian ESDM. 

"Poinnya adalah yang di Kementerian ESDM belum, sampai saat ini belum mengeluarkan persetujuan RKAB untuk tahun 2006," tegasnya. 

Meski demikian, Tria menyebut sebagaimana yang telah disampaikan,  Kementerian ESDM memang berencana memangkas produksi batu bara untuk tahun 2026. Namun untuk angka pastinya belum ditetapkan. 

Disebutnya pemangkasan itu akan tetap dilakukan, tujuannya untuk mengendalikan produksi. Dia mencontohkan rencana RKAB untuk 2025 lalu, awalnya kuota batu bara yang ditetapkan sebesar 1,2 miliar ton, namun yang direalisasikannya hanya 800 juta ton. 

"Jadi poinnya kita pengen untuk negara hadir. Kalau untuk tujuannya jelek, enggak-lah sebetulnya. Ini supaya lebih laju produksi bisa diminimalkan, terus kemudian terkait dengan harga bisa diharapkan, bisa terkontrol, terkatrol, dan lain sebagainya," kata Tri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara

Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:04 WIB

3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung

3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 06:38 WIB

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:37 WIB

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:18 WIB

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:25 WIB

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB