Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Penampakan Menhub Budi Karya Sumadi Masuk ke Kolong Bus

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 07 Mei 2019 | 15:46 WIB
Penampakan Menhub Budi Karya Sumadi Masuk ke Kolong Bus
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kolong sebuah bus. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, hari ini Selasa (7/5/2019) melakukan sidak ke Terminal Leuwi Panjang, Bandung, Jawa Barat. Sidak ini untuk memastikan kelaikan angkutan bus di Bandung.

Setibanya di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) langsung bergegas ke terminal Leuwipanjang.

Sesampainya, di Terminal Menhub melakukan uji kelaikan di beberapa bus, mulai dari kaca, ban, indikator speedometer, sampai masuk ke kolong bus untuk mengecek mesin kendaraan. Tak lupa, Budi Karya juga mengecek surat-surat kendaraan bus tersebut.

Setelah mengecek, Budi Karya menyampaikan, tahun ini merupakan mudik yang baru bagi warga wilayah barat menuju timur.

Pasalnya tahun ini, Jalan Tol Trans Jawa sudah tersambung, sehingga masyarakat pastinya banyak menggunakan kendaraan pribadi untuk perjalan mudiknya.

Akan tetapi, Budi Karya meminta agar masyarakat lebih memilih angkutan umum terutama bus. Karena, jika semuanya menggunakan kendaraan pribadi, maka akan timbul kemacetan.

"Kalau kita lihat sama-sama angkutan pribadi itu bakal terjadi bagi mereka yang ingin menggunakan jalan tol. Karena jalan tol akan selesai dari Jakarta-Semarang-Solo sampai Surabaya, pasti orang ingin coba kan," kata dia di Terminal Leuwi Panjang, Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/5/2019).

"Tapi kami sampaikan Jalan Tol juga bisa pakai bus, bisa cepat. Karena kalau kendaraan pribadi makin banyak menimbulkan kemacetan," Budi Karya menambahkan.

Budi Karya mengimbau, agar masyarakat tidak menggunakan sepada motor dalam perjalanan mudiknya. Sebab, menurut Budi Karya kecelakaan terbesar disumbang dari pemudik sepeda motor.

baca juga

"Jangan naik motor kalau mudik, karena bahaya, tahun lalu kecelakaan yang naik motor itu 70 persen, karena capek kan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Tempuh Cara Ini untuk Turunkan Harga Tiket Pesawat

Menhub Tempuh Cara Ini untuk Turunkan Harga Tiket Pesawat

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:58 WIB

Tekan Angka Kecelakaan saat Mudik, Akan Ada 15 Rest Area Khusus Motor

Tekan Angka Kecelakaan saat Mudik, Akan Ada 15 Rest Area Khusus Motor

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:01 WIB

Pemerintah Bakal Terapkan Ganjil Genap di Tol saat Musim Mudik Lebaran

Pemerintah Bakal Terapkan Ganjil Genap di Tol saat Musim Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 06 Mei 2019 | 13:45 WIB

Terkini

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB