Keberadaan Taksi Bertarif Online Resahkan Sopir Taksi Resmi Bandara YIA

Chandra Iswinarno

Senin, 24 Juni 2019 | 16:28 WIB
Keberadaan Taksi Bertarif Online Resahkan Sopir Taksi Resmi Bandara YIA
Taksi resmi Bandara YIA di Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. [Suara.com/Rahmad Ali]

Suara.com - Pengemudi taksi konvensional resah dengan kehadiran taksi regul (plat hitam) di dalam kawasan Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulon Progo Yogyakarta yang memberlakukan tarif berdasarkan aplikasi online.

Salah satu pengemudi taksi konvensional, Juhirman, bukan nama sebenarnya, mengungkapkan keresahan tersebut. Ia mengemukakan meski tidak ada taksi online yang beroperasi di kawasan Bandara YIA, namun omzetnya tetap menurun drastis.

"Kalau taksi online tidak bisa masuk ke kawasan sini. Mereka hanya bisa beroperasi di luar area, tapi yang kita resahkan ada lah para taksi regul yang tiap hari mengambil customer kita," kata Juhirman Senin (24/6/2019)

Menurut Juhirman, pengemudi taksi regul mengaku sebagai korban terdampak dari pembangunan bandara YIA. Tetapi yang dipermasalahan adalah para sopir taksi regul membanting harga. Akibatnya, sopir taksi konvensional kehilangan penumpang.

"Mereka pakai harga taksi online, tapi masih bisa ditawar lagi. Ngakunya sih sebagai eks korban pembangunan YIA, karena itu alasannya mereka punya hak untuk mengambil penumpang," tambahnya

Padahal kata Juhirman, untuk menjadi sopir taksi konvensional mereka harus membayar beragam iuran kepada Angkasa Pura.

"Untuk stiker taksi bandara saja harganya Rp 500.000. Biaya parkir satu selop Rp 125 juta pertahun. Itu belum biaya operasional lainnya," katanya

"Ditambah lagi dengan kehadiran regul ini, kita bisa jadi enggak narik. Bahkan, dua hari ini saya enggak narik. Banyak taksi-taksi lumpuh jadinya," tambahnya.

Menurut penuturan Juhirman ada setidaknya 15 taksi regul yang terdeteksi. Ia berharap pihak angkasa pura turun tangan.

baca juga

"Paling tidak yang terdeteksi itu ada 15 unit, tapi menurut saya lebih dari itu. Kami berharap pihak angkasa pura turun tangan, karena kami legal dan sudah kerjasama sama Angkasa Pura," ujarnya.

Berdasarkan temuan Suara.com di lapangan, setidaknya ada dua sopir regul yang sedang beroperasi. Korbannya adalah Muhaimin, bukan nama sebenarnya penumpang asal palangkaraya yang sedang ingin berkunjung ke Gemolong, Sragen, Jawa Tengah.

Salah satu driver memperlihatkan tarif menuju gemolong sebesar Rp 575.000. Patokan itu menjadi acuannya berdasarkan aplikasi ojek online. Harga tersebut masih bisa ditawar hingga Rp. 400.000.

"Ini yang membuat kita bangkrut. Kalau tarifnya segitu, bagi kita cukup buat cicilan. Terus kita mau makan apa," imbuh Juhirman.

Hardi sopir taksi konvensional lain juga mengatakan hal serupa. Namun ia tidak mempermasalahkan segala jenis taksi jika ingin beroperasi di wilayah bandara YIA.

"Silahkan beroperasi, asal ikut aturan. Bayar cicilan seperti kita, punya kontrak, punya seragam. Kan rejeki dari Tuhan. Tapi untuk memperoleh rezeki itu harus dengan cara yang benar, ikut prosedur," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Penumpang Bandara Yogyakarta YIA Butuh Taksi Online

Pengamat: Penumpang Bandara Yogyakarta YIA Butuh Taksi Online

Bisnis | Senin, 24 Juni 2019 | 10:18 WIB

GoJek Tanggapi Pembatasan Akses Taksi Online di Bandara Kulonprogo

GoJek Tanggapi Pembatasan Akses Taksi Online di Bandara Kulonprogo

Otomotif | Minggu, 23 Juni 2019 | 18:14 WIB

Catat! Taksi Online Tidak Boleh Ambil Penumpang di Bandara YIA Yogyakarta

Catat! Taksi Online Tidak Boleh Ambil Penumpang di Bandara YIA Yogyakarta

Jogja | Minggu, 23 Juni 2019 | 12:19 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×