Perkenalkan Teh ke Dunia Internasional, Jabar Menyelenggarakan Festival Teh

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 08:05 WIB
Perkenalkan Teh ke Dunia Internasional, Jabar Menyelenggarakan Festival Teh
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dalam West Java Bandung Tea Festival (WJBTF) 2019,  di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (2/8/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Bicara teh, sebagian orang akan teringat budaya minum teh ala bangsawan di Negeri Ratu Elizabeth, Inggris. Sebagian lagi akan mengingat upacara minum teh khas Negeri Sakura, Jepang.

Bagaimana dengan Indonesia?

Teh masih kalah dari kopi. Pun konsumsi teh di Tanah Air masih terbilang rendah. Saat membuka "West Java Bandung Tea Festival (WJBTF) 2019",  di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (2/8/2019), Gubernur Jabar,  Ridwan Kamil berujar, rata-rata konsumsi teh di Indonesia hanya 300 gram per orang.

Sementara di dunia, rata-rata konsumsi teh per orang adalah 700 gram. Menurut gubernur yang kerap disapa RK ini, hal tersebut menunjukkan bahwa minum teh belum populer dan belum menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia.

"Setiap hari, saya pribadi minum teh, baik yang disajikan maupun beli di minimarket yang dingin. Intinya sudah jadi budaya keseharian. Saya ceritakan tantangan hari ini, konsumsi teh orang Indonesia masih kecil. Kita harus bikin teh jadi trendi. Produk teh kan banyak, ada yang dicampur susu, dingin, (atau) panas," kata RK.

Bicara teh di Indonesia, Jabar sendiri menjadi penghasil teh terbanyak dengan mendominasi 70 persen dari produksi nasional. Perkebunan teh tersebut tersebar di beberapa kabupaten, yakni Bandung, Sukabumi, Garut, Subang, Sumedang, Bogor, hingga Cianjur, dengan luas total 92.816 hektare.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jabar, Dody Firman Nugraha, Jabar punya keunggulan dalam perkebunan, termasuk untuk komoditas teh. Selain itu, berkat recovery dan gerakan penyelamatan agribisnis teh, produksi perkebunan teh meningkat dua tahun ke belakang.

"(Produksi) perkebunan teh meningkat dari 40 ribu ton pada 2017, jadi 41 ribu ton di 2018. Kita punya (hasil) cukup bagus dengan komoditas yang baik," kata Dody.

Mendampingi Gubernur Jabar di WJBTF 2019, Dody pun mengatakan, edisi ke-16 festival teh ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan teh.

baca juga

"WJBT 2019 ini (bertujuan) untuk menyebarkan edukasi manfaat teh, meningkatkan konsumsi teh regional dan nasional, juga ajang promosi yang efektif untuk mengembalikan citra teh di Jabar," tambahnya.

Sama seperti kopi, tanaman teh pun terdiri dari bermacam-macam jenis yang menawarkan variasi rasa dan manfaat. Berdasarkan data yang dirilis pada 2015, ekspor teh Indonesia kebanyakan ke Eropa.

Dari beberapa negara, seperti Inggris, Jerman, Ukraina, hingga Polandia, volume ekspor teh Indonesia terbanyak ditujukan ke Rusia, dengan total 11.445 ton. Selain ke Eropa, teh Indonesia juga diekspor ke Malaysia dan Uni Emirat Arab.

Indonesia sendiri menjadi negara penghasil teh ketujuh di dunia. Terdapat enam jenis teh Indonesia yang paling mendunia, yakni teh melati, teh hitam, teh kayu aro, teh putih, teh oolong, dan teh hijau.

Berikutnya, perlu beberapa inovasi untuk meningkatkan popularitas teh Indonesia, yang mayoritas asal Jabar ke level dunia. Selain membekali petani teh dengan wawasan, Dody mengatakan perlu adanya upaya agar petani tak hanya memetik, tapi ikut mengolah teh.

Festival teh pun menjadi salah satu cara untuk meningkatkan popularitas olahan teh.

"Ada upaya-upanya dari dinas perkebunan, terutama pihak pengelola bahwa si petani itu tidak hanya menghasilkan teh segar, dipetik terus jual, tapi ada pengolahan. Nilai jual terbesar itu di pengolahan," tutur Dody.

"Ini salah satu upaya kita menghasilkan pengetahuan dari para petani. Ini loh, nilai jual yang lebih besar ketimbang menjual segar," tambahnya.

Dinas Perkebunan, yang berkaitan langsung dengan petani, bertugas membina, meningkatkan pengetahuan, juga memfasilitasi para petani teh di Jabar untuk menambah nilai jual.

"Misalnya, si petani menghasilkan teh putih dan teh hijau. Dengan sentuhan sedikit saja, memberikan keuntungan kepada petani," kata Dody.

Terakhir, Jabar pun berusaha menyesuaikan keinginan pasar dunia, misalnya menyesuaikan kebiasaan orang Inggris, yang suka minum campuran teh dan susu.

"Dengan era digital, kami ajarkan (petani) dengan digitalisasi, mengajarkan mereka membuka pasar di luar negeri. Nanti bisa dapat informasi pasar mana yang sesuai dengan (teh) kita," tutup Dody.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dalam West Java Bandung Tea Festival (WJBTF) 2019,  di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (2/8/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dalam West Java Bandung Tea Festival (WJBTF) 2019,  di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (2/8/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil Siap Promosikan Teh Jabar ke Dunia

Ridwan Kamil Siap Promosikan Teh Jabar ke Dunia

Bisnis | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 07:49 WIB

Ridwan Kamil : Inggris dan Swedia akan Berinvestasi di Jabar

Ridwan Kamil : Inggris dan Swedia akan Berinvestasi di Jabar

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 09:41 WIB

Merengek ke Jokowi dan Ridwan Kamil, Pria Ini Tangisi Kondisi Ciliwung

Merengek ke Jokowi dan Ridwan Kamil, Pria Ini Tangisi Kondisi Ciliwung

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:03 WIB

Ridwan Kamil Serahkan NPHD Bidang Keagamaan Tahun 2019

Ridwan Kamil Serahkan NPHD Bidang Keagamaan Tahun 2019

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 14:50 WIB

Gubernur Jawa Barat Keluarkan Surat Edaran Manajemen Kurban 2019

Gubernur Jawa Barat Keluarkan Surat Edaran Manajemen Kurban 2019

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 13:21 WIB

Menteri Tjahjo Kabulkan Kemauan Ridwan Kamil Copot Sekda Jabar Iwa Karniwa

Menteri Tjahjo Kabulkan Kemauan Ridwan Kamil Copot Sekda Jabar Iwa Karniwa

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 16:59 WIB

Terkini

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:38 WIB

×